Penulis
KOMPAS.com - Kecelakaan kereta api masih kerap terjadi di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia.
Ini terjadi karena peraturan yang longgar, infrastruktur yang sudah tua, dan kesalahan manusia.
Semua faktor itu berperan dalam bencana yang telah menewaskan ratusan orang.
Terbaru, kecelakaan antara commuter line dan kereta api jarak jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jawa Barat pada Senin (26/4/2026) menewaskan 15 orang.
Berikut deretan kecelakaan kereta api terburuk di dunia dalam satu dekade terakhir.
Baca juga: Media Asing Ramai Bahas Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Awal tahun ini, dikutip dari Euronews, kereta api tujuan Madrid tergelincir dan menyeberang ke jalur berlawanan, menabrak kereta api yang datang dari arah berlawanan.
Akibatnya, 46 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan kereta paling mematikan di Eropa abad ini.
Bagian rel tempat terjadinya tabrakan mengalami kerusakan sehari sebelumnya dan tidak terdeteksi.
Baca juga: Dua Kereta Tabrakan Adu Banteng di Denmark, 17 Terluka dan 5 Kritis
Dikutip adri ABC Australia, tabrakan antara kereta barang dan kereta penumpang di jalur antara Athena dan Thessaloniki pada 28 Februari 2023 menewaskan 57 orang.
Ini menjadikannya kecelakaan kereta api terburuk di negara itu.
Tabrakan itu disebabkan oleh kesalahan manusia dan memicu protes keras di seluruh negeri yang menuntut standar perkeretaapian yang lebih baik.
Pada 10 Maret 2022, sebuah kereta barang yang sarat dengan penumpang gelap tergelincir di Provinsi Lualaba, Republik Demokratik Kongo, menewaskan sedikitnya 75 orang dan melukai 125 lainnya.
Kecelakaan itu dilaporkan disebabkan oleh lokomotif kereta yang kesulitan mengatasi tanjakan yang curam.
Sebulan kemudian, setidaknya delapan orang tewas ketika sebuah kereta barang tergelincir di daerah yang sama.
Baca juga: Bayar Tak Sampai Rp 100.000, Kereta Malaysia-Singapura Cuma 5 Menit
Ilustrasi kecelakaan kereta api