Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar, Bekal Kedalaman dan Pengalaman

Kompas.com, 1 Juni 2026, 13:10 WIB
Suci Rahayu,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Timnas U19 Indonesia dinilai memiliki kedalaman skuad yang menjanjikan untuk mengarungi ASEAN U19 Championship 2026.

Myanmar akan jadi lawan pertama Timnas U19 Indonesia di Grup A ASEAN U19 Championship 2026.

Sepak mula Timnas U19 Indonesia vs Myanmar akan digelar pada Senin (1/6/2026) malam, pukul 20.00 WIB.

Kehadiran para pemain jebolan Timnas U17 serta sejumlah personel diaspora membuat Timnas U19 Indonesia diyakini memiliki banyak opsi di setiap lini permainan.

Hal itu jadi bekal mereka untuk mengarungi babak penyisihan Grup A melawan Myanmar, Timor Leste, dan Vietnam di Stadion Sumatera Utara, Deli Serdang, pada 1-14 Juni 2026.

Ajang ASEAN U19 Championship 2026 ini menjadi panggung penting bagi para pemain muda Indonesia untuk membuktikan diri sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi, termasuk persiapan menuju turnamen Asia dan timnas Indonesia senior di masa depan.

Baca juga: Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar, Modal Garuda Petik Kemenangan Perdana

Pengamat sepak bola nasional, Rizal Pahlevi, menilai skuad asuhan Nova Arianto mempunyai kualitas merata, mulai dari lini belakang hingga sektor penyerangan.

“Untuk dari segi line up saya rasa akan ada beberapa perubahan tapi tidak signifikan dalam artian posisi penjaga gawang saya rasa akan dalam genggaman Dafa (Al Gasemi),” katanya kepada KOMPAS.com.

Lini Belakang Dinilai Punya Banyak Opsi

Pengamat asal Jakarta itu juga menilai kekuatan utama Timnas U19 Indonesia ada pada kedalaman pemain belakang. Menurutnya, siapa pun pemain yang diturunkan tetap mampu menjaga kualitas pertahanan tim.

Baca juga: Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar: Nova Tenang Tunggu Mathew Baker

“Lini belakang memiliki pemain yang sangat beragam jadi siapa pun yang diberi kesempatan akan bisa menjaga kualitasnya dengan baik. Tidak akan menurunkan kemampuan bertahannya,” ujar Rizal Pahlevi.

Tim asuhan Nova Arianto diperkuat beberapa pemain bertahan potensial seperti Putu Panji, Mathew Baker, Timothy Baker, Amar Brkic, dan Eizar Jacob. Kombinasi pemain lokal dan diaspora membuat lini pertahanan Garuda Muda terlihat semakin solid.

Apalagi beberapa pemain sudah terbiasa bermain bersama sejak level U17 sehingga chemistry di dalam tim dinilai cukup terbangun.

Evandra Florasta Jadi Sorotan, Persaingan Ketat di Lini Depan

Sementara itu di sektor tengah, Rizal Pahlevi menyoroti sosok Evandra Florasta yang dianggap memiliki kemampuan bermain di banyak posisi. Pemain muda tersebut dinilai menjadi salah satu figur penting dalam permainan Indonesia.

Pemain Persipura Jayapura, Reno Salampessy (dua dari kiri) saat mengikuti latihan Timnas U20 Indonesia yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pemain Persipura Jayapura, Reno Salampessy (dua dari kiri) saat mengikuti latihan Timnas U20 Indonesia yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.

“Kemudian di lini tengah indoneisa juga diberkahi dengan pemain berpengalaman meskipun usianya masih under 19 tapi beberapa pemain sudah memiliki pengalaman yang begitu baik,” kata Rizal Pahlevi.

“Evandra yang di beberapa turnamen terakhir sudah memiliki kemampuan versatile dengan dicoba di berbagai posisi,” sambungnya.

Selain pemain asal Kabupaten Malang itu, lini tengah Timnas U19 Indonesia juga diperkuat pemain seperti Welber Jardim, Nazriel Alfaro, hingga Zinadein Ardiansyah yang memiliki karakter permainan berbeda.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar di Piala AFF

Sementara, lini penyerangan tim juga dianggap memiliki banyak pilihan berkualitas. Nama-nama seperti Arkhan Kaka, Reno Salampessy, Theodore Evan, hingga Irpan Abadi siap bersaing memperebutkan tempat utama.

“Untuk lini depan saya rasa ini terbuka bagi siapa pun pemain yang ada di roster lini depan karena memilki kualitas dan banyak dari mereka yang sangat layak untuk bisa membuktikan dalam laga ini,” pungkas Rizal Pahlevi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Internasional
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Internasional
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau