Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Pemain Diaspora Warnai Timnas U19 Indonesia, Nova Arianto Bangun Fondasi Baru

Kompas.com, 20 Mei 2026, 14:24 WIB
Suci Rahayu,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemusatan latihan Timnas U19 Indonesia di Yogyakarta menghadirkan warna berbeda, salah satunya adalah kehadiran deretan pemain diaspora.

Training Camp alias pemusatan latihan ini digelar untuk menyongsong ajang ASEAN U19 Championship 2026.

Tidak hanya dipenuhi talenta muda dari kompetisi domestik, latihan kali ini juga diramaikan tujuh pemain diaspora yang datang dari berbagai penjuru dunia.

Langkah ini menjadi bagian dari persiapan pelatih Nova Arianto dalam membangun fondasi generasi baru sepak bola Indonesia menuju level Asia.

Turnamen ASEAN U19 Championship 2026 akan berlangsung di Medan pada 1-14 Juni mendatang.

Baca juga: Nova Arianto Sebut Grup A Jadi Ujian Penting Timnas U19 Indonesia

Ajang itu dipandang sebagai batu loncatan penting sebelum Garuda Muda menghadapi Kualifikasi Piala Asia U20 2027. Karena itu, Nova Arianto tidak hanya fokus mencari pemain terbaik saat ini, tetapi juga membentuk kerangka tim jangka panjang.

Tujuh pemain diaspora yang dipanggil dalam pemuasatan kali ini berasal dari berbagai klub luar negeri.

Mereka adalah Mathew Baker (Melbourne City Australia), Timothy Baker (Western United Australia), Zinadein Ardiansyah dan Eizar Tanjung (Sydney FC Australia), Welber Jardim (Sao Paulo Brasil), Igor Sanders (FC Eindhoven Belanda), serta Amar Brkic (Darmstadt Jerman).

Hampir seluruh pemain sudah bergabung dan berlatih di Yogyakarta International School, kecuali Mathew Baker yang dijadwalkan menyusul tim saat berada di Medan.

Baca juga: Timnas U19 Indonesia Dapat Grup Neraka, Pengamat Melihat Peluang

Untuk itu, Nova Arianto melihat kehadiran para pemain diaspora membuat kualitas persaingan di dalam tim meningkat cukup tajam.

Ia menegaskan tidak ada perlakuan khusus bagi pemain diaspora. Semua pemain tetap harus bersaing secara sehat untuk membuktikan kualitas mereka.

“Semua udah datang dan kita lihat karena sekali lagi semua menjadi kesempatan yang sama kalau mereka bisa menunjukkan secara performa yang baik ya pasti kita akan bawa nanti di AFF,” tutur Nova Arianto melalui rekaman yang diterima Kompas.com.

Fokus Bangun Tim

Nova tetap menempatkan kebutuhan tim sebagai prioritas utama. Ia tidak ingin pemusatan latihan hanya menjadi ajang seleksi pemain diaspora semata.

Karena itu, program latihan selama pemusatan di Yogyakarta dibuat cukup detail, mulai dari peningkatan kondisi fisik hingga penguatan aspek tactical.

Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.

“Kalau trial kita rencanakan ada dua kali uji coba. Memang situasinya kan saat ini klub-klub sudah mulai selesai kompetisi ya, dan hanya ada tim dari Liga 4 yang saat ini masih berlatih,” kata pelatih asal Semarang itu.

Halaman:


Terkini Lainnya
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau