Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Update Pohon Tumbang di Depan Unpad Jatinangor: 1 Kritis, 2 Luka Berat, 2 Luka Ringan

Kompas.com, 1 Juni 2026, 23:04 WIB
Aam Aminullah,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

SUMEDANG, KOMPAS.com - Pohon jenis Flamboyan di dalam area kampus Unpad tumbang menimpa gapura dan sejumlah pengendara di jalan Ir. Soekarno, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Pohon tumbang tersebut tepatnya berlokasi di dalam area kampus Unpad dan tumbang ke jalur Jalan Pangdam Lama di Dusun Warung Kalde RT 03/02, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

Akibat pohon tumbang tersebut, seorang pengguna jalan kritis, 2 luka berat, dan 2 orang lainnya mengalami luka ringan.

Baca juga: Kronologi Terbongkarnya Kasus ART yang Tewas Dianiaya dan Disiram Air Panas di Bogor, Awalnya Dilaporkan Terpeleset

Korban kritis diketahui, Asep Wahab Sodikin (35), warga Kampung Tanggulan RT 02/11, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Dua korban luka berat, Reza Renaldi, warga Dusun Babakan Bandung, Desa Situraja Utara, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang; dan Andrean, warga Cilembu, Pamulihan, Sumedang.

Kemudian, dua warga luka ringan yaitu Naufal Ramadhan Huda (24), warga Dusun Cijati, Desa Cijati, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang; dan Denna Maulana (22), warga Kampung Cibangkonol, Desq Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Baca juga: Fakta Baru Ledakan di Biak, Tim Jibom Gegana Temukan Dua Proyektil dan Granat Modifikasi

Korban dilarikan ke rumah sakit Unpad

Kabag Ops Polres Sumedang Kompol Laksana Wijayanti saat evakuasi pohon tumbang di depan kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Jabar, Senin (1/6/2026) malam. KOMPAS.com/AAM AMINULLAHKOMPAS.COM/AAM AMINULLAH Kabag Ops Polres Sumedang Kompol Laksana Wijayanti saat evakuasi pohon tumbang di depan kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Jabar, Senin (1/6/2026) malam. KOMPAS.com/AAM AMINULLAH
Pasca-kejadian, kelima korban dilarikan menuju RS Unpad yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Ketua RW 02 Warung Kalde, Kurniawan mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melaporkan terkait pohon yang sudah terlihat rapuh dan nyaris tumbang tersebut ke pihak Unpad.

"Tadi siang, pohon sudah mulai menimpa gapura lingkungan, tapi laporan kami belum juga direspons Unpad sampai tadi sekitar pukul 18.30, pohon itu tumbang menimpa gapura hingga mengenai pengguna jalan," ujar Kurniawan kepada Kompas.com di lokasi, Senin malam.

Baca juga: Jalan Rusak di Blora, Janji Pemprov Jateng, dan Anggaran Rp 5,2 Miliar

Arus lalu lintas sempat tersendat

Di tempat yang sama, Kabag Ops Polres Sumedang Kompol Laksana Wijayanti mengatakan, keberadaan pohon rawan tumbang tersebut memang telah dilaporkan ketua RW kepada pihak Unpad.

"Sebenarnya ini, tadi sudah dilaporkan ketua RW terkait adanya pohon rawan tumbang tapi belum ada respons dari Unpad hingga akhirnya pohon tumbang dan menimpa sejumlah pengguna jalan," ujar Wijayanti.

Wijayanti mengatakan, selain menimbulkan korban jiwa, pasca-kejadian arus lalu lintas sempat tersendat.

"Setelah evakuasi korban, kami bersama unsur BPBD, TNI, Satpol PP, dan aparat kecamatan bergerak cepat mengevakuasi material pohon tumbang yang menutupi badan jalan, arus lalu lintas aman terkendali," tutur Wijayanti.

Kepala BPBD Sumedang Bambang Rianto memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Dari lima korban, satu kritis, dua luka berat dan dua lainnya luka ringan. Tidak ada korban yang meninggal dunia," kata Bambang. 

Baca juga: 7 Motor Raib di Area Parkir Resmi Saat Konser Musik di Bandung

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Pakai Mercy dan Fortuner Pinjaman, Remaja 17 Tahun Tipu Puluhan SPBU di Bogor dan Depok
Pakai Mercy dan Fortuner Pinjaman, Remaja 17 Tahun Tipu Puluhan SPBU di Bogor dan Depok
Bandung
Update Pohon Tumbang di Depan Unpad Jatinangor: 1 Kritis, 2 Luka Berat, 2 Luka Ringan
Update Pohon Tumbang di Depan Unpad Jatinangor: 1 Kritis, 2 Luka Berat, 2 Luka Ringan
Bandung
Kronologi Terbongkarnya Kasus ART yang Tewas Dianiaya dan Disiram Air Panas di Bogor, Awalnya Dilaporkan Terpeleset
Kronologi Terbongkarnya Kasus ART yang Tewas Dianiaya dan Disiram Air Panas di Bogor, Awalnya Dilaporkan Terpeleset
Bandung
Kisah Bahar, Penjual Barang Antik Jepang di Bandung yang Sukses Biayai Anaknya Kuliah Kedokteran
Kisah Bahar, Penjual Barang Antik Jepang di Bandung yang Sukses Biayai Anaknya Kuliah Kedokteran
Bandung
7 Motor Raib di Area Parkir Resmi Saat Konser Musik di Bandung
7 Motor Raib di Area Parkir Resmi Saat Konser Musik di Bandung
Bandung
Danlanud Sebut Bandara Husein Sastranegara Bandung Siap Diaktifkan Lagi, Fasilitas Masih Memadai
Danlanud Sebut Bandara Husein Sastranegara Bandung Siap Diaktifkan Lagi, Fasilitas Masih Memadai
Bandung
Kronologi Truk Pecah Ban di Tol Jagorawi hingga Terbalik dan Timpa Honda CR-V
Kronologi Truk Pecah Ban di Tol Jagorawi hingga Terbalik dan Timpa Honda CR-V
Bandung
Pecah Ban, Truk Terguling dan Timpa Honda CR-V di Tol Jagorawi
Pecah Ban, Truk Terguling dan Timpa Honda CR-V di Tol Jagorawi
Bandung
Pohon Tumbang Timpa Gapura di Depan Unpad Jatinangor, Korban Berjatuhan
Pohon Tumbang Timpa Gapura di Depan Unpad Jatinangor, Korban Berjatuhan
Bandung
ART di Bogor Tewas Usai Diduga Dianiaya Rekan Kerja karena Charger Majikan Hilang
ART di Bogor Tewas Usai Diduga Dianiaya Rekan Kerja karena Charger Majikan Hilang
Bandung
Pria di Bandung Dianiaya Orang Tak Dikenal Saat Cek Ponsel Sambil Tunggu Orangtua Dirawat di RS
Pria di Bandung Dianiaya Orang Tak Dikenal Saat Cek Ponsel Sambil Tunggu Orangtua Dirawat di RS
Bandung
Lautan Manusia Iringi Pemakaman KH Adib Rofiuddin ke Peristirahatan Terakhir
Lautan Manusia Iringi Pemakaman KH Adib Rofiuddin ke Peristirahatan Terakhir
Bandung
Pulang Kerja Bandung ke Cicalengka Naik Commuter Line, Chela Sorot Gerbong Padat hingga Keamanan
Pulang Kerja Bandung ke Cicalengka Naik Commuter Line, Chela Sorot Gerbong Padat hingga Keamanan
Bandung
Penumpang Commuter Line Bandung Raya Terus Naik, Stasiun Bandung Jadi yang Tersibuk
Penumpang Commuter Line Bandung Raya Terus Naik, Stasiun Bandung Jadi yang Tersibuk
Bandung
Yudi Latif Sebut Indonesia Alami Kolonialisme oleh Bangsa Sendiri
Yudi Latif Sebut Indonesia Alami Kolonialisme oleh Bangsa Sendiri
Bandung
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau