Editor
KOMPAS.com - Olimpiade Sains Nasional (OSN) Ekonomi SMA tingkat nasional menjadi ajang seleksi paling kompetitif bagi siswa yang memiliki kemampuan analisis mikroekonomi, makroekonomi, hingga ekonomi internasional dan keuangan.
Pada tahap ini, peserta tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu mengerjakan soal hitungan, menganalisis kebijakan, serta mengevaluasi fenomena ekonomi secara kritis.
Berikut 50 contoh soal OSN Ekonomi SMA tingkat nasional yang terdiri dari 30 pilihan ganda dan 20 uraian khas final sebagai bahan latihan dan simulasi.
Baca juga: 50 Contoh Soal OSN IPA SD Tingkat Nasional, Lengkap Pilihan Ganda dan Uraian Final
1. Diketahui fungsi permintaan suatu barang adalah
Qd = 120 – 2P
dan fungsi penawaran
Qs = 20 + 3P
Pemerintah mengenakan pajak spesifik sebesar 10 per unit kepada produsen.
Harga yang dibayar konsumen setelah pajak adalah …
2. Jika elastisitas permintaan suatu barang adalah –2, maka ketika harga naik 5%, jumlah yang diminta akan …
(Elastisitas = %ΔQ / %ΔP → %ΔQ = –2 × 5% = –10%)
3. Sebuah negara mengalami pertumbuhan PDB riil sebesar 5%, tetapi tingkat pengangguran tetap tinggi dan Gini ratio meningkat. Fenomena ini paling tepat dijelaskan sebagai …
4. Jika Bank Sentral melakukan operasi pasar terbuka dengan membeli surat berharga dalam jumlah besar, maka dalam jangka pendek akan terjadi …
5. Sebuah perusahaan monopoli menghadapi fungsi permintaan:
P = 100 – Q
dan biaya total:
TC = 20Q
Output yang memaksimalkan laba adalah …
(MR = 100 – 2Q, set MR = MC → 100 – 2Q = 20 → Q = 40)
6. Jika suatu negara menetapkan tarif impor tinggi terhadap baja, maka dalam jangka pendek kemungkinan besar …
Baca juga: 50 Soal OSN IPS SMP 2026 Level Provinsi Lengkap dengan Kunci Jawaban, Siap untuk Latihan
7. Dalam model IS-LM, peningkatan belanja pemerintah tanpa perubahan pajak akan menyebabkan …
8. Jika marginal propensity to consume (MPC) = 0,8 maka nilai multiplier adalah …
9. Sebuah pasar duopoli mengikuti model Cournot dengan fungsi permintaan
P = 100 – Q
dan biaya marjinal konstan 20.
Total output keseimbangan pasar adalah …
10. Jika tingkat inflasi 6% dan suku bunga nominal 8%, maka berdasarkan pendekatan Fisher, suku bunga riil adalah sekitar …
11. Pemerintah menetapkan price ceiling P=40P = 40P=40. Kekurangan (shortage) adalah …
12. Dalam pasar tenaga kerja kompetitif, upah minimum ditetapkan di atas upah keseimbangan. Dampak yang paling tepat adalah …
Baca juga: 40 Soal OSN IPA SMP Level Nasional, Lengkap Kunci Jawaban
13. Jika permintaan bersifat inelastis, maka beban pajak (tax burden) akan lebih banyak ditanggung oleh …
14. Suatu barang menghasilkan eksternalitas negatif. Kebijakan yang paling tepat menurut teori ekonomi kesejahteraan adalah …
15. Adverse selection pada pasar asuransi paling mungkin terjadi karena …
16. Moral hazard dalam kontrak asuransi paling tepat dijelaskan sebagai kondisi ketika …
17. Sebuah portofolio terdiri dari dua aset. Jika korelasi return kedua aset mendekati –1, maka diversifikasi akan …
18. Dalam teori uang (pendekatan Fisher), jika M dan V konstan, sementara output riil Y naik, maka tingkat harga P cenderung...
(MV = PY, Y naik → P turun jika M dan V tetap)
Baca juga: 35 Soal OSN IPS SMP 2026 dan Kunci Jawaban, Cocok untuk Bahan Latihan
19. Kebijakan moneter ekspansif cenderung meningkatkan output dalam jangka pendek. Namun pada kondisi “liquidity trap”, kebijakan ini menjadi kurang efektif terutama karena …
20. Sebuah perusahaan “go public” pertama kali menawarkan sahamnya kepada publik melalui …
21. Suatu pasar kompetitif memiliki fungsi permintaan P=100 - Q dan penawaran P = Q. Pemerintah mengenakan pajak spesifik sebesar 20 per unit. Besarnya deadweight loss (DWL) akibat pajak tersebut adalah....
(Keseimbangan awal: Q=50. Setelah pajak: Q=40. DWL = ½ × pajak × penurunan Q = ½ × 20 × 10 = 100)
22. Jika nilai tukar rupiah terdepresiasi terhadap dolar AS, maka dalam jangka pendek kemungkinan besar …
23. Dalam kerangka Phillips Curve jangka pendek, penurunan pengangguran biasanya diikuti oleh …
24. Namun dalam jangka panjang menurut teori ekspektasi rasional, kurva Phillips menjadi …
Baca juga: 35 Soal OSN IPS SMP 2026 dan Kunci Jawaban, Cocok untuk Bahan Latihan
25. Jika suatu negara mengalami defisit transaksi berjalan (current account deficit), maka secara identitas neraca pembayaran kondisi tersebut harus diimbangi oleh …
26. Sebuah perusahaan dalam pasar persaingan sempurna akan memaksimalkan laba ketika …
27. Dalam teori permainan (game theory), jika dua perusahaan duopoli memilih strategi dominan untuk menurunkan harga secara agresif, hasil akhirnya kemungkinan menyerupai …
28. Jika marginal cost lebih rendah dari average total cost, maka average total cost akan …
(MC < ATC → ATC turun)
Baca juga: 35 Soal OSN IPS SMP 2026 dan Kunci Jawaban untuk Bahan Latihan
29. Jika Bank Sentral menaikkan suku bunga domestik secara signifikan dalam sistem nilai tukar mengambang, maka kemungkinan besar akan terjadi …
30. Dalam Capital Asset Pricing Model (CAPM), risiko sistematis suatu aset diukur dengan …
1. Diketahui fungsi permintaan dan penawaran suatu barang:
Qd = 100 – 2P
Qs = 20 + 2P
a. Keseimbangan saat Qd = Qs
100 – 2P = 20 + 2P
80 = 4P
P = 20
Substitusi ke salah satu fungsi:
Q = 100 – 2(20) = 60
Jadi harga keseimbangan = 20 dan jumlah keseimbangan = 60.
b. Intercept permintaan saat Q=0 → 100 – 2P = 0 → P = 50
Surplus Konsumen = ½ × (50 – 20) × 60
= ½ × 30 × 60
= 900
Intercept penawaran saat Q=0 → 20 + 2P = 0 → P = –10
Surplus Produsen = ½ × (20 – (–10)) × 60
= ½ × 30 × 60
= 900
Baca juga: 70 Contoh Soal OSN IPS SD Tingkat Kabupaten, Simulasi Lengkap dengan Kunci Jawaban
2. Sebuah perekonomian memiliki MPC = 0,75. Pemerintah meningkatkan belanja sebesar 200 miliar rupiah tanpa perubahan pajak.
a. Multiplier = 1 / (1 – MPC)
= 1 / (1 – 0,75)
= 1 / 0,25
= 4
b. ΔY = multiplier × ΔG
= 4 × 200
= 800 miliar
c. Jika ekonomi mendekati full employment, peningkatan permintaan agregat terutama akan meningkatkan harga (inflasi) dibanding output riil, karena kapasitas produksi hampir maksimal.
3. Suatu perusahaan monopoli menghadapi fungsi permintaan:
P = 120 – 2Q
Biaya total:
TC = 20Q + 100
TR = P × Q = (120 – 2Q)Q
= 120Q – 2Q²
MR = 120 – 4Q
MC = turunan TC = 20
Set MR = MC
120 – 4Q = 20
100 = 4Q
Q = 25
Harga:
P = 120 – 2(25)
= 120 – 50
= 70
Laba:
TR = 70 × 25 = 1.750
TC = 20(25) + 100 = 500 + 100 = 600
Laba = 1.750 – 600 = 1.150
Baca juga: 12 Soal OSN IPA SD 2026 dan Kunci Jawaban untuk Bahan Latihan
4. Jelaskan perbedaan dampak kebijakan fiskal ekspansif dan kebijakan moneter ekspansif terhadap:
a. Kebijakan fiskal ekspansif cenderung menaikkan suku bunga karena meningkatkan permintaan dana di pasar uang (crowding out). Kebijakan moneter ekspansif menurunkan suku bunga karena meningkatkan jumlah uang beredar.
b. Fiskal ekspansif dapat mengurangi investasi swasta jika terjadi crowding out. Moneter ekspansif mendorong investasi karena biaya pinjaman lebih rendah.
c. Fiskal ekspansif cenderung menyebabkan apresiasi mata uang (melalui kenaikan suku bunga), sedangkan moneter ekspansif cenderung menyebabkan depresiasi karena suku bunga turun.
5. Suatu negara mengenakan tarif impor terhadap barang X. Gunakan analisis kesejahteraan untuk menjelaskan:
a. Produsen domestik diuntungkan karena harga naik dan mereka dapat menjual lebih banyak. Pemerintah juga memperoleh penerimaan tarif.
b. Konsumen dirugikan karena harus membayar harga lebih tinggi dan konsumsi berkurang.
c. Deadweight loss muncul karena tarif menyebabkan distorsi alokasi sumber daya. Produksi domestik meningkat meskipun tidak efisien, dan sebagian konsumsi hilang karena harga lebih tinggi. Kerugian konsumen yang tidak menjadi penerimaan pemerintah atau surplus produsen merupakan kehilangan kesejahteraan bersih.
6. Diketahui model perekonomian tertutup sederhana:
Konsumsi: C = 100 + 0,8Yd
Pajak: T = 100
Investasi: I = 200
Belanja pemerintah: G = 300
a. Y = C + I + G
Yd = Y – T
C = 100 + 0,8(Y – 100)
= 100 + 0,8Y – 80
= 20 + 0,8Y
Maka:
Y = (20 + 0,8Y) + 200 + 300
Y = 520 + 0,8Y
0,2Y = 520
Y = 2.600
b. Pendapatan keseimbangan = 2.600
c. Jika pajak naik 50, disposable income turun sehingga konsumsi turun. Multiplier pajak = – MPC / (1 – MPC) = –0,8 / 0,2 = –4. Maka kenaikan pajak 50 menurunkan Y sebesar 200. Jadi Y baru ≈ 2.400.
Baca juga: 30 Contoh Soal OSN Matematika SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban, Siap Latihan
7. Sebuah negara mengalami defisit transaksi berjalan sebesar 10 miliar dolar.
a. Defisit dapat dibiayai melalui surplus neraca finansial (arus masuk modal asing seperti FDI atau portofolio) atau melalui penurunan cadangan devisa.
b. Jika berlangsung lama, negara menjadi bergantung pada pembiayaan eksternal, rentan terhadap sudden capital outflow, depresiasi tajam, dan krisis neraca pembayaran.
8. Sebuah saham memiliki beta 1,5. Tingkat return bebas risiko 4% dan return pasar 10%.
a. Rumus CAPM:
E(R) = Rf + β (Rm – Rf)
= 4% + 1,5(10% – 4%)
= 4% + 1,5(6%)
= 4% + 9%
= 13%
b. Beta 1,5 berarti saham tersebut lebih volatil dibanding pasar. Jika pasar naik 1%, saham cenderung naik 1,5%. Risiko sistematisnya lebih tinggi daripada rata-rata pasar.
9. Sebuah pabrik menghasilkan polusi yang menimbulkan biaya eksternal sebesar 5 per unit.
a. Dalam pasar bebas, perusahaan hanya mempertimbangkan biaya privat (MC privat). Karena tidak memasukkan biaya eksternal, output lebih tinggi dari tingkat sosial optimal. Pada tingkat sosial optimal, harga harus mencerminkan marginal social cost (MSC = MC privat + biaya eksternal).
b. Pemerintah dapat mengenakan pajak Pigouvian sebesar 5 per unit agar MC privat naik menjadi sama dengan MSC sehingga output turun ke tingkat efisien.
10. Suatu negara mengalami inflasi tinggi yang disebabkan oleh ekspektasi inflasi yang sudah tertanam (inflationary expectations).
a. Jika pekerja dan perusahaan mengharapkan inflasi tinggi, mereka akan menuntut upah dan menaikkan harga lebih awal. Hal ini meningkatkan biaya produksi dan harga, sehingga inflasi benar-benar terjadi sesuai ekspektasi.
b. Bank sentral dapat menerapkan kebijakan moneter ketat yang kredibel (misalnya menaikkan suku bunga dan komitmen inflasi rendah) untuk menurunkan ekspektasi inflasi. Kredibilitas dan komunikasi kebijakan sangat penting.
Baca juga: 25 Contoh Soal OSN Matematika SD 2026 dan Kunci Jawaban untuk Bahan Latihan
11. Suatu pasar memiliki fungsi permintaan P = 120 – Q dan penawaran P = 20 + Q.
a. 120 – Q = 20 + Q
100 = 2Q
Q = 50
P = 70
b. Dengan subsidi 20, penawaran menjadi:
P = 20 + Q – 20 → P = Q
Keseimbangan baru:
120 – Q = Q
120 = 2Q
Q = 60
P konsumen = 60
c. Subsidi meningkatkan output dan surplus konsumen serta produsen, tetapi menimbulkan beban fiskal dan potensi deadweight loss karena produksi bisa melebihi tingkat efisien.
12. Jelaskan perbedaan dampak sistem nilai tukar tetap dan mengambang terhadap efektivitas kebijakan moneter.
Dalam sistem mengambang, kebijakan moneter sangat efektif karena perubahan jumlah uang beredar memengaruhi suku bunga dan nilai tukar secara langsung.
Dalam sistem tetap, bank sentral harus menjaga kurs dengan intervensi pasar valuta asing. Akibatnya, kebijakan moneter menjadi kurang independen karena harus menyesuaikan cadangan devisa.
13. Sebuah perusahaan dalam pasar monopolistik kompetitif mengalami laba jangka pendek.
a. Laba menarik masuknya perusahaan baru. Masuknya pesaing menggeser kurva permintaan masing-masing perusahaan ke kiri hingga laba hilang.
b. Dalam jangka panjang, perusahaan berproduksi pada titik di mana P = ATC dan MR = MC. Laba ekonomi nol.
14. Dalam model Solow, jelaskan bagaimana peningkatan tabungan memengaruhi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Peningkatan tabungan meningkatkan investasi sehingga menaikkan stok modal per pekerja. Dalam jangka pendek, output per kapita meningkat. Namun dalam jangka panjang, ekonomi kembali ke steady state. Pertumbuhan jangka panjang hanya meningkat jika ada kemajuan teknologi.
15. Dua perusahaan duopoli memilih antara strategi “Harga Tinggi” dan “Harga Rendah”. Jika keduanya memilih harga rendah, laba masing-masing kecil. Jika satu memilih tinggi dan lainnya rendah, yang memilih rendah memperoleh laba besar.
a. Model prisoner’s dilemma.
b. Setiap perusahaan memiliki insentif menyimpang dari kolusi untuk mendapatkan laba lebih besar. Tanpa mekanisme pengawasan, kolusi tidak stabil.
16. Jelaskan bagaimana kebijakan quantitative easing (QE) bekerja dan risiko yang mungkin ditimbulkan.
QE dilakukan dengan pembelian aset keuangan skala besar oleh bank sentral untuk meningkatkan likuiditas dan menurunkan suku bunga jangka panjang.
Risiko: inflasi berlebihan, gelembung aset, dan distorsi harga pasar keuangan.
Baca juga: 35 Latihan Soal OSN IPA SD 2026 dengan Kunci Jawaban
17. Sebuah negara mengalami capital inflow besar akibat suku bunga domestik tinggi.
a. Mata uang akan terapresiasi karena permintaan terhadap mata uang domestik meningkat.
b. Risiko sudden reversal jika investor menarik dana secara tiba-tiba, menyebabkan krisis nilai tukar.
18. Jelaskan hubungan antara kurva Laffer dan kebijakan pajak optimal.
Kurva Laffer menunjukkan bahwa penerimaan pajak tidak selalu meningkat ketika tarif pajak dinaikkan. Jika tarif terlalu tinggi, insentif bekerja dan investasi menurun sehingga basis pajak mengecil. Kebijakan optimal berada pada titik yang memaksimalkan penerimaan tanpa merusak insentif ekonomi.
19. Sebuah perusahaan menghadapi asimetri informasi dalam pasar kredit.
a. Peminjam berisiko tinggi lebih terdorong mengajukan pinjaman karena mereka lebih membutuhkan dana.
b. Bank dapat melakukan screening, meminta agunan, menetapkan premi risiko, atau menggunakan credit scoring.
20. Evaluasi secara kritis:
“Pertumbuhan ekonomi tinggi selalu berarti kesejahteraan masyarakat meningkat.”
Tidak selalu. Pertumbuhan bisa disertai ketimpangan, degradasi lingkungan, dan jobless growth. Kesejahteraan lebih tepat diukur dengan indikator komprehensif seperti HDI, distribusi pendapatan, dan kualitas lingkungan. Pertumbuhan
Baca juga: 40 Contoh Soal OSN IPA SMP Lengkap dengan Kunci Jawaban
Disclaimer: Soal-soal dalam artikel ini disusun sebagai bahan latihan dan simulasi pembelajaran.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang