Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kucing Bisa Mengenali Pemilik Lewat Bau? Ini Hasil Penelitian Terbaru

Kompas.com, 31 Mei 2025, 19:00 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis

KOMPAS.com - Apakah kucing bisa membedakan manusia? Jika kamu pernah merasa kucing peliharaanmu tahu kapan kamu pulang meski tanpa suara, atau menghindar saat bertemu orang asing, kamu mungkin sudah punya jawabannya.

Ternyata, penciuman kucing lebih tajam dari manusia dan memainkan peran penting dalam cara mereka mengenali kita.

Penelitian terbaru menyebutkan kucing dapat membedakan manusia berdasarkan aroma, memungkinkan mereka mengenali bau pemilik dan membedakannya dari orang asing.

Untuk lebih memahami perilaku hewan menggemaskan ini, yuk kita simak penjelasannya. 

Baca juga: Kenapa Kucing Suka Menjilati Plastik? Ini Alasan yang Tak Terduga!

Kucing memiliki penciuman yang tajam

Kucing bukan hanya mengandalkan penglihatan atau suara untuk mengenali dunia sekitarnya, tetapi juga indra penciuman.

Dilansir dari Science Alert, penciuman adalah alat kucing untuk memahami lingkungan, mengenali individu lain, dan membangun hubungan sosial.

Mereka kerap bertukar aroma dengan carra saling menjilat atau menggosok pipi. Iniadalah cara kucing mengenali siapa yang termasuk dalam lingkaran sosial mereka.

Bahkan, aroma yang familiar bisa membuat kucing merasa lebih tenang dan aman, sementara bau asing bisa memicu kewaspadaan.

Itu sebabnya beberapa kucing bersembunyi saat ada orang asing atau bahkan menjauhi pemiliknya setelah mencium bau hewan lain yang menempel.

Baca juga: Fakta Mengejutkan: Kucing Oranye Ternyata Hasil Mutasi Genetik!

Kucing bisa membedakan aroma manusia

Yutaro Miyairi dan rekan-rekannya dalam sebuah penelitian terbaru dari Universitas Tokyo yang dipublikasikan pada 28 Mei 2025 menjawab pertanyaan "apakah kucing bisa membedakan manusia?".

Penelitian berjudul Behavioral Responses of Domestic Cats to Human Odor ini mengamati perilaku 30 ekor kucing terhadap tiga jenis aroma:

  • Bau pemiliknya (dari kapas yang digosokkan di ketiak, belakang telinga, dan antara jari kaki)
  • Bau orang asing dengan jenis kelamin yang sama
  • Kapas bersih tanpa aroma

Hasilnya mengejutkan: kucing menghabiskan lebih banyak waktu mengendus bau orang asing dibandingkan bau pemiliknya atau kapas kosong.

Artinya, kucing memang bisa membedakan bau manusia yang mereka kenal dan yang tidak mereka kenal.

Reaksi ini mirip dengan perilaku anak kucing yang lebih lama mengendus bau betina lain daripada bau induknya sendiri. 

Selain itu, kucing dewasa juga diketahui lebih lama mengandus bau kotoran kucing lain di luar kelompok sosialnya.

Baca juga: Mengenal Petrichor: Aroma Alami setelah Hujan Turun

Halaman:

Terkini Lainnya
15 Contoh Amanat Hari Lahir Pancasila 2026 untuk Upacara, Durasi 6 Menit
15 Contoh Amanat Hari Lahir Pancasila 2026 untuk Upacara, Durasi 6 Menit
Skola
Gempa Bumi: Pengertian, Penyebab, Jenis, Dampak, dan Cara Menghadapinya
Gempa Bumi: Pengertian, Penyebab, Jenis, Dampak, dan Cara Menghadapinya
Skola
Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Lengkap Tata Cara dan Teksnya
Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Lengkap Tata Cara dan Teksnya
Skola
Bukan Cuma Rafflesia Arnoldii, Ini Jenis-jenis Rafflesia di Indonesia
Bukan Cuma Rafflesia Arnoldii, Ini Jenis-jenis Rafflesia di Indonesia
Skola
35 Soal UAS Matematika Kelas 1 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban
35 Soal UAS Matematika Kelas 1 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban
Skola
Apakah Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 Libur Nasional? Ini Penjelasannya
Apakah Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 Libur Nasional? Ini Penjelasannya
Skola
45 Soal PKn Kelas 5 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban, Latihan Ujian 
45 Soal PKn Kelas 5 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban, Latihan Ujian 
Skola
35 Soal OSN Matematika SD 2026, Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasannya
35 Soal OSN Matematika SD 2026, Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasannya
Skola
50 Soal UAS PJOK Kelas 1 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawabannya 
50 Soal UAS PJOK Kelas 1 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawabannya 
Skola
Cara Membaca Hasil TKA 2026 SD, SMP, SMA, dan SMK: Ini Arti Nilai, Kategori, dan Fungsi SHTKA 
Cara Membaca Hasil TKA 2026 SD, SMP, SMA, dan SMK: Ini Arti Nilai, Kategori, dan Fungsi SHTKA 
Skola
Bagaimana Cara Menumbuhkan Perilaku Disiplin dan Saling Menghargai dalam Beribadah?
Bagaimana Cara Menumbuhkan Perilaku Disiplin dan Saling Menghargai dalam Beribadah?
Skola
Mengapa Membuka Akses Belajar di Era Digital Sangat Penting?
Mengapa Membuka Akses Belajar di Era Digital Sangat Penting?
Skola
Kata yang Ditulis Kecil dalam Judul
Kata yang Ditulis Kecil dalam Judul
Skola
45 Contoh Soal Bahasa Indonesia Kelas 1 Semester 2 Kurikulum Merdeka dengan Jawaban
45 Contoh Soal Bahasa Indonesia Kelas 1 Semester 2 Kurikulum Merdeka dengan Jawaban
Skola
40 Soal Bahasa Inggris Kelas 3 Semester 2, Lengkap Kunci Jawaban untuk Latihan 
40 Soal Bahasa Inggris Kelas 3 Semester 2, Lengkap Kunci Jawaban untuk Latihan 
Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau