Penulis
KOMPAS.com - Apakah kucing bisa membedakan manusia? Jika kamu pernah merasa kucing peliharaanmu tahu kapan kamu pulang meski tanpa suara, atau menghindar saat bertemu orang asing, kamu mungkin sudah punya jawabannya.
Ternyata, penciuman kucing lebih tajam dari manusia dan memainkan peran penting dalam cara mereka mengenali kita.
Penelitian terbaru menyebutkan kucing dapat membedakan manusia berdasarkan aroma, memungkinkan mereka mengenali bau pemilik dan membedakannya dari orang asing.
Untuk lebih memahami perilaku hewan menggemaskan ini, yuk kita simak penjelasannya.
Baca juga: Kenapa Kucing Suka Menjilati Plastik? Ini Alasan yang Tak Terduga!
Kucing bukan hanya mengandalkan penglihatan atau suara untuk mengenali dunia sekitarnya, tetapi juga indra penciuman.
Dilansir dari Science Alert, penciuman adalah alat kucing untuk memahami lingkungan, mengenali individu lain, dan membangun hubungan sosial.
Mereka kerap bertukar aroma dengan carra saling menjilat atau menggosok pipi. Iniadalah cara kucing mengenali siapa yang termasuk dalam lingkaran sosial mereka.
Bahkan, aroma yang familiar bisa membuat kucing merasa lebih tenang dan aman, sementara bau asing bisa memicu kewaspadaan.
Itu sebabnya beberapa kucing bersembunyi saat ada orang asing atau bahkan menjauhi pemiliknya setelah mencium bau hewan lain yang menempel.
Baca juga: Fakta Mengejutkan: Kucing Oranye Ternyata Hasil Mutasi Genetik!
Yutaro Miyairi dan rekan-rekannya dalam sebuah penelitian terbaru dari Universitas Tokyo yang dipublikasikan pada 28 Mei 2025 menjawab pertanyaan "apakah kucing bisa membedakan manusia?".
Penelitian berjudul Behavioral Responses of Domestic Cats to Human Odor ini mengamati perilaku 30 ekor kucing terhadap tiga jenis aroma:
Hasilnya mengejutkan: kucing menghabiskan lebih banyak waktu mengendus bau orang asing dibandingkan bau pemiliknya atau kapas kosong.
Artinya, kucing memang bisa membedakan bau manusia yang mereka kenal dan yang tidak mereka kenal.
Reaksi ini mirip dengan perilaku anak kucing yang lebih lama mengendus bau betina lain daripada bau induknya sendiri.
Selain itu, kucing dewasa juga diketahui lebih lama mengandus bau kotoran kucing lain di luar kelompok sosialnya.
Baca juga: Mengenal Petrichor: Aroma Alami setelah Hujan Turun