Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Pegang Bangkai Kecoa Pakai Tangan Kosong, Ini Cara Aman Membuangnya

Kompas.com, 21 Mei 2026, 20:21 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

KOMPAS.com — Menemukan kecoa mati di dalam rumah sebaiknya jangan diabaikan begitu saja. Bangkai serangga ini harus segera disingkirkan jika kamu tidak ingin mengundang kawanan kecoa lainnya datang berkunjung.

Bukan tanpa alasan, kecoa yang mati akan mengeluarkan asam oleat. Aroma dari asam ini mengirimkan sinyal kuat kepada kecoa lain dan serangga di sekitarnya bahwa ada sumber makanan di lokasi tersebut.

Baca juga: Apakah Aman Buang Kecoa ke Dalam Kloset? Ini Penjelasannya

Selain asam oleat, bangkai kecoa juga melepaskan feromon. Sekresi kimiawi ini biasa dikeluarkan serangga saat menemukan makanan, yang memicu serangga lain untuk berbondong-bondong menuju area yang sama.

Kendati harus segera dibuang, kamu sangat dilarang menyentuh bangkai kecoa dengan tangan kosong.

Mengapa bangkai kecoa berbahaya?

Dilansir dari Cockroach Zone, kecoa mati membawa ancaman serius bagi kesehatan manusia. Sepanjang hidupnya, serangga ini tinggal di selokan yang kotor dan mengonsumsi sampah serta material yang membusuk.

Menyentuh bangkai kecoak tanpa pelindung dapat meningkatkan risiko tertular berbagai penyakit dan infeksi berbahaya.

Sebuah studi berjudul “Cockroaches as Carriers of Bacteria In Multi-family Dwellings” yang diterbitkan oleh Cambridge University Press mengidentifikasi adanya 30 jenis bakteri berbeda pada tubuh kecoak, di mana 54 persen di antaranya merupakan bakteri patogen (penyebab penyakit).

Baca juga: Kucing Makan Kecoa Apakah Berbahaya? Ini Dampak Kesehatannya

Sementara itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga menegaskan bahwa kecoak merupakan pembawa penyakit pencernaan seperti diare, disentri, demam tifoid (tipes), dan kolera.

Kontak langsung dengan bangkai kecoak yang terkontaminasi berisiko memicu infeksi bakteri Listeria, Salmonella, hingga E. coli.

Pada beberapa orang, paparan bakteri ini bisa menyebabkan gejala luar ruangan seperti pembengkakan pada wajah, tenggorokan, dan mulut, ruam kulit, kesulitan bernapas, batuk, pusing, hingga infeksi sinus.

Cara aman membuang bangkai kecoa

Untuk menghindari risiko kesehatan tersebut, berikut adalah langkah aman menyingkirkan kecoa  mati dari rumah:

  • Gunakan sarung tangan: Kamu bisa menggunakan sarung tangan sekali pakai. Jika menggunakan sarung tangan karet yang bisa dipakai ulang, pastikan langsung mencucinya hingga steril setelah digunakan.
  • Manfaatkan tisu atau alat kebersihan: Ambil bangkai kecoak menggunakan beberapa lapis tisu, lalu segera buang ke tempat sampah yang tertutup.
  • Gunakan sapu dan serokan: Ini adalah cara paling aman untuk menghindari kontak dekat. Sapu bangkai kecoak ke serokan, buang ke tempat sampah, dan jangan lupa untuk membersihkan alat tersebut setelahnya.

Baca juga: 4 Minyak Aroma yang Dibenci Kecoa, Apa Saja?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau