
Artikel ini adalah kolom, seluruh isi dan opini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan cerminan sikap redaksi.
Sementara senior-senior mereka yang baru dan telah lama lulus kuliah saja masih berebut kursi untuk menjadi seorang guru.
Menurut catatan pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) jumlah mahasiswa bidang studi pendidikan menjadi pemuncak dibanding jumlah mahasiswa bidang lainnya. Lebih dari 20 persen porsinya atau tepatnya terdapat 1.371.105 mahasiswa bidang pendidikan.
Selain menuntaskan tiga PR besar tadi, satu lagi persoalan besar dan mendasar adalah terkait hadirnya perangai korupsi.
Kita pasti sepakat, andai perilaku korupsi itu tiada mampir di negeri ini, tentulah kita tidak perlu banyak skema dalam mencari formula yang tepat untuk mensejahterakan para guru dan pendidik pada umumnya.
Barangkali, di tengah upaya berjuang meraih kesejahteraannya, guru juga harus berjuang untuk memperkuat kompetensi akademik siswa yang disertai dengan menumbuhkan jiwa antikorupsi sejak dini.
Selain itu diperlukan juga upaya memperkuat semangat untuk mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi/kelompok.
Apapun status kepegawaiannya, para guru harus terus berkolaborasi untuk memusnahkan bahaya laten ini. Jangan sampai kasus korupsi juga bersarang di balik sucinya tembok-tembok sekolah. Jangan sampai kisah-kisah ketidakjujuran justru bermula dari sini.
Ketika korupsi masih sulit diberantas secara totalitas, episode perjuangan guru meraih kesejahteraan akan terus bergulir tiada akhir.
Bahkan uang yang sudah tersedia pun, kadang masih sulit untuk sampai ke tangan mereka yang telah berdedikasi itu.
Pada akhirnya, di tengah kondisi yang demikian, ketika anak-anak di usia dininya telah mendeklarasikan untuk bercita-cita menjadi guru, sebagai orangtua masihkah kita benar-benar setuju? Kemudian, sejak dini pula mempersiapkan mereka untuk menjadi guru?
Pastinya, di tengah kondisi yang demikian. Guru tetaplah harus menjadi bagian dari kunci utama pembangunan bangsa.
Guru haruslah tetap menjadi teladan dalam menumbuhkan integritas diri anak-anak didiknya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com. Download sekarang