SURABAYA, KOMPAS.com - Di tengah menjamurnya kopi kekinian dan minuman modern di Surabaya, Jawa Timur, aroma jahe dan rempah-rempah ternyata masih mampu menarik perhatian banyak orang.
Bukan hanya kalangan orang tua, minuman tradisional kini mulai kembali dilirik anak muda berkat sentuhan konsep yang lebih modern dan dekat dengan gaya hidup masa kini.
Salah satunya hadir melalui Dawa Minuman Rempah yang berada di kawasan Jalan Kedungdoro. Gerai ini mengusung konsep kaki lima dengan nuansa tradisional, namun dikemas lebih modern dalam penyajiannya.
Baca juga: Cerita Peneliti BRIN Temukan Lukisan Cap Tangan Tertua Dunia Berusia 67.800 Tahun
Trainer Dawa Minuman Rempah, M Afrisal, menjelaskan bahwa konsep tersebut memang sengaja dibuat agar minuman rempah lebih mudah diterima berbagai kalangan.
“Ini sistemnya franchise jadi ada 10 cabang di surabaya. Untuk bahan-bahan sudah ada pengiriman dari pusat,” kata pria yang biasa disapa Risal itu kepada Kompas.com.
“Ini menjual minuman rempah yang Konsepnya memang dibuat kaki lima di mix modern dalam penyajiannya. Dengan gelas pres dan untuk minumnya pakai sloki,” imbuhnya.
Jahe menjadi bahan dasar Dawa Minuman Rempah yang terletak di kawasan Jalan Kedungdoro, Surabaya dengan mengusung konsep kaki lima bernuansa tradisional, namun dikemas lebih modern dalam penyajiannya.Meski tampil lebih modern, proses pembuatannya tetap mempertahankan cara tradisional, yaitu ditumbuk secara manual. Sehingga membuat minuman rempah terasa lebih akrab bagi anak muda tanpa menghilangkan cita rasa khas wedang tradisional.
“Setelah itu dimasukkan gelas lalu diberi gula aren dsb. Pengemasan dan penyuguhannya yang modern,” katanya lagi.
Menurut pria asli Surabaya itu, pelanggan minuman rempah saat ini memang masih didominasi usia dewasa dan pekerja. Namun perlahan, anak muda mulai ikut menikmati racikan tradisional tersebut.
Gerai ini menawarkan sekitar 13 varian menu. Hampir seluruhnya menggunakan bahan dasar jahe, rempah-rempah, gula aren, madu, dan sereh.
“Semua menu minuman ini ada khasiatnya dan dijelaskan pada buku menu secara rinci,” ucap M Afrisal.
Baca juga: H+1 Idul Adha 2026, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup
Dimana dari seluruh menu yang tersedia, susu rempah madu menjadi minuman paling banyak dicari pelanggan. Menu ini dianggap cocok bagi penikmat STMJ yang tidak menyukai campuran telur.
“Jadi kadang ada yang beli stmj tapi ga pakai telor kita arahkan ke minuman tersebut jadi rasa susunya lebih terasa,” sambungnya.
Suasana Dawa Minuman Rempah di kawasan Jalan Kedungdoro, Surabaya yang mengusung konsep kaki lima dengan nuansa tradisional, namun dikemas lebih modern dalam penyajiannya.Sementara itu untuk pelanggan berusia di atas 40 tahun biasanya lebih memilih menu original yang memiliki rasa rempah lebih kuat tanpa campuran susu.
“Untuk menu standart ya Rempah Original itu cuma jahe, rempah, gula aren.madu, sereh saja tanpa ada tambahan lemon dan temulawak. Jadi kaya wedang jahe hanya ketambahan rempah saja,” ujar pria berusia 33 tahun itu.