Penulis
KOMPAS.COM - Pemerintah Malaysia dikabarkan akan meluncurkan versi terbaru paspor nasional mulai Juni 2026.
Kehadiran desain baru ini menjadi bagian dari upaya peningkatan keamanan dokumen perjalanan sekaligus memperkuat identitas digital negara tersebut di tengah meningkatnya mobilitas internasional masyarakat Asia Tenggara.
Informasi ini pertama kali diberitakan oleh VnExpress International pada Sabtu (23/5/26).
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa pembaruan paspor Malaysia akan membawa sejumlah peningkatan fitur keamanan dan tampilan modern untuk meminimalkan risiko pemalsuan dokumen perjalanan.
Saat ini, paspor Malaysia dikenal sebagai salah satu yang paling kuat di kawasan Asia Tenggara.
Berdasarkan berbagai indeks perjalanan global, pemegang paspor Malaysia dapat menikmati akses bebas visa atau visa on arrival ke lebih dari 180 negara dan wilayah di dunia.
Posisi tersebut membuat Malaysia berada tepat di bawah Singapore dalam peringkat kekuatan paspor Asia Tenggara.
Dengan reputasi tersebut, tidak heran jika pemerintah Malaysia terus memperbarui sistem paspornya agar tetap kompetitif dan aman digunakan di berbagai negara.
Baca juga: Arab Saudi Perketat Akses Masuk ke Mekkah Jelang Puncak Haji 1447 H
Versi baru paspor Malaysia disebut akan mengusung teknologi keamanan tambahan, termasuk peningkatan pada elemen biometrik serta perlindungan data pemilik paspor.
Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan standar keamanan perjalanan internasional yang terus berkembang.
Selain itu, desain terbaru paspor juga diperkirakan akan memiliki tampilan visual yang lebih modern dibandingkan versi sebelumnya. Pembaruan ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi digital layanan imigrasi Malaysia.
Pemerintah Malaysia sebelumnya juga pernah melakukan pembaruan besar pada paspor elektronik mereka, termasuk penambahan fitur keamanan dan penyesuaian dengan standar International Civil Aviation Organization (ICAO).
Peluncuran paspor baru ini hadir di tengah meningkatnya tren perjalanan internasional warga Asia Tenggara pascapemulihan sektor pariwisata global.
Dengan akses visa yang luas, warga Malaysia diprediksi akan semakin aktif melakukan perjalanan bisnis, wisata, hingga pendidikan ke luar negeri.
Pengamat perjalanan menilai pembaruan paspor juga dapat memperkuat citra Malaysia sebagai salah satu negara dengan sistem dokumen perjalanan paling maju di kawasan.
Baca juga: Bidik Turis Indonesia, Malaysia Promosi Destinasi Wisata di 3 Kota
Di kawasan Asia Tenggara, sejumlah negara termasuk Indonesia juga terus mengembangkan layanan paspor digital dan sistem imigrasi berbasis biometrik.
Persaingan dalam meningkatkan keamanan dokumen perjalanan kini menjadi perhatian utama banyak negara untuk mencegah penyalahgunaan identitas dan mempercepat proses pemeriksaan imigrasi.
Dengan hadirnya versi terbaru paspor Malaysia pada Juni 2026 mendatang, persaingan kekuatan paspor di Asia Tenggara diperkirakan akan semakin menarik untuk diikuti.
Baca juga: Malaysia Airlines Buka Rute Fukuoka, Shenzhen, dan Changsha, Akses Jepang-China Kian Beragam
Baca juga: 11 WNI Ditangkap di Malaysia, Pengingat Penting Soal Aturan Imigrasi
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang