Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Kesalahan Pilih Kursi Pesawat yang Bikin Penerbangan Tak Nyaman

Kompas.com, 8 Mei 2026, 05:08 WIB
Devi Ramadhany,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Memilih kursi pesawat yang tepat bisa membuat penerbangan lebih nyaman, apalagi saat penerbangan jarak jauh.

Dilansir dari Travel and Leisure, Kamis (7/5/2026), wisatawan dan ahli perjalanan udara menuturkan, sejumlah kesalahan dalam memilih kursi pesawat sebenarnya bisa dihindari. Apa saja kesalahan tersebut?

Baca juga:

Kesalahan pilih kursi pesawat

1. Membiarkan maskapai penerbangan yang memilih kursi

Mulai dari biarkan maskapai memilih kursi hingga telat check-in, ini kesalahan yang sering dilakukan penumpang pesawat.Shutterstock.com Mulai dari biarkan maskapai memilih kursi hingga telat check-in, ini kesalahan yang sering dilakukan penumpang pesawat.

Banyak pelaku perjalanan memilih menyerahkan penentuan kursi kepada maskapai penerbangan karena dianggap lebih praktis.

Padahal, pilihan otomatis dari maskapai penerbangan sering kali menempatkan penumpang di kursi tengah, bagian belakang pesawat, atau dekat toilet dan dapur pesawat yang cenderung lebih ramai.

Dengan melihat tata letak kursi sebelum memilih, pelaku perjalanan sebenarnya bisa menemukan area yang lebih nyaman dan tenang, terutama untuk penerbangan jarak jauh.

2. Tidak memperhatikan posisi kursi di pesawat 

Mulai dari biarkan maskapai memilih kursi hingga telat check-in, ini kesalahan yang sering dilakukan penumpang pesawat.Dok. Shutterstock/NikomMaelao Production Mulai dari biarkan maskapai memilih kursi hingga telat check-in, ini kesalahan yang sering dilakukan penumpang pesawat.

Posisi kursi pesawat menyimpan banyak informasi penting yang sering diabaikan oleh pelaku perjalanan.

Melalui gambaran letak kursi tersebut, pelaku perjalanan bisa mengetahui posisi kursi dekat toilet, kursi dengan sandaran terbatas, dan konfigurasi kursi yang tidak biasa.

Pendiri dan CEO Dollar Flight Club, Jesse Neugarten mengatakan, peta kursi adalah salah satu alat paling penting sebelum penerbangan.

Menurut dia, meluangkan waktu beberapa menit untuk melihat peta kursi dapat mengubah pengalaman penerbangan secara signifikan.

Selain itu, pakar perjalanan dari point.me, Jimmy Yoon, mengingatkan bahwa beberapa kursi dekat jendela ternyata tidak benar-benar memiliki jendela karena posisi kursi yang tidak sejajar.

Baca juga: 

3. Tidak langsung check-in

Mulai dari biarkan maskapai memilih kursi hingga telat check-in, ini kesalahan yang sering dilakukan penumpang pesawat.PEXELS/ Gustavo Fring Mulai dari biarkan maskapai memilih kursi hingga telat check-in, ini kesalahan yang sering dilakukan penumpang pesawat.

Meski sudah memilih kursi saat membeli tiket, pelaku perjalanan masih memiliki peluang mendapatkan kursi lebih baik saat proses check-in dibuka.

Maskapai penerbangan sering membuka kursi tambahan atau kursi yang sebelumnya diblokir ketika check-in online (daring) dimulai.

Menurut Yoon, sebagian besar maskapai penerbangan domestik membuka check-in online sekitar 24 jam sebelum keberangkatan.

Jika terlambat check-in, peluang mendapatkan kursi yang lebih nyaman bisa hilang lebih cepat.

Halaman:


Terkini Lainnya
Bandara Husein Sastranegara Siap Diaktivasi Kembali untuk Penerbangan Komersial
Bandara Husein Sastranegara Siap Diaktivasi Kembali untuk Penerbangan Komersial
Travel News
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Travel News
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau