Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Panduan Wisata Danau Kelimutu, Menjelajahi Tiga Warna Kawah yang Ajaib di Flores

Kompas.com, 5 Mei 2026, 15:15 WIB
Afif Khoirul Muttaqin

Penulis

KOMPAS.COM - Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur menyimpan salah satu keajaiban alam paling ikonik di dunia, Gunung Kelimutu. 

Terkenal dengan tiga danau kawahnya yang secara ajaib dapat berubah warna, destinasi ini menjadi impian bagi para petualang yang ingin menyaksikan keindahan langka di puncak gunung berapi.

Berdasarkan catatan perjalanan dari The World Travel Guy, mengunjungi Taman Nasional Kelimutu bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah pengalaman magis yang menawarkan pemandangan spektakuler, terutama saat matahari terbit.

Baca juga: Menyelami Kearifan Lokal di Labuan Bajo: Berinteraksi dengan Suku Bajo hingga Menelusuri Kopi Flores

Keajaiban Danau Tiga Warna

Apa yang membuat Kelimutu begitu spesial? Jawabannya adalah perubahan warna air danau yang tidak terduga. 

Meskipun berada di puncak gunung yang sama, ketiga danau ini memiliki warna yang berbeda satu sama lain, mulai dari biru toska, merah kecokelatan, hingga hitam pekat. 

Fenomena ini diyakini terjadi karena aktivitas vulkanik dan kandungan mineral di dalam airnya.

Danau Kelimutu di Kabupaten EndeKOMPAS.com/SERAPHINUS SANDI Danau Kelimutu di Kabupaten Ende

Baca juga: Surga Tersembunyi Flores Utara, Air Terjun Tengku Siwa yang Ajaib

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Menurut panduan dari The World Travel Guy, waktu terbaik untuk mencapai puncak Kelimutu adalah saat subuh:

  • Mengejar Matahari Terbit: Sebagian besar wisatawan mulai mendaki sekitar pukul 04.00 atau 05.00 pagi untuk menyaksikan sunrise yang memukau dari puncak tertinggi.
  • Musim Terbaik: Kunjungan sangat disarankan selama musim kemarau (Mei hingga September) untuk memastikan langit cerah dan jalur pendakian yang kering.
  • Kondisi Cuaca: Pastikan membawa jaket atau pakaian hangat karena suhu di puncak Kelimutu bisa sangat dingin dan berangin sebelum matahari terbit.

Baca juga: Wisata Pulau Flores, Bisa Mendaki Gunung-gunung Api yang Menakjubkan

Cara Menuju ke Sana

Pesona Pulau Padar di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Shutterstock Pesona Pulau Padar di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Akses utama menuju Taman Nasional Kelimutu biasanya dimulai dari Ende atau Maumere. Desa terdekat sebagai titik singgah adalah Moni. 

Dari Moni, Anda bisa menyewa sepeda motor atau menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai pintu gerbang taman nasional.

Kabar baiknya, jalur pendakian dari tempat parkir menuju puncak cukup mudah dan hanya memakan waktu sekitar 20 hingga 30 menit melalui jalur yang sudah tertata rapi.

Baca juga: 3 Rute Touring Motor Menakjubkan di Flores, Siapkan Diri Sebelum Berangkat

Tips Penting untuk Wisatawan

Agar perjalananmu lancar, perhatikan beberapa tips praktis berikut:

  • Harga Tiket: Pastikan kamu menyiapkan uang tunai untuk membayar biaya masuk taman nasional, yang memiliki tarif berbeda antara wisatawan domestik dan mancanegara.
  • Keamanan: Tetaplah berada di balik pagar pengaman yang telah disediakan di bibir kawah. Angin kencang dan tebing yang curam bisa menjadi risiko jika Anda terlalu dekat ke tepian.
  • Hormati Budaya Lokal: Bagi masyarakat setempat, danau-danau ini dianggap keramat. Jaga perilaku dan jangan membuang sampah sembarangan di area taman nasional.

Menyaksikan perubahan warna di kawah Kelimutu adalah pengalaman sekali seumur hidup yang wajib masuk dalam daftar impian liburan Anda di Indonesia. 

Jadi, kapan kamu berencana terbang ke Flores?

Baca juga: Jelajah Hutan Poco Ndeki sambil Amati Elang Flores di Manggarai Timur

Baca juga: Menikmati Keindahan Alam Flores dengan Paket Wisata Labuan Bajo

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Bandara Husein Sastranegara Siap Diaktivasi Kembali untuk Penerbangan Komersial
Bandara Husein Sastranegara Siap Diaktivasi Kembali untuk Penerbangan Komersial
Travel News
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Travel News
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau