Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Rekomendasi Tempat Wisata yang Menawarkan Sensasi Berolahraga di Alam Terbuka

Kompas.com, 2 Mei 2026, 20:30 WIB
Afif Khoirul Muttaqin

Penulis

KOMPAS.COM - Tren liburan kini makin berkembang. Bukan sekadar jalan-jalan santai, banyak orang mulai menggabungkan aktivitas wisata dengan olahraga atau yang dikenal sebagai sport tourism.

 Konsep ini menawarkan pengalaman liburan yang lebih aktif, sehat, sekaligus menyenangkan karena dilakukan di tengah keindahan alam.

Berikut tiga destinasi wisata di Indonesia yang bisa jadi pilihan untuk kamu yang ingin liburan sambil tetap bergerak aktif, dikutip dari Antara News (5/9/23).

Baca juga: Rayakan Hardiknas, Ini 4 Wisata Edukasi Belajar Ramah Anak di Jogja

1. Lari Marathon Sambil Menikmati Keindahan Bali

Ilustrasi lari. Dokter olahraga dr. Risky Dwi Rahayu menjelaskan bahwa lari jarak jauh saat puasa tetap aman dilakukan, tetapi perlu memperhatikan waktu latihan serta risiko dehidrasi dan hipoglikemia.Freepik Ilustrasi lari. Dokter olahraga dr. Risky Dwi Rahayu menjelaskan bahwa lari jarak jauh saat puasa tetap aman dilakukan, tetapi perlu memperhatikan waktu latihan serta risiko dehidrasi dan hipoglikemia.

Pulau Bali tidak hanya terkenal dengan pantai dan budayanya, tetapi juga menjadi lokasi favorit untuk berbagai ajang lari, termasuk marathon. Aktivitas ini memungkinkan wisatawan menikmati panorama alam yang indah sekaligus merasakan atmosfer khas Pulau Dewata.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren lari semakin meningkat, bahkan menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat. 

Bali menghadirkan pengalaman berbeda karena rute larinya sering melewati area wisata yang bebas kendaraan, sehingga cocok juga untuk jogging santai sambil menikmati suasana sekitar.

Tak hanya itu, setelah berolahraga, wisatawan juga bisa menikmati berbagai pilihan akomodasi dan destinasi wisata lain yang membuat pengalaman liburan semakin lengkap.

Baca juga: Punya Masjid Ikonis hingga Kuliner Minang, Sumbar Diproyeksikan Jadi Magnet Wisata Muslim

2. Serunya Bersepeda di Pusuk Bike Park, Lombok

Ilustrasi bersepedaDok. Shutterstock Ilustrasi bersepeda

Bagi pecinta sepeda, kawasan Pusuk di Lombok menawarkan sensasi petualangan yang tidak biasa. 

Trek di Pusuk Bike Park menyuguhkan pengalaman bersepeda di tengah hutan dengan udara segar dan pemandangan alami yang menenangkan.

Rute sepanjang sekitar 1,5 kilometer ini dirancang cukup menantang, dengan berbagai elemen seperti jembatan kayu, jalur bambu, hingga tikungan tajam dan lintasan menurun. 

Aktivitas ini cocok bagi mereka yang ingin menguji adrenalin sekaligus menikmati keindahan alam pegunungan.

Bersepeda di alam terbuka juga menjadi salah satu kegiatan yang populer sejak pandemi, karena dianggap mampu menjaga kebugaran sekaligus memberikan efek relaksasi.

Baca juga: Panduan Lengkap Wisata Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Rute, Tiket, dan Tips

3. Bermain Golf Sambil Healing di Pulau Bintan

Ilustrasi golf.Dok. SHUTTERSTOCK Ilustrasi golf.

Halaman:


Terkini Lainnya
Bandara Husein Sastranegara Siap Diaktivasi Kembali untuk Penerbangan Komersial
Bandara Husein Sastranegara Siap Diaktivasi Kembali untuk Penerbangan Komersial
Travel News
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Travel News
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau