Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pertama Kali Ikut Pesta Air Songkran di Thailand, Ini 10 Aturannya

Kompas.com, 14 April 2026, 12:10 WIB
Krisda Tiofani,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tiap bulan April, warga Thailand merayakan Songkran, perayaan tahun baru yang identik dengan pesta air dan basah-basahan. Warga dan wisatawan bisa saling menembakkan air satu sama lain selama perayaan ini berlangsung. 

Songkran 2026 berlangsung dari Senin (13/4/2026) sampai Rabu (15/4/2026). Beberapa lokasi di Bangkok merayakan festival ini hingga akhir bulan, tapi puncaknya berada tepat pada tiga hari tersebut.

Baca juga:

Di balik kemeriahannya, Songkran juga memiliki makna budaya dan tradisi mendalam, dari ritual membersihkan diri hingga menghormati orangtua dan leluhur.

Baru-baru ini, pihak kepolisian Thailand mengeluarkan aturan Songkran. Isinya hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan, dikutip dari The Nation Thailand, Selasa (14/4/2026). Salah satu tujuannya adalah mengurangi kecelakaan dan perilaku kriminal. 

Aturan Songkran di Thailand, wisatawan wajib tahu

1. Dilarang mengganggu orang lain

Songkran 2026 di Thailand berlangsung dari Senin (13/4/2026) sampai Rabu (15/4/2026). Simak aturan Songkran yang wajib diketahui.WIKIMEDIA COMMONS/JJ HARRISON Songkran 2026 di Thailand berlangsung dari Senin (13/4/2026) sampai Rabu (15/4/2026). Simak aturan Songkran yang wajib diketahui.

Masyarakat dan wisatawan yang mengikuti perayaan Songkran disarankan untuk bertanya kepada orang asing terlebih dahulu apakah ingin ikut berpartisipasi atau tidak.

Mereka yang mengenakan seragam kerja atau membawa perangkat elektronik sebaiknya dihindari selama festival berlangsung.

Sementara itu, mengangkut air dengan truk terbuka masih diperbolehkan, tapi dilarang keras menaiki tepi bak truk atau berdiri di atap saat kendaraan bergerak.

Hal ini diatur untuk menghindari risiko jatuh yang menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan fatal selama Songkran.

2. Wajib menjaga barang pribadi

Di zona yang padat penduduk, polisi menyarankan untuk menggunakan tas kedap air yang tertutup rapat.

Demi mencegah pencurian dengan modus "merobek dan merampas", masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak menggantung tas secara longgar di leher mereka.

3. Berkendara dalam kondisi sadar

Songkran 2026 di Thailand berlangsung dari Senin (13/4/2026) sampai Rabu (15/4/2026). Simak aturan Songkran yang wajib diketahui.Getty Images/Paula Bronstein Songkran 2026 di Thailand berlangsung dari Senin (13/4/2026) sampai Rabu (15/4/2026). Simak aturan Songkran yang wajib diketahui.

Selama periode "Tujuh Hari Berbahaya" yang ditetapkan polisi Thailand, pengemudi wajib memeriksa kendaraan mereka dan memastikan mereka dalam kondisi prima untuk perjalanan jauh.

Tidak hanya itu, mereka diimbau beristirahat secara teratur untuk mencegah kecelakaan akibat kelelahan.

Baca juga: 

4. Dilarang menggunakan pistol air bertekanan tinggi

Songkran 2026 di Thailand berlangsung dari Senin (13/4/2026) sampai Rabu (15/4/2026). Simak aturan Songkran yang wajib diketahui.SHUTTERSTOCK/VIROJT CHANGYENCHAM Songkran 2026 di Thailand berlangsung dari Senin (13/4/2026) sampai Rabu (15/4/2026). Simak aturan Songkran yang wajib diketahui.

Setiap pengunjung yang menggunakan pistol air atau pipa PVC selama festival, dilarang memodifikasinya sampai dapat membahayakan mata atau tubuh pengunjung lainnya.

Bila ketahuan melanggar aturan ini hingga menyebabkan korban cidera serius, dapat dikenai hukuman penjara hingga dua tahun atau denda hingga 4.000 baht (Rp 2,1 jutaan) atau lebih sesuai dengan aturan yang berlaku.

5. Dilarang menjual alkohol

Warga dan wisatawan berusia di bawah 20 tahun dilarang menjual alkohol selama festival Songkran berlangsung.

Penjualan alkohol hanya boleh dilakukan oleh orang dewasa dan mengikuti jam operasional sesuai hukum, yakini pukul 11.00-14.00 dan pukul 17.00-tengah malam waktu Thailand.

Khusus area festival yang berlangsung di taman nasional dan gedung pemerintahan, dilarang menjual alkohol tanpa terkecuali.

Halaman:


Terkini Lainnya
Bandara Husein Sastranegara Siap Diaktivasi Kembali untuk Penerbangan Komersial
Bandara Husein Sastranegara Siap Diaktivasi Kembali untuk Penerbangan Komersial
Travel News
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Travel News
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau