KOMPAS.com - Sejumlah maskapai penerbangan internasional menaikkan tarif bagasi terdaftar mulai April 2026. Langkah ini diambil usai melonjaknya harga bahan bakar pesawat (avtur) akibat perang Amerika Serikat (AS)-Israel lawan Iran.
Perang tersebut memicu gangguan rantai pasokan, yang mengakibatkan maskapai penerbangan memperketat margin keuntungan mereka demi menekan biaya operasional.
Baca juga:
Sejumlah maskapai penerbangan bahkan membatalkan rute tertentu dan menaikkan harga tiket pesawat akibat hal tersebut, misalnya Qantas, Cathay Pacific, dan Thai Airways yang telah memberlakukan biaya tambahan bahan bakar.
Sementara itu, sejumlah maskapai penerbangan internasional ini menetapkan kenaikan biaya bagasi terdaftar. Simak daftarnya.
Sejumlah maskapai penerbangan internasional menaikkan tarif bagasi terdaftar mulai April 2026 akibat mahalnya harga avtur. Salah satunya United Airlines.Pelaku perjalanan yang membeli tiket pesawat United Airlines mulai Jumat (3/4/2026) dan setelahnya, dikenakan biaya tambahan untuk bagasi sebesar 10 dollr AS atau sekitar Rp 170.000 untuk bagasi terdaftar pertama dan kedua.
Adapun untuk bagasi tambahan ketiga dikenakan tarifnya naik sebesar 50 dollar AS atau sekitar Rp 854.000-an, dikutip dari Fox Business pada Kamis (9/4/2026).
Dengan demikian, tarif bagasi United Airlines saat ini dibanderol sebesar 45 dollar AS (sekitar Rp 769.000) untuk bagasi pertama, 55 dollar AS (sekitar Rp 940.000) untuk bagasi kedua, dan 200 dollar AS (sekitar Rp 3,4 jutaan) untuk bagasi ketiga.
Baca juga:
Sejumlah maskapai penerbangan internasional menaikkan tarif bagasi terdaftar mulai April 2026 akibat mahalnya harga avtur. Salah satunya Delta Airlines.Delta Airlines menetapkan kenaikan biaya bagasi terdaftar pertama dan kedua sebesar 10 dollar AS atau sekitar Rp 170.000-an mulai Rabu (8/4/2026).
Khusus bagasi terdaftar ketiga, maskapai penerbangan ini menaikkan biaya hingga 50 dollar AS atau sekitar Rp 854.000-an.
Perubahan ini berlaku untuk rute domestik dan beberapa rute internasional jarak pendek tertentu, dan tidak akan memengaruhi penerbangan internasional jarak jauh atau fasilitas bagasi gratis.
Sejumlah maskapai penerbangan internasional menaikkan tarif bagasi terdaftar mulai April 2026 akibat mahalnya harga avtur. Salah satunya JetBlue.Maskapai penerbangan JetBlue termasuk yang pertama menaikkan biaya bagasi tercatat sejak akhir Maret 2026.
Tarif bagasi terdaftar pertama untuk penerbangan domestik naik menjadi 39 dollar AS (Rp 66.000-an) dari 35 dollar AS (Rp 598.000-an) pada tanggal keberangkatan di luar jam sibuk.
Kemudian, kenaikan menjadi 49 dollar AS (Rp 837.000) dari 40 dollar AS (Rp 683.000) pada musim liburan, dilansir dari Business Insider.
Baca juga:
Sejumlah maskapai penerbangan internasional menaikkan tarif bagasi terdaftar mulai April 2026 akibat mahalnya harga avtur. Salah satunya Southwest Airlines.Biaya bagasi terdaftar di maskapai penerbangan Southwest Airlines akan meningkat sebesar 10 dollar atau Rp 170.000-an untuk semua tiket pesawat yang dipesan mulai Kamis (9/4/2026).
Tarif bagasi terdaftar pertama meningkat sekitar 28 persen menjadi 45 dollar AS atau Rp 769.000-an, sedangkan bagasi terdaftar kedua akan dikenakan biaya 55 dollar AS atau Rp 940.000-an.
Baca juga: 7 Maskapai yang Naikkan Tarif dan Kurangi Rute, Imbas Harga Avtur Naik
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang