Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Manulife Syariah Indonesia Catat Total Pendapatan Rp 302,1 Miliar Sepanjang 2025

Kompas.com, 28 Mei 2026, 23:00 WIB
Agustinus Rangga Respati,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Syariah (Manulife Syariah Indonesia) mencatatkan total pendapatan usaha sebesar Rp 302,1 miliar sepanjang 2025.

Angka tersebut meningkat signifikan secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai dari Rp 66,5 miliar.

Presiden Direktur & CEO Manulife Syariah Indonesia Fauzi Arfan menjelaskan, setelah diluncurkan secara resmi sebagai entitas independen pada bulan Desember 2024, kinerja ini mendorong pertumbuhan aset menjadi Rp 1,55 triliun.

"Meningkatnya minat masyarakat terhadap perlindungan berbasis syariah mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap pendekatan berbasis nilai dalam keamanan finansial. Pada tahun pertama operasional kami sebagai bisnis syariah yang independen, kami telah melihat respons positif dari pasar, sebagaimana tercermin dalam pertumbuhan pesat kami," kata dia dalam keterangan resmi, Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Manulife Syariah Indonesia Resmi Beroperasi, Dorong Pertumbuhan Keuangan Syariah di Indonesia

Ia menambahkan, kinerja tersebut didukung oleh rasio solvabilitas yang kuat, dengan Rasio Solvabilitas Dana Tabarru’ dan Dana Tanahud sebesar 797 persen serta Dana Perusahaan sebesar 5.433 persen, keduanya jauh di atas persyaratan OJK.

Sepanjang tahun 2025, Fauzi bilang, Manulife Syariah Indonesia menyalurkan manfaat kepada peserta melalui pembayaran klaim sebesar Rp 83,9 miliar, atau meningkat sekitar 99 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi lain, perusahaan juga mencatat surplus underwriting dana tabarru’ sebesar Rp 766 juta, yang menunjukkan pengelolaan dana peserta tetap berada dalam kondisi sehat.

Baca juga: Ekonomi Syariah Dinilai Tak Bisa Hanya Besar di Statistik

Sejalan dengan kinerja bisnisnya, Manulife Syariah Indonesia terus mewujudkan nilai-nilai berbagi, bertumbuh, dan berdampak sebagai landasan operasionalnya.

Komitmen ini tercermin melalui penyediaan solusi perlindungan berbasis syariah serta berbagai inisiatif sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Salah satu program unggulannya adalah Wakaf Air, yang bertujuan mendukung akses air bersih dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan, sejalan dengan prinsip-prinsip dampak dan keberlanjutan dalam keuangan syariah.

Baca juga: Perbankan Syariah RI Makin Moncer, Pembiayaan Capai Rp 716 Triliun

Halaman:


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau