Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Harga Minyak Dunia Anjlok 5 Persen Usai AS Buka Jalur Diplomasi dengan Iran

WASHINGTON, KOMPAS.com - Harga minyak mentah dunia jatuh lebih dari 5 persen pada perdagangan Rabu (27/5/2026) setelah pemerintah Amerika Serikat membuka peluang lebih besar bagi jalur diplomasi dengan Iran, sehingga meredakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak global.

Harga minyak mentah dunia turun pada hari Rabu setelah Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan Amerika Serikat (AS) akan memberikan kesempatan terbaik bagi perundingan dengan Iran untuk berhasil.

Harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) anjlok lebih dari 5 persen dan ditutup pada harga 88,68 dollar AS per barrel.

Sedangkan, patokan internasional harga minyak Brent juga turun lebih dari 5 persen dan ditutup pada 94,29 dollar AS per barrel.

Dalam rapat Kabinet Gedung Putih, Rubio mengatakan pembicaraan dengan Iran telah mencapai beberapa kemajuan.

Rubio berujar, Presiden AS Donald Trump lebih menyukai diplomasi, tetapi memiliki pilihan lain jika itu tidak berhasil. Hal tersebut kemungkinan merujuk pada serangan militer yang diperbarui.

“Intinya adalah kami lebih memilih jalur diplomatik melalui negosiasi dan kami akan memberikan setiap kesempatan agar jalur ini berhasil,” kata Menteri Luar Negeri, dikutip dari CNBC, Kamis (28/5/2026).

Secara umum, Trump mengatakan tidak akan mengizinkan Iran untuk mengendalikan Selat Hormuz, sebagai bagian dari kesepakatan.

Sedikit catatan, sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz sebelum perang.

“Selat itu akan terbuka untuk semua orang. Itu perairan internasional, tidak ada yang akan mengendalikannya,” kata Trump dalam rapat kabinetnya.


Sebelumnya, televisi pemerintah Iran mengatakan Teheran telah berkomitmen untuk memulihkan lalu lintas komersial melalui Selat Hormuz ke tingkat sebelum perang dalam waktu satu bulan setelah kesepakatan dengan AS.

Laporan tersebut, yang membayangkan Iran mengelola lalu lintas kapal melalui selat tersebut dengan kerja sama dari Oman, muncul ketika negosiasi masih berlangsung.

Namun Gedung Putih menyatakan dalam sebuah unggahan di media sosial, laporan tentang nota kesepahaman itu adalah sebuah kebohongan belaka.

Iran dan AS berada di ambang kesepakatan atau babak baru eskalasi militer minggu ini.

Pasukan AS melancarkan serangan di Iran selatan, sebuah langkah yang digambarkan Pentagon sebagai tindakan defensif. Di sisi lain, Teheran bersumpah akan membalas serangan tersebut.

Para veteran industri skeptis, aliran minyak akan segera kembali ke tingkat sebelum perang.

Kepala Abu Dhabi National Oil Co, Sultan Ahmed al-Jaber mengungkapkan, dibutuhkan setidaknya empat bulan untuk meningkatkan aliran minyak hingga 80 persen dari tingkat normal bahkan jika konflik AS-Iran berakhir segera. 

Ia menambahkan bahwa aliran minyak baru akan sepenuhnya normal pada kuartal pertama atau kedua 2027.

https://money.kompas.com/read/2026/05/28/051751326/harga-minyak-dunia-anjlok-5-persen-usai-as-buka-jalur-diplomasi-dengan-iran

Terkini Lainnya

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com