Inovasi dan Keamanan Teknologi Lakuemas dalam Investasi Emas Digital

Kompas.com - 23/01/2025, 11:00 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Seiring dengan tren harga emas yang terus meroket, mencapai pertumbuhan 30 persen pada 2024, emas semakin diminati sebagai instrumen investasi yang menjanjikan.

Namun, di tengah ketidakpastian global, tantangan terbesar bagi masyarakat adalah bagaimana memastikan keamanan dan kenyamanan dalam berinvestasi, terutama secara digital.

Melihat kebutuhan tersebut, Lakuemas sebagai platform investasi emas digital terdepan di Indonesia, terus melakukan inovasi teknologi untuk memastikan pengguna dapat bertransaksi dengan aman dan fleksibel.

CEO Lakuemas Edy Setiawan menekankan pentingnya memilih platform yang terpercaya serta terjamin keamanannya dalam berinvestasi emas digital.

Baca juga: Keuntungan Berinvestasi Emas Digital: Praktis, Aman, dan Hemat Biaya

Lakuemas menawarkan berbagai fitur unggulan yang didukung oleh teknologi dan sistem keamanan terbaik.

Head of Product Lakuemas Tirta Sudira mengatakan bahwa platform Lakuemas memiliki berbagai keunggulan melalui ekosistem Central Mega Kencana (CMK), yang memungkinkan Lakuemas untuk mengembangkan fitur-fitur terbaik.

“Kami memiliki fitur unggulan membership Lakuemas Elite, yang menawarkan spread harga 1,5 persen, pencairan lebih cepat maksimal 1 jam (berdasarkan tier tertentu), hingga fitur Laku Simpan yang memungkinkan penyimpanan mulai dari 1 gram saja,” jelasnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (22/1/2025).

Keamanan data pengguna juga menjadi perhatian utama Lakuemas. Platform ini telah memperoleh sertifikasi ISO 27001, standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Baca juga: Dukung Kesejahteraan Karyawan, FL Technics Kantongi Sertifikasi Praktik SDM

Dengan sertifikasi tersebut, Lakuemas memastikan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi pengguna terjaga dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Edy Setiawan mengatakan bahwa  Lakuemas terus melakukan peningkatan pada fitur keamanan dan menciptakan inovasi baru untuk mempermudah pelanggan dalam melakukan berbagai transaksi, seperti beli, jual, atau menabung emas secara lebih praktis dan aman.

"Kami berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang merasa aman dan nyaman melakukan investasi emas digital. Supaya aman, penting bagi masyarakat untuk memilih partner investasi yang tepercaya seperti Lakuemas, yang sudah memiliki izin resmi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan diawasi oleh lembaga kliring Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX)," ucapnya.

Investasi emas digital mulai jadi pilihan

Kepercayaan masyarakat terhadap investasi emas digital juga tercermin dari data yang dirilis oleh Bappebti.

Dari Januari hingga September 2024, nilai transaksi emas fisik secara digital mencapai Rp 41,3 triliun atau meningkat drastis sebesar 1.181 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut juga diikuti oleh kenaikan volume transaksi emas dari 3.365,8 kilogram (kg) menjadi 35.178,48 kg pada periode yang sama. Angka-angka ini menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas digital di Indonesia.

Baca juga: Keuntungan Berinvestasi Emas Digital: Praktis, Aman, dan Hemat Biaya

Selain inovasi dalam fitur dan keamanan, Lakuemas juga aktif berkolaborasi dengan berbagai mitra e-commerce dan brand untuk memperluas edukasi dan pemberdayaan konsumen.

Pada 2025, Lakuemas merencanakan kolaborasi yang lebih luas dengan perguruan tinggi melalui program campus ambassador, sehingga edukasi tentang investasi emas digital dapat menjangkau lebih banyak generasi muda, terutama dari kalangan generasi z (gen z).

Copyright 2008 - 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com