Kurban Bisa Jadi Solusi Krisis Iklim, Ini Cara Dompet Dhuafa

Kompas.com - 30/04/2026, 16:20 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – Ibadah kurban tak hanya bermakna spiritual, tetapi juga berpotensi menjadi bagian dari solusi krisis iklim. Perspektif ini diangkat Dompet Dhuafa melalui partisipasinya dalam ajang Green Jobs Fest 2026 di Cibis Park, Jakarta Selatan, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sesi talkshow “Green Talks” bertema The Human Side of Transition: Menjembatani Ilmu Sosial ke dalam Ekosistem Kerja Berkelanjutan, Ketua Kurban Dompet Dhuafa 2026, Ali Bastoni, menjelaskan bahwa kurban dapat dipandang sebagai bagian dari ekosistem ekonomi hijau.

“Di Dompet Dhuafa, kami melihat kurban sebagai siklus ekonomi yang kompleks. Dalam konteks ekonomi hijau, ada aspek nutrisi, spiritual, hingga pengelolaan limbah yang harus diperhatikan dampak ekologinya,” ujar Ali dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (30/4/2026).

Ia menuturkan, program Tebar Hewan Kurban (THK) yang dijalankan sejak 1994 tidak hanya berfokus pada distribusi daging, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi di tingkat akar rumput.

Melalui program tersebut, Dompet Dhuafa mendampingi peternak kecil agar lebih mandiri dan memiliki daya saing.

Di sisi hulu, pengelolaan lingkungan menjadi perhatian penting. Melalui kemitraan dengan DD Farm, limbah peternakan diolah menjadi pupuk organik guna meminimalkan emisi metana.

Baca juga: Peternakan Anjing di Permukiman Kaligangsa Tegal Akhirnya Ditutup, Puluhan Hewan Dipindahkan

“Jika tidak dikelola, limbah peternakan dapat menimbulkan dampak lingkungan seperti gas metana. Karena itu, kami menginisiasi pengelolaan limbah agar tidak mencemari lingkungan,” jelas Ali.

Sementara di sisi hilir, inovasi dilakukan dalam distribusi daging kurban, terutama di wilayah terdepan, terluar, tertinggal (3T). Dompet Dhuafa mulai mengganti kantong plastik dengan bahan ramah lingkungan, seperti daun jati dan wadah rotan. Selain mengurangi sampah plastik, langkah ini juga memberdayakan pengrajin lokal.

Tak hanya itu, Dompet Dhuafa juga mengembangkan pendekatan berkelanjutan melalui skema endowment fund dan program pendampingan. Upaya ini ditujukan untuk membantu masyarakat, termasuk mereka yang terdampak bencana, agar dapat bertransformasi menjadi peternak yang mandiri.

“Membantu itu penting, tetapi yang lebih berdampak adalah membuat mereka mandiri melalui pendampingan berkelanjutan. Dari penerima manfaat, mereka bisa menjadi pemberi manfaat,” kata Ali.

Baca juga: Korupsi Hambat Perbaikan Tata Kelola Sampah dan Transisi Ekonomi Hijau

Kesiapan SDM untuk ekonomi hijau

Dalam diskusi yang sama, Manager Strategic Partnerships Krealogi, Wilda Romadona, menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung ekonomi hijau.

“Pekerjaan di sektor ini tidak terbatas pada jurusan tertentu. Dibutuhkan juga soft skills, seperti komunikasi, manajemen pemangku kepentingan, dan kemampuan analitis, terutama bagi generasi muda,” ujarnya.

Sementara itu, Founder & Director Saka Dala, Veronica, menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan produk berkelanjutan berbasis sumber daya lokal.

Namun, ia menekankan perlunya penguatan dari sisi inovasi dan branding agar mampu bersaing di tingkat global.

“Indonesia unggul dari sisi bahan baku, tetapi masih perlu mendorong inovasi dan keberanian untuk tampil berbeda dalam program keberlanjutan,” kata Veronica.

Baca juga: Tanggap Darurat Kecelakaan Kereta di Bekasi, DMC Dompet Dhuafa Bantu Evakuasi Korban

Partisipasi Dompet Dhuafa dalam ajang yang diselenggarakan Coaction Indonesia, Seasoldier, dan Cibis Park ini menunjukkan bahwa sektor filantropi turut berperan dalam menciptakan lapangan kerja ramah lingkungan, khususnya bagi peternak kecil di berbagai daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Dompet Dhuafa juga menghadirkan layanan melalui Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC), termasuk layanan medis dan ambulans, serta program Gerai Berbagi Berkah.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Dompet Dhuafa mengajak masyarakat melihat kurban dari perspektif yang lebih luas—tidak hanya sebagai ibadah, tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Dengan pendekatan ini, kurban diharapkan tidak hanya memberi manfaat jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan dan upaya penanganan krisis iklim.

Dompet Dhuafa juga mendorong partisipasi masyarakat melalui program kurban digital serta gerakan pelestarian lingkungan, seperti penanaman mangrove.

Terkini Lainnya
Aroma Kebaikan HMNS dalam Tebar Hewan Kurban untuk Warga di Maluku dan Jawa Timur

Aroma Kebaikan HMNS dalam Tebar Hewan Kurban untuk Warga di Maluku dan Jawa Timur

Inspirasi
Warga Desa Jepang Terima 70 Hewan Kurban Dompet Dhuafa

Warga Desa Jepang Terima 70 Hewan Kurban Dompet Dhuafa

Inspirasi
Warga Desa Waspait Antusias Sambut Kedatangan Sapi Kurban di Pulau Buru

Warga Desa Waspait Antusias Sambut Kedatangan Sapi Kurban di Pulau Buru

Inspirasi
Mengintip Berkah Zakat di Balik Perbaikan Rumah Karyawan PT Adev Melalui Dompet Dhuafa

Mengintip Berkah Zakat di Balik Perbaikan Rumah Karyawan PT Adev Melalui Dompet Dhuafa

Inspirasi
Dompet Dhuafa Raih Penghargaan

Dompet Dhuafa Raih Penghargaan "Marcomm & Corcomm Dream Team 2026"

Inspirasi
Dompet Dhuafa Terima Donasi Infak Pelanggan PT MDS Retailing Tbk untuk Beasiswa Pendidikan

Dompet Dhuafa Terima Donasi Infak Pelanggan PT MDS Retailing Tbk untuk Beasiswa Pendidikan

Inspirasi
Cerita dari Sudut Desa Ampuah Lumpo: Merawat Sapi, Menyekolahkan Mimpi

Cerita dari Sudut Desa Ampuah Lumpo: Merawat Sapi, Menyekolahkan Mimpi

Inspirasi
Dompet Dhuafa Dorong Kurban Tepat Sasaran, Distribusi Menjangkau Wilayah Pascabencana

Dompet Dhuafa Dorong Kurban Tepat Sasaran, Distribusi Menjangkau Wilayah Pascabencana

Inspirasi
Bangkitkan Ekonomi Pascabencana, Dompet Dhuafa dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan

Bangkitkan Ekonomi Pascabencana, Dompet Dhuafa dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan

Inspirasi
Borong 3 Penghargaan PFI 2026, Dompet Dhuafa Tegaskan Komitmen di Ekosistem Filantropi Nasional

Borong 3 Penghargaan PFI 2026, Dompet Dhuafa Tegaskan Komitmen di Ekosistem Filantropi Nasional

Inspirasi
Kartini Tangguh dari Sukabumi, Kisah Peternak Perempuan Sekolahkan Anak hingga Perguruan Tinggi

Kartini Tangguh dari Sukabumi, Kisah Peternak Perempuan Sekolahkan Anak hingga Perguruan Tinggi

Inspirasi
Kongres Parlemen GSF 2026 Cetuskan Deklarasi Brussels, Delegasi Indonesia Desak Dunia Bertindak untuk Palestina

Kongres Parlemen GSF 2026 Cetuskan Deklarasi Brussels, Delegasi Indonesia Desak Dunia Bertindak untuk Palestina

Inspirasi
Simulasi Gempa di Agam, Dompet Dhuafa Volunteer Sumbar Tingkatkan Kesiapsiagaan Siswa

Simulasi Gempa di Agam, Dompet Dhuafa Volunteer Sumbar Tingkatkan Kesiapsiagaan Siswa

Inspirasi
Kurban Bisa Jadi Solusi Krisis Iklim, Ini Cara Dompet Dhuafa

Kurban Bisa Jadi Solusi Krisis Iklim, Ini Cara Dompet Dhuafa

Inspirasi
2 Dekade Gempa Jogja, Dompet Dhuafa Yogyakarta Pupuk Budaya Siaga Warga lewat Simulasi HKB 2026

2 Dekade Gempa Jogja, Dompet Dhuafa Yogyakarta Pupuk Budaya Siaga Warga lewat Simulasi HKB 2026

Inspirasi
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com