Cerita dari Sudut Desa Ampuah Lumpo: Merawat Sapi, Menyekolahkan Mimpi

Kompas.com - 30/05/2026, 13:36 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Dahulu, Izzamdi hanya seorang kuli tani dan penjual sayur dengan penghasilan yang tak menentu. Namun, garis hidupnya berubah sejak bergabung dengan Kampung Ternak Marapuyan Saiyo di Desa Ampuah Lumpo pada 2017 silam.

Lewat program pemberdayaan Dompet Dhuafa, Izzamdi kini bukan sekadar peternak. Ia adalah ayah yang berhasil mengantarkan anaknya hingga ke bangku perguruan tinggi.

“Dompet Dhuafa membantu masyarakat kami dari tahun 2017 di Desa Ampuah Lumpo. Sebelum bergabung dengan kelompok Dompet Dhuafa, saya kuli tani dan menjual sayur-sayuran," ungkap peternak tersebut.

"Setelah bergabung dengan kelompok ternak Dompet Dhuafa, kami-kami ini bisa belajar banyak dan menyekolahkan anak hingga kuliah. Bersyukur dan senang sekali Dompet Dhuafa sudah bantu banyak orang di sini, alhamdulillah juga daging kurban bisa dibagi-bagi ke pelosok-pelosok,” tambah Izzamdi.

Bagi Izzamdi dan sembilan kepala keluarga lainnya di Pesisir Selatan, setiap ekor sapi yang mereka rawat adalah titipan penuh harapan.

Semangat mereka kian berlipat saat mengetahui bahwa sapi-sapi ini akan dikirim untuk saudara-saudara yang membutuhkan di Pulau Mentawai, Solok, hingga penyintas bencana Galodo di Batu Busuk dan Agam.

Mempersiapkan Iduladha dengan baik, tim Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa melakukan Quality Control (QC) bagi hewan-hewan ternak domba/kambing (doka) dan sapi di kandang-kandang ternak pemberdayaan ekonomi Dompet Dhuafa se-Indonesia.

Pada Rabu (06/05/2026) lalu, Dompet Dhuafa Singgalang (Sumatra Barat) turut melangsungkan QC di kandang Kampung Ternak Marapuyan Saiyo, Desa Ampuah Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.

Rangkaian QC tersebut di antaranya melakukan penimbangan bobot, memastikan usia, hingga pengecekan kesehatan hewan ternak, sesuai syariat dan standar yang telah ditentukan Dompet Dhuafa agar memenuhi syarat kurban.

Selain itu, Dompet Dhuafa juga memastikan bahwa hewan-hewan ternak yang dikurbankan adalah hewan jantan.

Baca juga: Dompet Dhuafa Dorong Kurban Tepat Sasaran, Distribusi Menjangkau Wilayah Pascabencana

Turut memantau langsung proses berjalannya QC di Kampung Ternak Marapuyan Saiyo, Novil Oksan Putra selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Singgalang.

Dia menyampaikan, Kampung Ternak Marapuyan Saiyo merupakan program pemberdayaan ekonomi Dompet Dhuafa Singgalang yang berdiri sejak tahun 2017 dan terdapat 10 anggota (KK) penerima manfaat dengan jumlah sapi 20 ekor di kandang Kampung Ternak ini.

Izzamdi melalui program pemberdayaan Dompet Dhuafa menjadi peternak yang berhasil mengantarkan anaknya ke bangku perguruan tinggi.DOK. DOMPET DHUAFA Izzamdi melalui program pemberdayaan Dompet Dhuafa menjadi peternak yang berhasil mengantarkan anaknya ke bangku perguruan tinggi.

Novil menjelaskan, “program kampung ternak ini sejalan dengan adanya program THK. Setiap tahunnya, ada kebutuhan lebih dari 50 ekor sapi saat Hari Raya Kurban untuk didistribusikan di wilayah Sumatra Barat."

"Oleh karena itu DD Singgalang menginisiasi program Kampung Ternak Marapuyan Saiyo untuk mensuplai kebutuhan penyaluran hewan kurban tersebut," tambahnya.

Ia juga mengatakan, “kampung Ternak hadir di Kabupaten Pesisir Selatan ini karena mayoritas masyarakatnya bertani, dan untuk sapi lebih mudah dikelola di daerah ini karena berlimpah pakan rumputnya."

"Pun limbah kotoran sapi kembali diolah menjadi pupuk organik bagi area pertanian. Pengelolaan Kampung Ternak ini dilakukan terpusat di satu kandang secara komunal, jadi para anggotanya juga melakukan pembagian tugas secara bergantian. Sehingga perawatan dan pengawasan terhadap hewan ternak ini sangat serius dilakukan," jelas Novil.

“Dan karena program ini juga bersumber dari dana zakat, maka mayoritas penerima manfaatnya juga dalam kategori dhuafa. Juga dengan adanya Kampung Ternak ini bisa membantu mereka untuk meningkatkan taraf ekonomi,” tambahnya.

Setiap tahunnya dalam program THK, Dompet Dhuafa mendistribusikan daging hewan kurban ke daerah minus kurban, terluar, maupun pelosok negeri (pedalaman) seperti di wilayah Lubuk Minturun, Nanggalo, Tanah Datar, Mentawai, Malalo, dan Solok.

Selain itu, daging hewan kurban turut didistribusikan sebagai dukungan dan pendampingan bagi masyarakat yang saat ini masih berjuang pasca bencana Galodo (banjir bandang) seperti wilayah Batu Busuk dan Agam, Sumatra Barat.

Baca juga: Hidupkan Kandang Kosong, Dompet Dhuafa Jateng Salurkan 50 Domba untuk Warga Tolokan

Izzamdi juga mengaku sangat bersyukur dan bisa menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi dari hasil merawat hewan ternak sapi bersama program pemberdayaan ekonomi Dompet Dhuafa.

“Kami pun semangat merawat ternak ini, ketika kami tahu bahwa sapi-sapi ini untuk kurban jauh di Pulau Mentawai, Solok, apalagi untuk saudara-saudara kita yang terkena bencana kemarin,” tutup Izzamdi.

Terkini Lainnya
Aroma Kebaikan HMNS dalam Tebar Hewan Kurban untuk Warga di Maluku dan Jawa Timur

Aroma Kebaikan HMNS dalam Tebar Hewan Kurban untuk Warga di Maluku dan Jawa Timur

Inspirasi
Warga Desa Jepang Terima 70 Hewan Kurban Dompet Dhuafa

Warga Desa Jepang Terima 70 Hewan Kurban Dompet Dhuafa

Inspirasi
Warga Desa Waspait Antusias Sambut Kedatangan Sapi Kurban di Pulau Buru

Warga Desa Waspait Antusias Sambut Kedatangan Sapi Kurban di Pulau Buru

Inspirasi
Mengintip Berkah Zakat di Balik Perbaikan Rumah Karyawan PT Adev Melalui Dompet Dhuafa

Mengintip Berkah Zakat di Balik Perbaikan Rumah Karyawan PT Adev Melalui Dompet Dhuafa

Inspirasi
Dompet Dhuafa Raih Penghargaan

Dompet Dhuafa Raih Penghargaan "Marcomm & Corcomm Dream Team 2026"

Inspirasi
Dompet Dhuafa Terima Donasi Infak Pelanggan PT MDS Retailing Tbk untuk Beasiswa Pendidikan

Dompet Dhuafa Terima Donasi Infak Pelanggan PT MDS Retailing Tbk untuk Beasiswa Pendidikan

Inspirasi
Cerita dari Sudut Desa Ampuah Lumpo: Merawat Sapi, Menyekolahkan Mimpi

Cerita dari Sudut Desa Ampuah Lumpo: Merawat Sapi, Menyekolahkan Mimpi

Inspirasi
Dompet Dhuafa Dorong Kurban Tepat Sasaran, Distribusi Menjangkau Wilayah Pascabencana

Dompet Dhuafa Dorong Kurban Tepat Sasaran, Distribusi Menjangkau Wilayah Pascabencana

Inspirasi
Bangkitkan Ekonomi Pascabencana, Dompet Dhuafa dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan

Bangkitkan Ekonomi Pascabencana, Dompet Dhuafa dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Pengentasan Kemiskinan

Inspirasi
Borong 3 Penghargaan PFI 2026, Dompet Dhuafa Tegaskan Komitmen di Ekosistem Filantropi Nasional

Borong 3 Penghargaan PFI 2026, Dompet Dhuafa Tegaskan Komitmen di Ekosistem Filantropi Nasional

Inspirasi
Kartini Tangguh dari Sukabumi, Kisah Peternak Perempuan Sekolahkan Anak hingga Perguruan Tinggi

Kartini Tangguh dari Sukabumi, Kisah Peternak Perempuan Sekolahkan Anak hingga Perguruan Tinggi

Inspirasi
Kongres Parlemen GSF 2026 Cetuskan Deklarasi Brussels, Delegasi Indonesia Desak Dunia Bertindak untuk Palestina

Kongres Parlemen GSF 2026 Cetuskan Deklarasi Brussels, Delegasi Indonesia Desak Dunia Bertindak untuk Palestina

Inspirasi
Simulasi Gempa di Agam, Dompet Dhuafa Volunteer Sumbar Tingkatkan Kesiapsiagaan Siswa

Simulasi Gempa di Agam, Dompet Dhuafa Volunteer Sumbar Tingkatkan Kesiapsiagaan Siswa

Inspirasi
Kurban Bisa Jadi Solusi Krisis Iklim, Ini Cara Dompet Dhuafa

Kurban Bisa Jadi Solusi Krisis Iklim, Ini Cara Dompet Dhuafa

Inspirasi
2 Dekade Gempa Jogja, Dompet Dhuafa Yogyakarta Pupuk Budaya Siaga Warga lewat Simulasi HKB 2026

2 Dekade Gempa Jogja, Dompet Dhuafa Yogyakarta Pupuk Budaya Siaga Warga lewat Simulasi HKB 2026

Inspirasi
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com