Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Universitas Brawijaya Terapkan CFD Tiap Hari Jumat untuk Hemat Energi

Kompas.com, 18 Mei 2026, 11:46 WIB
Melvina Tionardus,
Mahar Prastiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Universitas Brawijaya (UB) akan memberlakukan kebijakan Car Free Day (CFD) setiap hari Jumat sebagai upaya keberlanjutan (sustainability dan menghemat energi sesuai arahan pemerintah pusat.

Aturan jalan bebas kendaraan ini berlaku di sekitar gedung Rektorat hingga bundaran UB.

Sekretaris UB, Dr. Tri Wahyu Nugroho, S.P., M.Si. menjelaskan, kebijakan ini mengupayakan shifting culture atau perpindahan budaya menuju kehidupan yang lebih sehat dan efisien dari sisi penggunaan bahan bakar.

“Kita ingin menciptakan ruang bersama yang sehat bagi seluruh civitas akademika UB,” kata Tri Wahyu, Selasa (12/5/2026), dilansir situs UB, Senin (18/5/2026).

Baca juga: Masih Kaji soal Pendirian Dapur MBG, UB: Harus Bijak, Tidak Boleh Gegabah

Langkah ini sekaligus digunakan sebagai ajang untuk berekspresi.

Seperti penampilan akustik, pameran hasil karya desain mahasiswa, eksposur hasil riset, pameran seni rupa, robotik, dan karya lainnya.

“Ini akan menjadi ruang yang sangat bagus, karena semua orang dapat berkumpul tanpa adanya halangan,” ujar Tri Wahyu.

Boleh jualan selain makanan

Hanya saja, UB tidak mengizinkan momen CFD untuk berjualan makanan. Di luar makanan, boleh saja.

“CFD tidak boleh ada yang jualan makanan, karena ditakutkan akan banyak sampah dan malah menjadi tambahan pekerjaan. Tapi, untuk teman-teman UB yang mau berjualan diperbolehkan, asalkan tidak nyampah. Misalnya, jualan bonsai,” tuturnya.

Baca juga: Mahasiswa UB Teliti Gen Z yang Mudah Resign saat Kerja, Apakah Fakta?

CFD ini masih dalam tahap percobaan selama dua bulan ke depan

Lebih lanjut, perwakilan UPT. Green Campus UB, Angky Wahyu Putranto, S.T.P, M.P., Ph.D., mengatakan bahwa CFD ini masih dalam tahap percobaan (trial) selama dua bulan ke depan.

Angky meyakinkan mahasiswa untuk tidak khawatir bahwa tidak bisa membawa kendaraan ataupun menumpang ojek dan sebagainya. Gerbang-gerbang UB dibuka seperti biasanya.

Baca juga: UB Ganti Nama 4 Fakultas, Teknik Tidak Berubah

Kendaraan hanya tidak dapat melewati daerah yang sudah ditetapkan untuk CFD.

“Kami tidak akan membatasi langsung di depan gerbang. Hanya saja, untuk area sekitar Gedung Rektorat dan bundaran UB tidak dapat dilalui oleh kendaraan,” tutur Angky.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau