Penulis
KOMPAS.com - Bojan Hodak resmi menanggalkan jabatannya sebagai pelatih kepala Persib Bandung pada Senin (25/5/2026) lalu.
Melalui pernyataan resminya, Persib Bandung mengumumkan perpisahan dengan Bojan Hodak usai memberikan tiga gelar beruntun.
“Setelah sukses membawa Persib mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi pelatih kepala,” tulis Persib via Intagram resminya.
Pengamat sepak bola, Ibam Hariri mengatakan jika banyak Bobotoh yang merasa kehilangan sosok Bojan Hodak sebagai pelatih kepala Persib Bandung.
Baca juga: Tantangan Besar Persib Bandung Usai Era Bojan Hodak Berakhir
Pelatih asal Kroasia itu telah menetap di hati para warga Jawa Barat yang sangat mencintai Bojan Hodak.
"Sebenarnya perannya sangat besar. Bisa dilihat banyak respons dari berbagai elemen yang ada di Persib, di Kota Bandung, dan di Jawa Barat yang benar-benar sangat mencintai Bojan Hodak," kata Ibam Hariri dalam sambungan telepon kepada KOMPAS.com, Sabtu (30/5/2026).
Selain itu, Hodak juga sangat dihormati oleh para pemain Persib Bandung dengan kinerja yang ia terapkan selama ini.
"Bojan Hodak selalu dihormati oleh mayoritas pemainnya. Bahkan dari beberapa pemain yang sudah keluar dari Persib pun tidak ada kritik yang terlontar," tambahnya.
Baca juga: Hal yang Bikin Ketum Viking Lega Meski Bojan Hodak Bukan Lagi Pelatih
Ibam Hariri menyoroti karakter orang Sunda yang telah melekat di jiwa Bojan Hodak. Karenanya, banyak orang yang memiliki kesan positif dengannya.
"Bojan Hodak menciptakan banyak sisi emosional dan juga memori yang positif bagi Bobotoh."
"Satu hal lagi yang membuat Bojan Hodak sangat dicintai karena dia sebagai orang Kroasia, tapi perilakunya menurut saya sangat 'Nyunda'," kata Ibam.
Baca juga: Respons Bobotoh Mendengar Bojan Hodak Selesai Jadi Pelatih Persib
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak dalam konferensi pers jelang laga melawan Arema FC di pekan ke-29 Super League 2025-2026. Duel Persib vs Arema FC akan digelar Jumat (24/4/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Mantan pelatih Kuala Lumpur City tersebut berhasil menerapkan kebiasaan orang Sunda yang akhirnya menarik hati para pendukungnya.
"Dia tahu kapan harus keras, kapan harus ramah, dan kapan harus melucu. Itu hal yang sangat disukai oleh orang Sunda dan Bojan Hodak mempraktikkan itu dengan sangat baik."
"Bahkan teman-teman media di Bandung seperti punya jadwal yang teratur, dan sudah dibangun sistemnya oleh Bojan Hodak secara tidak langsung," sambungnya.
Baca juga: Kumpulan Reaksi Pemain Persib Bandung Usai Ditinggal Bojan Hodak
Bagi Ibam, Bobotoh pastinya akan tetap menerima keputusan dengan dewasa. Apalagi, sosok pengganti Hodak juga orang kepercayaanya.