Penulis
KOMPAS.com - Paris Saint-Germain (PSG) kembali meraih gelar Liga Champions musim 2025-2026.
Keberhasilan tersebut tak lepas dari peran pelatih mereka, Luis Enrique, saat PSG mengalahkan Arsenal pada partai final di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026).
Laga berjalan ketat hingga 120 menit dengan skor imbang 1-1. Arsenal sempat unggul cepat lewat gol Kai Havertz pada menit keenam.
PSG kemudian menyamakan kedudukan melalui penalti Ousmane Dembele di babak kedua.
Pemenang akhirnya ditentukan lewat adu penalti. PSG memastikan kemenangan 4-3 setelah penendang kelima Arsenal, Gabriel, gagal mencetak gol.
Hasil tersebut membuat Les Parisiens sukses mempertahankan gelar juara Liga Champions.
Baca juga: PSG Samai Rekor Liga Champions Barcelona dari Era Patrick Kluivert
Keberhasilan PSG kembali menjadi juara menambah catatan apik Luis Enrique dalam partai final.
Pelatih asal Spanyol tersebut dikenal memiliki rekor bagus saat tampil di laga penentuan.
Sepanjang karier kepelatihannya, Enrique berhasil memenangi 16 final dari total 19 pertandingan.
Tiga kekalahan terjadi saat menghadapi Athletic Bilbao pada Piala Super Spanyol 2015, Perancis di UEFA Nations League 2021, dan Chelsea pada Piala Dunia Klub 2025.
Marquinhos mengangkat trofi juara usai memenangkan pertandingan sepak bola final Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) vs Arsenal FC di Puskas Arena di Budapest pada 30 Mei 2026. (Foto oleh FRANCK FIFE / AFP)Khusus di Liga Champions, Enrique masih menjaga catatan sempurna. Ia selalu menang dalam laga final kompetisi tersebut.
Catatan itu dimulai saat Enrique membawa FC Barcelona mengalahkan Juventus dengan skor 3-1 pada final Liga Champions 2015.
Sepuluh tahun kemudian, Enrique kembali mencapai final bersama PSG saat menghadapi Inter Milan.
Pada laga tersebut, PSG menang telak lima gol tanpa balas.
Baca juga: Total Pemasukan PSG di Liga Champions 2025-2026 Usai Menjadi Juara
Luis Enrique mengaku senang setelah PSG kembali menjadi juara Liga Champions.