KOMPAS.com - Kegagalan Arsenal menjuarai Liga Champions 2025-2026 usai ditekuk PSG lewat drama adu penalti 3-4 menciptakan satu rekor buruk.
Final Liga Champions 2025-2026 antara PSG vs Arsenal berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026) malam WIB.
Arsenal bermain imbang 1-1 melawan PSG di waktu normal, namun harus menelan kekalahan 3-4 ketika berlanjut ke adu penalti.
Satu rekor mengecewakan terukir. Inilah kali kedua Arsenal gagal memaksimalkan kesempatan emas untuk menjadi juara baru Liga Champions.
Baca juga: Hasil PSG Vs Arsenal 1-1 (a.p. 4-3): Les Parisiens Pertahankan Gelar UCL!
The Gunners mengulang memori pahit 20 tahun silam sewaktu ditumbangkan Barcelona 1-2 di final Liga Champions 2006.
Sejak Liga Champions menerapkan format baru pada 1992-1993, terdapat tiga klub yang gagal meraih gelar juara untuk pertama kalinya dalam dua kali kesempatan.
Pertama yaitu Valencia. Mereka dua tahun berturut-turut mengalami kegagalan di final Liga Champions pada 2000 dan 2001.
Edisi 2000 dihentikan Real Madrid dengan skor telak 0-3, sedangkan di 2001 kalah adu penalti 4-5 dari Bayern Muenchen.
Baca juga: PSG Atasi Arsenal di Final Liga Champions, Samakan Kehebatan Real Madrid
Klub berikutnya yang bernasib apes gagal merengkuh gelar perdana hingga dua kali tidak lain adalah Atletico Madrid.
Kekalahan Atletico Madrid terasa lebih menyakitkan lantaran dibukukan oleh rival sekota Real Madrid pada edisi 2014 dan 2016.
Kondisi Atletico bahkan sudah nyaris juara di 2014, tapi keunggulan 1-0 buyar di menit akhir akibat gol sundulan Sergio Ramos.
Berlanjut ke babak ekstra, Atletico mulai kehabisan bensin dan kebobolan tiga gol hingga akhirnya keok 1-4.
Baca juga: Hasil Singapore Open 2026: Fajar/Fikri Fantastis Geprek Ganda China
Di 2016, Atletico lagi-lagi dibungkam Real Madrid. Kali ini via adu penalti 3-5 setelah bermain imbang 1-1 sepanjang waktu normal hingga perpanjangan.
Situasi pelik yang menimpa Valencia dan Atletico kini dialami Arsenal musim ini. Mereka terpaksa mengubur mimpi juara Liga Champions.
Para pemain Paris Saint-Germain merayakan kemenangan usai babak adu penalti pada laga final Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal FC di Puskas Arena di Budapest pada 30 Mei 2026.Arsenal batal mengikuti jejak sukses klub Inggris lainnya, Chelsea dan Manchester City. Kecenderungan juara baru Liga Champions adalah kalah dulu dalam final pertama.
Chelsea tertunduk lesu ketika kalah dari Manchester United di final Liga Champions 2008, tapi kemudian bangkit di kesempatan kedua edisi 2012.
Baca juga: Hasil Singapore Open 2026: Langkah Alwi Farhan Terhenti di Semifinal
Gelar juara Liga Champions perdana direngkuh usai mengalahkan Bayern Muenchen via adu penalti 4-3 menyusul hasil imbang 1-1 di waktu normal sampai perpanjangan.
Begitu pula Manchester City mengalami kekalahan di final Liga Champions pertama. Mereka menyerah 0-1 dari Chelsea pada edisi 2021.
Dua tahun kemudian, Man City gantian berpesta usai menjungkalkan Inter Milan dengan skor 1-0 berkat gol semata wayang Rodri.
Satu klub lain yang sukses menjadi juara baru Liga Champions setelah kandas di final pertama adalah PSG.
Baca juga: LIVE PSG Vs Arsenal 1-1, Dembele Samakan Skor dari Titik Putih!
Kesempatan pertama edisi 2020 kalah 0-1 dari Bayern Muenchen, baru belakangan benar-benar memastikan gelar Liga Champions musim lalu menekuk Inter Milan 5-0.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang