KOMPAS.com - Alwi Farhan tersingkir dari Singapore Open 2026 usai menelan kekalahan dari Alex Lanier asal Perancis di semifinal.
Pertandingan semifinal Singapore Open 2026 bergulir di Singapore Indoor Stadium pada Sabtu (30/5/2026). Alwi Farhan menyerah dua gim langsung 14-21, 7-21.
Awal gim pertama berpihak kepada Alex Lanier. Alwi melakukan beberapa kesalahan yang membuahkan poin beruntun 4-1.
Tak tinggal diam, Alwi mulai meningkatkan intesitas serangan untuk menipiskan kedudukan. Skor berubah 3-4.
Baca juga: Update Ranking Dunia BWF, Ubed Naik 2 Peringkat, Jojo Stagnan
Sayangnya, tekanan Lanier membuat Alwi kesulitan melakukan pengembalian bola. Dia tertinggal empat poin 4-8.
Sempat mengejar dan memperkecil ketinggalan, Alwi merelakan interval gim pertama diambil Alex Lanier. Kedudukan 8-11.
Alwi berada di bawah tekanan. Serangan Lanier tajam menembus pertahanan Alwi dan mengubah skor menjadi 9-15.
Sebaliknya, serangan Alwi yang diarahkan menyilang mampu dikembalikan oleh Lanier. Pertahanan solid yang bisa dengan cepat berubah ke mode menyerang.
Baca juga: Siaran Langsung PSG Vs Arsenal di Final Liga Champions 2025-2026
Dropshot tipuan Lanier juga beberapa kali mengecoh Alwi. Wakil Indonesia semakin tertinggal 17-12.
Momen menegangkan terjadi saat Alwi sedang bangkit mengejar dalam poin 14-17. Serangan bertubi-tubi dilancarkan menyambar bola tanggung Lanier.
Namun, Alex Lanier mampu mengembalikan bola dengan sempurna ke area yang kosong. Kedudukan 18-14.
Dari sini Alwi Farhan tampak frustrasi karena berkali-kali serangannya bisa dipatahkan Lanier. Gim pertama berakhir dengan kekalahan 14-21.
Baca juga: Alasan Final Liga Champions PSG Vs Arsenal Digelar Lebih Awal
Dominasi Lanier berlanjut di gim kedua. Dia terus mendulang poin untuk menciptakan keunggulan cepat 4-0.
Permainan Lanier relatif bersih dan sangat jarang melakukan kesalahan sendiri. Dia memimpin semakin jauh 8-1.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, meraih kemenangan di Singapore Open 2026.Berbanding 180 derajat, Alwi justru semakin banyak melakukan kesalahan sendiri. Mulai dari pukulan ke luar area permainan hingga menyangkut di net.