Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Malaysia Gelar Festival Idul Adha Pada Mei-Juli 2026, Hadirkan Acara Budaya hingga Hiburan

Kompas.com, 27 Mei 2026, 12:15 WIB
Ella Triana

Penulis

KOMPAS.com - Ada rencana berlibur ke Malaysia dalam waktu dekat? Kini Malaysia tengah bersiap menggelar rangkaian acara wisata sepanjang 2026 untuk menarik wisatawan dari kawasan Teluk (GCC), khususnya menjelang momen Idul Adha.

Berbagai festival, event budaya, hingga program belanja disiapkan untuk menghadirkan pengalaman liburan yang lebih beragam.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Malaysia dalam memperkuat daya tarik wisata, terutama bagi wisatawan yang mencari destinasi liburan bernuansa budaya, hiburan, dan pengalaman keluarga.

Baca juga: Sejarah Shafa dan Marwah, Dua Bukit dalam Ibadah Haji dan Umrah

Rangkaian festival Idul Adha Malaysia 2026

Salah satu agenda utama dalam rangkaian festival Idul Adha ini adalah Festival Kuala Lumpur 2026 yang berlangsung pada 6–31 Mei 2026 di berbagai lokasi di seluruh negeri. Festival ini menghadirkan lebih dari 80 acara di 25 titik di Kuala Lumpur.

Pengunjung bisa menikmati beragam kegiatan, mulai dari seni publik, konser musik, pertunjukan kreatif, hingga aktivitas komunitas.

Dilansir Kompas.com dari TradeArabia pada Rabu (27/5/2026) Festival ini menjadi ajang untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan kreativitas Malaysia.

Menurut Direktur Tourism Malaysia Dubai, Mohd Faharuddin Hatmin, festival ini mencerminkan semangat Malaysia yang memadukan budaya, kreativitas, dan kebersamaan dalam satu perayaan.

Tidak hanya festival, kalender acara Malaysia juga berlanjut hingga Juni 2026 dengan berbagai kegiatan menarik di sejumlah wilayah.

Beberapa di antaranya adalah Kuala Lumpur International Mobility Show yang digelar pada 12–21 Juni 2026, serta Perak Multisport Festival.

Selain itu, berbagai acara hiburan kota dan program budaya juga disiapkan untuk menampilkan keragaman tradisi Malaysia.

Tidak hanya menawarkan wisata budaya, Malaysia juga menghadirkan program belanja nasional bertajuk Malaysia Mega Sale yang berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Juli 2026.

Program ini menawarkan berbagai promo menarik di pusat perbelanjaan, butik, hingga kawasan retail di seluruh negeri. Kampanye ini dirancang untuk memberikan pengalaman belanja yang nyaman sekaligus menguntungkan bagi wisatawan.

Baca juga: 7 Tips Shalat Idul Adha di Garung Wonosobo agar Tidak Kehabisan Tempat

Strategi Tarik Wisatawan GCC

Tourism Malaysia menilai wisatawan dari kawasan GCC cenderung mencari pengalaman liburan yang lengkap, mulai dari belanja, hiburan kota, hingga waktu berkualitas bersama keluarga.

Melalui festival dan program belanja ini, Malaysia ingin menghadirkan kombinasi budaya, hiburan, dan nilai ekonomi yang menarik.

Upaya ini juga diharapkan mampu memberikan pengalaman wisata yang lebih mendalam, mulai dari tradisi lokal, pertunjukan budaya, hingga kuliner khas yang beragam.

Dengan strategi tersebut, Malaysia tidak hanya menawarkan destinasi wisata biasa, tetapi juga pengalaman liburan yang lebih kaya dan berkesan.

Baca juga: Mengapa Idul Adha Dikenal sebagai Lebaran Haji?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Travel News
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau