Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tips Shalat Idul Adha di Garung Wonosobo agar Tidak Kehabisan Tempat

Kompas.com, 25 Mei 2026, 21:01 WIB
Bayu Apriliano,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Shalat Idul Adha di Lapangan Garung, Dusun Garung, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo kembali menjadi salah satu agenda religi yang paling diburu jemaah dari berbagai daerah.

Bukan sekadar salat berjemaah, lokasi ini menawarkan pengalaman beribadah di kawasan pegunungan dengan latar belakang langsung Gunung Sumbing dan pemandangan Gunung Sindoro di depan mata. 

Pelaksanaan shalat Idul Adha tahun ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026. Antusiasme yang terus meningkat membuat panitia dan pemerintah desa mengingatkan jemaah agar datang dengan persiapan matang.

Baca juga: Jadwal Shalat Idul Adha di Garung Wonosobo, Kapasitas 7.000 Jemaah

Kepala Desa Butuh, Dzikroni, mengatakan bahwa tingginya minat masyarakat membuat kawasan Garung selalu dipadati pengunjung, bahkan sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan.

Menurut dia, setiap tahun banyak jemaah datang dari luar daerah untuk merasakan suasana salat di lereng pegunungan. Bahkan, sebagian sudah mulai berdatangan jauh sebelum hari pelaksanaan.

7 tips shalat Idul Adha di Lapangan Garung agar tidak kehabisan tempat

Berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan sebelum berangkat ke Lapangan Garung.

1. Datang lebih awal, dini hari

Jika ingin mendapatkan posisi saf yang nyaman di area lapangan utama, jemaah disarankan tidak datang mendekati waktu salat. Area ini dikenal sangat padat. 

Kapasitas lapangan diperkirakan hanya mampu menampung sekitar 7.000 jemaah, sementara jumlah kedatangan pada tahun sebelumnya disebut mencapai puluhan ribu orang.

Kepala Desa Butuh Wonosobo Dzikroni Berlatar Belakang Lapangan Dusun Garung untuk Shalat Idul Adha 2026.KOMPAS.com/BAYU APRILIANO Kepala Desa Butuh Wonosobo Dzikroni Berlatar Belakang Lapangan Dusun Garung untuk Shalat Idul Adha 2026.

Karena itu, datang sekitar pukul 03.00 WIB menjadi pilihan yang lebih aman, terutama bagi pengunjung dari luar daerah.

“Biasanya memang sudah mulai ramai sejak dini hari, banyak yang sudah antri untuk dapat shaf di lapangan,” kata Dzikroni saat ditemui di lapangan Garung pada Senin (25/5/2026). 

2. Siap shalat di luar lapangan

Lapangan Garung menjadi titik utama, tetapi bukan satu-satunya area pelaksanaan.

Panitia telah menyiapkan kemungkinan perluasan saf hingga ke jalan sekitar lokasi apabila jumlah jemaah melebihi kapasitas lapangan.

Baca juga: Tips Shalat Idul Adha di Lapangan Garung Wonosobo, Datang Dini Hari

Jemaah diminta tetap mengikuti arahan petugas dan tidak memaksakan masuk ke area yang sudah penuh.

"Nanti di sebagian jalan sepanjang 600 meter juga kita siapkan untuk mengantisipasi lonjakan jemaah," kata Dia. 

3. Pakai jaket tebal karena dingin

Salah satu hal yang sering diremehkan pengunjung adalah suhu udara. Karena berada di kawasan dataran tinggi, udara menjelang subuh hingga pagi hari bisa terasa sangat dingin, terutama saat cuaca cerah dan angin pegunungan bertiup lebih kuat.

Suasana Lapangan Garung Wonosobo Saat Shalat Idul Adha, Jumat (6/6/2025).KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Suasana Lapangan Garung Wonosobo Saat Shalat Idul Adha, Jumat (6/6/2025).

Halaman:


Terkini Lainnya
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Travel News
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau