KOMPAS.com - Shalat Idul Adha di Lapangan Garung, Dusun Garung, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo kembali menjadi salah satu agenda religi yang paling diburu jemaah dari berbagai daerah.
Bukan sekadar salat berjemaah, lokasi ini menawarkan pengalaman beribadah di kawasan pegunungan dengan latar belakang langsung Gunung Sumbing dan pemandangan Gunung Sindoro di depan mata.
Pelaksanaan shalat Idul Adha tahun ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026. Antusiasme yang terus meningkat membuat panitia dan pemerintah desa mengingatkan jemaah agar datang dengan persiapan matang.
Baca juga: Jadwal Shalat Idul Adha di Garung Wonosobo, Kapasitas 7.000 Jemaah
Kepala Desa Butuh, Dzikroni, mengatakan bahwa tingginya minat masyarakat membuat kawasan Garung selalu dipadati pengunjung, bahkan sejak beberapa hari sebelum pelaksanaan.
Menurut dia, setiap tahun banyak jemaah datang dari luar daerah untuk merasakan suasana salat di lereng pegunungan. Bahkan, sebagian sudah mulai berdatangan jauh sebelum hari pelaksanaan.
Berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan sebelum berangkat ke Lapangan Garung.
Jika ingin mendapatkan posisi saf yang nyaman di area lapangan utama, jemaah disarankan tidak datang mendekati waktu salat. Area ini dikenal sangat padat.
Kapasitas lapangan diperkirakan hanya mampu menampung sekitar 7.000 jemaah, sementara jumlah kedatangan pada tahun sebelumnya disebut mencapai puluhan ribu orang.
Kepala Desa Butuh Wonosobo Dzikroni Berlatar Belakang Lapangan Dusun Garung untuk Shalat Idul Adha 2026.Karena itu, datang sekitar pukul 03.00 WIB menjadi pilihan yang lebih aman, terutama bagi pengunjung dari luar daerah.
“Biasanya memang sudah mulai ramai sejak dini hari, banyak yang sudah antri untuk dapat shaf di lapangan,” kata Dzikroni saat ditemui di lapangan Garung pada Senin (25/5/2026).
Lapangan Garung menjadi titik utama, tetapi bukan satu-satunya area pelaksanaan.
Panitia telah menyiapkan kemungkinan perluasan saf hingga ke jalan sekitar lokasi apabila jumlah jemaah melebihi kapasitas lapangan.
Baca juga: Tips Shalat Idul Adha di Lapangan Garung Wonosobo, Datang Dini Hari
Jemaah diminta tetap mengikuti arahan petugas dan tidak memaksakan masuk ke area yang sudah penuh.
"Nanti di sebagian jalan sepanjang 600 meter juga kita siapkan untuk mengantisipasi lonjakan jemaah," kata Dia.
Salah satu hal yang sering diremehkan pengunjung adalah suhu udara. Karena berada di kawasan dataran tinggi, udara menjelang subuh hingga pagi hari bisa terasa sangat dingin, terutama saat cuaca cerah dan angin pegunungan bertiup lebih kuat.
Suasana Lapangan Garung Wonosobo Saat Shalat Idul Adha, Jumat (6/6/2025).