Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Shalat Idul Adha di Garung Wonosobo, Kapasitas 7.000 Jemaah

Kompas.com, 25 Mei 2026, 20:06 WIB
Bayu Apriliano,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

WONOSOBO, KOMPAS.com — Shalat Idul Adha di kawasan pegunungan Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo kembali menjadi magnet bagi jemaah dari berbagai daerah. 

Tahun ini, pelaksanaan shalat Idul Adha dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026, di Lapangan Garung, Dusun Garung, yang berada di kaki Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Lokasi ini dalam beberapa tahun terakhir dikenal luas karena menawarkan pengalaman salat berjemaah dengan latar panorama pegunungan yang terbuka.

Baca juga: Tips Shalat Idul Adha di Lapangan Garung Wonosobo, Datang Dini Hari

Dari hamparan lapangan, jemaah dapat melihat langsung Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang berdiri berdampingan, terutama ketika cuaca cerah pada pagi hari.

Panitia menyebut persiapan penyelenggaraan tahun ini pada dasarnya tidak jauh berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Namun, jumlah jemaah yang diperkirakan datang tetap menjadi perhatian utama karena antusiasme yang terus meningkat.

Siapkan tempat untuk 7.000 jemaah

Kepala Desa Butuh Dzikroni mengatakan, kapasitas area utama di Lapangan Garung diperkirakan dapat menampung sekitar 7.000 orang. Perhitungan tersebut didasarkan pada luas lapangan dan susunan saf yang telah direncanakan panitia.

Meski demikian, pengalaman tahun lalu menunjukkan jumlah jemaah yang hadir jauh melampaui kapasitas lapangan. Bahkan jemaah yang hadir bisa 4 kali lipat kapasitas lapangan.

“Kalau Idul Adha tahun kemarin sampai sekitar 30.000 orang,” ujar Dzikroni saat ditemui saat persiapan shalat Idul Adha di lapangan Garung pada Senin (25/5/2026).

Karena itu, panitia menyiapkan skenario perluasan area salat hingga ke ruas jalan di sekitar lokasi. Jika diperlukan, saf jemaah akan diperpanjang hingga sekitar 500–600 meter dari area utama lapangan dan menggunakan jalan di depan lapangan.

Panitia juga memastikan pengaturan jemaah dilakukan agar tidak mengganggu lahan pertanian warga sekitar.

Baca juga: Libur Tanggal Merah Idul Adha 2026 Berapa Hari? Ini Daftarnya

Menurut panitia, pada pelaksanaan sebelumnya tidak ditemukan kerusakan tanaman, meski ada sebagian jemaah yang sempat masuk ke area ladang.

"Kalau rusak sih nggak, tapi memang pada masuk ke ladang-ladang warga karena tempatnya gak muat," kata Dzikroni.

Shalat Id di Lapangan Garung jadi wisata religi dan alam

Selain menjadi tujuan ibadah, momen salat Idul Adha di Desa Butuh juga berkembang menjadi wisata religi dan wisata alam. Tidak sedikit pendatang yang datang lebih awal untuk menginap dan menikmati suasana kawasan dataran tinggi Wonosobo.

Sementara itu, bagi pengunjung yang menginginkan fasilitas penginapan komersial, tersedia sekitar 4 penginapan berbayar di sekitar kawasan Garung yang biasanya sudah menerima pemesanan jauh hari sebelum hari pelaksanaan.

Kepala Desa Butuh Wonosobo Dzikroni Berlatar Belakang Lapangan Dusun Garung untuk Shalat Idul Adha 2026.KOMPAS.com/BAYU APRILIANO Kepala Desa Butuh Wonosobo Dzikroni Berlatar Belakang Lapangan Dusun Garung untuk Shalat Idul Adha 2026.

Panitia menyebut tamu yang datang tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Kalimantan dan Sulawesi, tetapi juga mulai ada pengunjung dari luar negeri.

Bagi wisatawan atau jemaah yang berencana hadir, panitia mengimbau agar datang lebih awal, mempersiapkan pakaian hangat karena suhu pagi di kawasan pegunungan cukup dingin, serta tetap menjaga kebersihan dan menghormati kearifan lokal masyarakat setempat.

Baca juga: Daftar Long Weekend akhir Mei 2026, Ada Libur Idul Adha 2026

"Para jemaah bisa bawa jaket kalau mau datang karena biasanya cuacanya dingin, dan bisa datang lebih pagi," kata Kades.

Dengan perpaduan suasana ibadah, udara pegunungan, dan panorama dua gunung yang menjadi latar alami, shalat Idul Adha di Lapangan Garung kembali diperkirakan menjadi salah satu agenda religi paling ramai di Wonosobo tahun ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Travel News
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau