Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Long Weekend 14 Mei 2026, Yogyakarta Jadi Destinasi Favorit Penumpang Kereta

Kompas.com, 13 Mei 2026, 06:24 WIB
Krisda Tiofani,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menjelang long weekend Kenaikan Yesus Kristus mulai Kamis (14/5/2026), PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan, Yogyakarta termasuk destinasi favorit wisatawan yang naik kereta api.

Adapun KAI mencatat penjualan 504.655 tiket kereta api untuk periode keberangkatan Rabu (13/5/2026) sampai Minggu (17/5/2026). Data tersebut diperbarui hngga Selasa (12/5/2026) pukul 10.00 WIB dengan okupansi harian sementara berikut ini:

  • Rabu, 13 Mei 2026 sebanyak 126.831 tiket
  • Kamis, 14 Mei 2026 sebanyak 113.807 tiket
  • Jumat, 15 Mei 2026 sebanyak 69.528 tiket
  • Sabtu, 16 Mei 2026 sebanyak 82.491 tiket
  • Minggu, 17 Mei 2026 sebanyan 111.998 tiket

Baca juga:

Yogyakarta jadi destinasi wisata favorit long weekend Mei

Ada ribuan pelaku perjalanan rute Gambir-Yogyakarta

Suasana Stasin Yogyakarta. Menjelang long weekend Kenaikan Yesus Kristus mulai 14 Mei 2025, KAI mencatat penjualan 504.655 tiket kereta api. Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo Suasana Stasin Yogyakarta. Menjelang long weekend Kenaikan Yesus Kristus mulai 14 Mei 2025, KAI mencatat penjualan 504.655 tiket kereta api.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa perjalanan selama long weekend kali ini didominasi kota-kota yang identik dengan wisata, kuliner, dan suasana liburan yang nyaman dijangkau menggunakan kereta api.

“Kereta api masih menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati libur panjang karena perjalanan terasa lebih santai dan praktis. Pelanggan bisa langsung tiba di pusat kota dan melanjutkan perjalanan wisata dengan lebih mudah,” kata Anne dalam keterangan resmi, Selasa (12/5/2026).

Yogyakarta kembali menjadi tujuan paling diminati masyarakat. Relasi Yogyakarta–Gambir tercatat sebanyak 9.547 pelanggan dan Gambir–Yogyakarta sebanyak 8.612 pelanggan terhitung hingga Selasa (12/5/2026) pukul 10.00 WIB

Anne menambahkan, kota budaya tersebut memang selalu ramai saat musim liburan. Kawasan Malioboro, Keraton Yogyakarta, Tugu Jogja, dan suasana senja di Alun-Alun menjadi daya tarik yang terus dicari wisatawan.

Belum lagi wisata sekitar seperti Candi Prambanan, Kaliurang, dan berbagai pilihan kuliner khas yang mudah dijangkau dari stasiun.

Baca juga:

Potret penumpang kereta api di Stasiun Lempuyangan. Menjelang long weekend Kenaikan Yesus Kristus mulai 14 Mei 2025, KAI mencatat penjualan 504.655 tiket kereta api. Dokumentasi PT Kereta Api Indonesia Potret penumpang kereta api di Stasiun Lempuyangan. Menjelang long weekend Kenaikan Yesus Kristus mulai 14 Mei 2025, KAI mencatat penjualan 504.655 tiket kereta api.

Selanjutnya, relasi Lempuyangan–Pasarsenen dan Pasarsenen–Lempuyangan juga masuk dalam daftar favorit dengan total lebih dari 15.000 pelanggan.

Tingginya perjalanan menuju Yogyakarta menunjukkan kota ini masih menjadi destinasi andalan masyarakat untuk short getaway (liburan pendek) saat long weekend.

Destinasi lain turut diminati wisatawan yang naik kereta api

Perjalanan menuju Semarang juga mengalami peningkatan. Relasi Semarang Tawang-Gambir tercatat sebanyak 5.442 pelanggan, sementara Gambir–Semarang Tawang mencapai 5.108 pelanggan.

Semarang menawarkan suasana liburan yang berbeda dengan perpaduan wisata sejarah, kuliner, dan kawasan kota lama yang estetik.

Banyak pelanggan memanfaatkan long weekend untuk menikmati Lawang Sewu, Kota Lama, Sam Poo Kong, hingga berburu kuliner khas seperti lumpia dan tahu gimbal.

Diikuti oleh Bandung yang menjadi magnet perjalanan saat akhir pekan panjang. Relasi Bandung–Gambir dan Gambir–Bandung mencatat total lebih dari 10.000 pelanggan.

Gedung Merdeka di Jalan Asia-Afrika, Bandung. Menjelang long weekend Kenaikan Yesus Kristus mulai 14 Mei 2025, KAI mencatat penjualan 504.655 tiket kereta api. SHUTTERSTOCK/ARDIWEBS Gedung Merdeka di Jalan Asia-Afrika, Bandung. Menjelang long weekend Kenaikan Yesus Kristus mulai 14 Mei 2025, KAI mencatat penjualan 504.655 tiket kereta api.

Udara sejuk, wisata alam, factory outlet, dan kawasan kuliner di Bandung masih menjadi pilihan favorit masyarakat untuk berlibur singkat bersama keluarga maupun sahabat.

Selain itu, relasi Pasarsenen–Yogyakarta sebanyak 4.717 pelanggan serta Yogyakarta–Bandung sebanyak 4.502 pelanggan turut menunjukkan tingginya mobilitas antarkota selama long weekend.

Anne menambahkan penjualan tiket masih terus berlangsung dan masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal agar mendapatkan jadwal perjalanan yang diinginkan.

“Ketersediaan tiket masih dapat dipantau melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya. Masyarakat dapat merencanakan perjalanan sejak dini agar liburan lebih nyaman dan pilihan jadwal perjalanan masih banyak tersedia,” pungkas Anne.

Baca juga:

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Travel News
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau