KOMPAS.com - Menjelang long weekend Kenaikan Yesus Kristus mulai Kamis (14/5/2026), PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyampaikan, Yogyakarta termasuk destinasi favorit wisatawan yang naik kereta api.
Adapun KAI mencatat penjualan 504.655 tiket kereta api untuk periode keberangkatan Rabu (13/5/2026) sampai Minggu (17/5/2026). Data tersebut diperbarui hngga Selasa (12/5/2026) pukul 10.00 WIB dengan okupansi harian sementara berikut ini:
Baca juga:
Suasana Stasin Yogyakarta. Menjelang long weekend Kenaikan Yesus Kristus mulai 14 Mei 2025, KAI mencatat penjualan 504.655 tiket kereta api. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa perjalanan selama long weekend kali ini didominasi kota-kota yang identik dengan wisata, kuliner, dan suasana liburan yang nyaman dijangkau menggunakan kereta api.
“Kereta api masih menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati libur panjang karena perjalanan terasa lebih santai dan praktis. Pelanggan bisa langsung tiba di pusat kota dan melanjutkan perjalanan wisata dengan lebih mudah,” kata Anne dalam keterangan resmi, Selasa (12/5/2026).
Yogyakarta kembali menjadi tujuan paling diminati masyarakat. Relasi Yogyakarta–Gambir tercatat sebanyak 9.547 pelanggan dan Gambir–Yogyakarta sebanyak 8.612 pelanggan terhitung hingga Selasa (12/5/2026) pukul 10.00 WIB
Anne menambahkan, kota budaya tersebut memang selalu ramai saat musim liburan. Kawasan Malioboro, Keraton Yogyakarta, Tugu Jogja, dan suasana senja di Alun-Alun menjadi daya tarik yang terus dicari wisatawan.
Belum lagi wisata sekitar seperti Candi Prambanan, Kaliurang, dan berbagai pilihan kuliner khas yang mudah dijangkau dari stasiun.
Baca juga:
Potret penumpang kereta api di Stasiun Lempuyangan. Menjelang long weekend Kenaikan Yesus Kristus mulai 14 Mei 2025, KAI mencatat penjualan 504.655 tiket kereta api. Selanjutnya, relasi Lempuyangan–Pasarsenen dan Pasarsenen–Lempuyangan juga masuk dalam daftar favorit dengan total lebih dari 15.000 pelanggan.
Tingginya perjalanan menuju Yogyakarta menunjukkan kota ini masih menjadi destinasi andalan masyarakat untuk short getaway (liburan pendek) saat long weekend.
Perjalanan menuju Semarang juga mengalami peningkatan. Relasi Semarang Tawang-Gambir tercatat sebanyak 5.442 pelanggan, sementara Gambir–Semarang Tawang mencapai 5.108 pelanggan.
Semarang menawarkan suasana liburan yang berbeda dengan perpaduan wisata sejarah, kuliner, dan kawasan kota lama yang estetik.
Banyak pelanggan memanfaatkan long weekend untuk menikmati Lawang Sewu, Kota Lama, Sam Poo Kong, hingga berburu kuliner khas seperti lumpia dan tahu gimbal.
Diikuti oleh Bandung yang menjadi magnet perjalanan saat akhir pekan panjang. Relasi Bandung–Gambir dan Gambir–Bandung mencatat total lebih dari 10.000 pelanggan.
Gedung Merdeka di Jalan Asia-Afrika, Bandung. Menjelang long weekend Kenaikan Yesus Kristus mulai 14 Mei 2025, KAI mencatat penjualan 504.655 tiket kereta api. Udara sejuk, wisata alam, factory outlet, dan kawasan kuliner di Bandung masih menjadi pilihan favorit masyarakat untuk berlibur singkat bersama keluarga maupun sahabat.
Selain itu, relasi Pasarsenen–Yogyakarta sebanyak 4.717 pelanggan serta Yogyakarta–Bandung sebanyak 4.502 pelanggan turut menunjukkan tingginya mobilitas antarkota selama long weekend.
Anne menambahkan penjualan tiket masih terus berlangsung dan masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal agar mendapatkan jadwal perjalanan yang diinginkan.
“Ketersediaan tiket masih dapat dipantau melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya. Masyarakat dapat merencanakan perjalanan sejak dini agar liburan lebih nyaman dan pilihan jadwal perjalanan masih banyak tersedia,” pungkas Anne.
Baca juga: