Penulis
KOMPAS.com – Lembah kering Sungai Bengawan Solo Purba adalah salah satu geosite atau situs geologi di Geopark Gunung Sewu.
Pengunjung bisa menyaksikan lembah memanjang dari Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri dan bermuara di Pantai Sadeng, Gunungkidul.
Kamu bahkan bisa menyaksikan lembah sungai ini dari layar smartphone melalui aplikasi Google Maps.
Baca juga: Keajaiban Alam Wonogiri, Serunya Jelajah Bentang Karst hingga Lembah Bengawan Solo Purba
Kini tak hanya sekadar lembah sungai yang mengering. Kamu bisa menemukan permukiman di lembah sungai ini.
Salah satunya adalah Dusun Mendak yang berada di Desa Petirsari, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri.
Kompas.com sempat berkunjung langsung ke Dusun Mendak ini pada Minggu (1/2/2026) saat acara Wonogiri Historical Trip.
Akses menuju lokasi berupa jalan cor khas desa yang tidak begitu lebar. Namun, mobil dan bus kecil masih bisa mencapai lokasi.
Begitu sampai Dusun Mendak, kami bisa merasakan suasana perdesaan yang masih asri dengan rumah joglo sederhana. Sebagian warga juga memelihara sapi di pekarangan rumahnya.
Warga setempat sebagian besar bekerja dengan bercocok tanam dan mencari pakan ternak dari pagi dan sore, lalu pulang pada sore hari.
Baca juga: Sejarah Kereta Api Wonogiri-Baturetno, Kini Tinggal Kenangan
“Di sini memang dibiarkan seperti desa apa adanya,” kata pemandu wisata Museum Karst Indonesia Ari Winanto kepada peserta, Minggu.
Meski begitu, pengunjung tidak hanya bisa berjalan-jalan di Dusun Mendak. Ada sejumlah aktivitas yang bisa dilakukan, yakni:
Pengunjung bisa menikmati kuliner khas desa, seperti singkong rebus, jagung rebus, pecel, hingga sayur jantung pisang.
Warga setempat juga membuat jamu tradisional dari kunyit yang ditanam langsung di kebun. Jamu ini jadi obat tradisional warga sejak zaman dulu.
“Jadi warga sini kalau enggak enak badan, sejak dulu ya minum jamu,” ujar Ari.
Meski merupakan desa terpencil, Dusun Mendak ternyata punya makanan dengan nama dari Eropa, yakni kerupuk romeo.
Proses Pembuatan Kerupuk Romeo di Dusun Mendak, Wonogiri (1/2/2026).