Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keajaiban Alam Wonogiri, Serunya Jelajah Bentang Karst hingga Lembah Bengawan Solo Purba

Kompas.com, 2 Februari 2026, 11:16 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

KOMPAS.com – Kabupaten Wonogiri tidak hanya punya mi ayam yang kini tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Wonogiri ternyata juga punya beragam keajaiban alam yang bisa ditemui di wilayahnya dan seru untuk dieksplor.

Kompas.com menyaksikan sendiri keajaiban alam itu saat mengikuti Wonogiri Historical Trip pada Minggu (1/2/2026), acara yang digelar oleh Paguyuban Duta Wisata Wonogiri, bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Wonogiri.

Baca juga: Ingin Ikut Wonogiri Walking Tour Rute Stasiun Wonogiri, Bisa Naik KA Batara Kresna

“Yang akan Anda saksikan hanyalah satu dari banyak pesona wisata alam di Wonogiri,” ujar Kepala Disporapar Wonogiri Haryanto saat melepas keberangkatan peserta trip di kantor Disporapar Wonogiri.

Perjalanan lalu dimulai. Peserta menuju tempat tujuan dengan naik dua bus. Tujuan trip kali ini adalah di Kecamatan Pracimantoro.

Bentang alam karst di Wonogiri bagian selatan

Tujuan awal kami adalah di Museum Karst Indonesia di Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro. Waktu tempuhnya sekitar 1 jam dari pusat Wonogiri.

Museum ini diresmikan pada 30 Juni 2009 oleh presiden Republik Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono.

Museum Karst Indonesia di Wonogiri, Jawa Tengah.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Museum Karst Indonesia di Wonogiri, Jawa Tengah.

“Ini adalah museum karst terbesar se-Asia Tenggara,” kata pemandu Museum Karst Indonesia bernama Prasetyaningsih yang akrab disapa Nining kepada peserta.

Di Museum Karst, peserta diajak untuk lebih tahu seputar pengetahuan batuan karst di dunia, terutama Indonesia dan Wonogiri.

Baca juga: Sejarah Kereta Api Wonogiri-Baturetno, Kini Tinggal Kenangan

Itu karena Wonogiri bagian selatan adalah hamparan pegunungan karst yang masuk dalam barisan UNESCO Global Geopark Gunung Sewu.

Peserta Wonogiri Historical Trip 2026 saat belajar seputar karst di Museum Karst Indonesia (1/2/2026)KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Peserta Wonogiri Historical Trip 2026 saat belajar seputar karst di Museum Karst Indonesia (1/2/2026)

Kami belajar melalui film dokumenter, dan penjelasan pemandu yang menjabarkan berbagai hal, mulai dari bagaimana pembentukan batuan karst dari dasar laut hingga terangkat ke daratan.

Menariknya, Nining menjelaskan ilmu geologi itu dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam.

Baca juga: Walking Tour Sejarah di Wonogiri, Menyusuri Peninggalan Jalur Kereta ke Baturetno

Halaman:


Terkini Lainnya
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Travel News
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau