Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kepri Siapkan 15 Event Unggulan, Kejar Target 1,7 Juta Wisman 2025

Kompas.com, 8 Juli 2025, 09:09 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

Sumber Antara

KOMPAS.com - Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus tancap gas mengejar target ambisius kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 1,7 juta orang hingga akhir 2025.

Untuk itu, Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri telah menyiapkan 15 event pariwisata unggulan yang digelar secara bertahap hingga Desember 2025, sebagai magnet baru menarik wisatawan asing maupun domestik.

Kepala Dispar Kepri, Hasan, mengungkapkan bahwa per Mei 2025, jumlah kunjungan wisman sudah mencapai 711.000 , dan akan terus digenjot melalui rangkaian acara di berbagai kabupaten/kota.

Baca juga: Pemegang PR Singapura Bebas Visa Masuk Kepri, Ini Syaratnya

Upaya ini dilakukan secara kolaboratif lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, hingga BUMN dan komunitas lokal.

“Kami optimistis sinergitas seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan berbagai event ini akan mendongkrak kunjungan wisman hingga akhir 2025,” ujar Hasan, Sabtu (5/7), di Tanjungpinang.

Deretan event menarik dari Batam hingga Natuna

Beberapa event unggulan yang akan digelar dalam waktu dekat di antaranya:

  • Kepri Creative Explore (14–16 Juli 2025, Batam): Ajang fotografi internasional yang menghadirkan 70 fotografer dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam untuk mengeksplorasi objek wisata Batam lewat lensa kamera.
  • Batam Marathon 10K (13 Juli 2025) dan Pemecahan Rekor MURI Masak Ikan Bedas Terbanyak, melibatkan 3.000 peserta, menambah daya tarik wisata kuliner dan olahraga.
  • Bintan Trekking (23–24 Agustus 2025), Bintan Triathlon (4–5 Oktober 2025), serta Mandiri Bintan Marathon (8–9 November 2025) yang menyasar wisatawan sport tourism dari dalam dan luar negeri, dengan target 5.000 peserta.
  • Dekrafest Kepri (27 Juli 2025), Dragon Boat Race, Kopi Merdeka Fest, Kuliner Merdeka, hingga Kepri Marine Fishing 2025 juga siap menyemarakkan Tanjungpinang, meski beberapa jadwal masih difinalisasi.
  • Internasional Pesona Budaya Bahari Kepri (18–31 Oktober 2025) yang menonjolkan kekayaan budaya dan bahari lokal.
  • Dua event penutup tahun yang tak kalah menarik: Sail to Indonesia (Juli–Oktober 2025) dan Geopark Natuna Marathon 2025, yang kini masih menunggu kepastian jadwal.

Hasan menambahkan, seluruh event ini dirancang tidak hanya untuk menarik kunjungan baru, tetapi juga untuk mempertahankan minat wisatawan agar terus kembali dan betah berada di Kepri.

Perpaduan antara kesenian, budaya, kuliner, keindahan alam, dan olahraga diyakini mampu memberikan pengalaman lengkap bagi wisatawan.

Baca juga: Balai Adat Seri Indera Sakti, Perkuat Daya Tarik Wisata Budaya Kepri

Selain wisman, Kepri juga menargetkan 3,5 juta kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) di tahun 2025. Saat ini, jumlah kunjungan wisnus telah menyentuh angka 1,7 juta.

“Butuh kerja keras bersama semua pihak untuk mengejar target kunjungan wisatawan 2025. Karena itu, seluruh event harus disusun dan dilaksanakan dengan strategi kerja sama yang proporsional dan terukur,” tegas Hasan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Travel News
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau