GameSir Tarantula 8K Meluncur, Kontroler Level Atlet E-sports dan Anti-drift

Kompas.com, 24 April 2026, 07:34 WIB
Bill Clinten,
Yudha Pratomo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Produsen aksesori game kenamaan, GameSir, meluncurkan kontroler anyar Tarantula series. Ada dua model yang dirilis, yaitu Tarantula 8K untuk PC dan Tarantula Pro untuk Xbox.

Kedua perangkat ini menyasar gamer yang kompetitif, termasuk untuk atlet e-sports. Baik Tarantula 8K maupun Tarantula Pro, hadir dengan fokus pada kecepatan respons, presisi kontrol, dan fitur kustomisasi.

Dari dua model tersebut, Tarantula 8K menjadi varian yang paling menonjol dengan polling rate 8.000Hz dan latensi hanya 0,5 milidetik (ms). Spesifikasi ini membuat kontroler tersebut diklaim sebagai salah satu gamepad berkabel tercepat di kelasnya.

Untuk mendukung akurasi, GameSir membekali Tarantula 8K dengan joytstik Mag-Res TMR generasi kedua yang menggunakan desain magnetik tanpa kontak (contactless).

Teknologi ini diklaim dapat meminimalkan masalah drift atau pergeseran analog tanpa kendali yang kerap dialami gamer.

Kontroler ini juga dibekali Hall Effect trigger dengan mode ganda, sehingga pengguna dapat memilih antara input analog yang presisi atau respons yang lebih cepat, tergantung jenis game yang dimainkan.

Baca juga: Mencoba MSI Claw 8 AI Plus, Konsol Gaming Windows 11 dengan Joystick RGB

Dengan bobot 180 gram, Tarantula 8K dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Perangkat ini juga membawa sembilan tombol yang bisa diprogram, dukungan makro serta lampu RGB yang bisa dikustomisasi.

Untuk menjaga latensi tetap rendah, GameSir tidak menanamkan baterai dan motor getar di perangkat ini. Sehingga Tarantula 8K hanya mendukung penggunaan melalui kabel USB-C yang dapat dilepas.

Selain Tarantula 8K, GameSir juga menghadirkan Tarantula Pro yang ditujukan bagi pengguna Xbox. Model ini menawarkan polling rate 1.000Hz, stik TMR generasi pertama, gyroscope enam sumbu, dual trigger, dan sembilan tombol makro yang dapat diprogram.

Tarantula Pro ditujukan bagi pengguna Xbox. Model ini menawarkan polling rate 1.000Hz, stik TMR generasi pertama, gyroscope enam sumbu, dual trigger, dan sembilan tombol makro yang dapat diprogram.Gizmochina Tarantula Pro ditujukan bagi pengguna Xbox. Model ini menawarkan polling rate 1.000Hz, stik TMR generasi pertama, gyroscope enam sumbu, dual trigger, dan sembilan tombol makro yang dapat diprogram.

Meski sedikit lebih berat, yakni 235 gram, Tarantula Pro tetap membawa fokus serupa, yakni menghadirkan pengalaman bermain kompetitif di konsol.

Secara umum, perbedaan utama kedua model terletak pada performa dan platform yang disasar.

Baca juga: Laptop Gaming Asus ROG G14 dan Strix G16 Rilis di Indonesia, Harga mulai Rp 33 Juta

Tarantula 8K lebih ditujukan untuk gamer PC yang membutuhkan respons cepat untuk game kompetitif seperti FPS atau e-sports. Sementara Tarantula Pro difokuskan pada kompatibilitas konsol Xbox.

GameSir membanderol Tarantula 8K dan Tarantula Pro dengan harga sama, yakni 69,99 dollar AS (sekitar Rp 1,2 juta), dirangkum KompasTekno dari Gizmochina.

Di pasar China, kedua perangkat ini kabarnya akan hadir dengan nama berbeda, yakni Nine-Tailed Fox Arena Edition untuk Tarantula 8K dan Nine-Tailed Fox Microsoft Licensed Edition untuk Tarantula Pro.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau