Di Kandang Apple, Orang-orang Justru Lebih Puas Pakai HP Samsung

Kompas.com, 1 Juni 2026, 12:05 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Zulfikar Hardiansyah

Tim Redaksi

KOMPAS.com- Apple identik dengan Amerika Serikat (AS) karena perusahaan ini lahir dan bermarkas di sana, tepatnya wilayah Cupertino, California. Namun, ada tren yang cukup mengejutkan di AS belakangan soal tingkat kepuasan dalam menggunakan smartphone.

Di negara yang sejatinya merupakan “kandang” Apple itu, orang-orang malah lebih puas menggunakan smartphone atau HP Samsung ketimbang iPhone, sebagaimana hasil survei terbaru dari American Customer Satisfaction Index (ACSI).

Baca juga: Alasan Orang Amerika Lebih Puas Pakai Samsung Ketimbang iPhone

Kepuasan pelanggan HP Samsung ungguli iPhone di AS

Dalam laporan survei bertajuk “American Customer Satisfaction Index (ACSI) Telecommunications, Cell Phone, and Smartwatch Study 2026”, tingkat kepuasan pelanggan HP Samsung mengungguli iPhone.

Samsung memperoleh skor kepuasan pelanggan sebesar 81 poin, sedangkan Apple berada tepat di bawahnya dengan skor beda tipis yaitu 80 poin.

Tahun lalu, kedua perusahaan masih berada di posisi imbang. Namun dalam laporan terbaru ini, Samsung berhasil unggul dalam penilaian pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Berdasarkan laporan yang dirilis 19 Mei itu, dalam kategori perangkat, lini flagship premium mencatat skor kepuasan paling tinggi.

Seri Samsung Galaxy S Series memimpin dengan skor 84 poin. Sementara lini Apple iPhone terbaru memperoleh skor 82 poin. Di bawah keduanya ada smartphone flagship Google dengan skor 80 poin.

Menurut laporan SamMobile, hasil survei ini dinilai cukup penting, terutama untuk Samsung. Ini mengingat pasar AS selama ini menjadi salah satu medan persaingan terbesar raksasa teknologi asal Korea Selatan itu melawan Apple.

Tingkat kepuasan pelanggan yang konsisten tinggi menunjukkan upaya Samsung dalam menghadirkan pengalaman penggunaan dan layanan purnajual dinilai cukup berhasil oleh konsumen AS.

Di Galaxy S25 FE, fitur AI seperti Generative Edit kini lebih pintar dengan rekomendasi otomatis menghapus objek yang tidak diinginkan. Sementara Audio Eraser memberi kontrol untuk menghilangkan suara bising di video

ACSI sendiri menyebut tingkat kepuasan pengguna smartphone secara umum juga meningkat tahun ini. Skor rata-rata industri smartphone naik 1 persen menjadi 79 poin setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan.

Salah satu faktor yang dianggap mendorong kenaikan ini adalah peningkatan fitur-fitur smartphone modern yang kini dinilai benar-benar berguna dalam penggunaan sehari-hari.

Baca juga: Paten Terbaru Ungkap HP Layar Gulung Samsung, Bisa Melebar Tanpa Dilipat

ACSI menyoroti peningkatan daya tahan baterai sebagai salah satu aspek yang paling diapresiasi pengguna.

Selain itu, fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) juga ikut dimasukkan dalam survei untuk pertama kalinya tahun ini. Menurut laporan tersebut, banyak pengguna kini mulai melihat AI sebagai fitur praktis, bukan lagi sekadar gimmick atau eksperimen teknologi.

Laporan ACSI juga menyinggung kategori HP lipat atau foldable phone. Di segmen ini, Samsung disebut masih mendominasi pasar dibanding Google maupun Motorola.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau