Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hasil MotoGP Italia 2026: Bezzecchi Juara, Dominasi Aprilia

Kompas.com, 31 Mei 2026, 19:43 WIB
Ruly Kurniawan,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Balapan utama MotoGP Italia 2026 yang digelar di Sirkuit Mugello pada Minggu (31/5/2026) malam berlangsung sengit. Marco Bezzecchi menjadi juara, disusul Jorge Martin di posisi dua, menegaskan dominasi Aprilia.

Pebalap Ducati Francesco Bagnaia yang sempat memimpin balapan, harus puas berada di podium ketiga. 

Ini adalah kemenangan pertama yang diraih Bezzecchi di Sirkuit Mugello, dan kemenangan keempatnya di musim ini.

Baca juga: Perawatan Mobil Listrik: Optimalkan Baterai dan Pahami Fitur ADAS

Jalannya Balapan

Saat balapan dimulai, Jorge Martin langsung memimpin jalannya lomba menuju Tikungan 1. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Marco Bezzecchi berhasil merebut kembali posisi terdepan di Tikungan 4.

Di belakang mereka, Francesco Bagnaia langsung terlibat duel ketat dengan Martin untuk memperebutkan posisi kedua.

Persaingan di barisan depan berlangsung sangat rapat dengan Marc Marquez, Pedro Acosta, dan Fermin Aldeguer yang masih menempel rombongan terdepan.

Sirkuit Mugello yang terkenal memiliki lintasan lurus panjang membuat slipstream menjadi senjata utama para pebalap. Tak heran jika aksi saling salip sudah terjadi sejak lap pembuka.

Memasuki lap kedua, Bagnaia tampil semakin agresif. Pebalap Ducati Lenovo tersebut berhasil menyalip Martin di Tikungan 1 untuk merebut posisi kedua setelah rivalnya melebar saat mencoba menyerang Bezzecchi.

Tidak membutuhkan waktu lama bagi Bagnaia untuk memberikan tekanan kepada Bezzecchi. Selisih waktu di antara keduanya hanya terpaut beberapa persepuluh detik saat memasuki sektor tengah sirkuit.

Baca juga: Hasil Moto3 Italia 2026, Veda Ega Finis Posisi 8

Persaingan semakin memanas pada lap ketiga. Bagnaia akhirnya berhasil mengambil alih pimpinan lomba setelah melakukan manuver bersih terhadap Bezzecchi di Tikungan 1. Meski demikian, jarak di antara para pebalap terdepan masih sangat rapat.

Sementara itu, Pedro Acosta terus berusaha menjaga ritme balapannya dari posisi kelima. Pebalap KTM tersebut tetap berada dalam kelompok terdepan dan menjaga peluang untuk ikut bertarung memperebutkan podium.

Francesco Bagnaia saat berlaga pada MotoGP Malaysia 2025Dok. Ducati Corse Francesco Bagnaia saat berlaga pada MotoGP Malaysia 2025

Memasuki lap kelima, Bagnaia masih memimpin jalannya balapan dengan keunggulan sekitar 0,3 detik atas Bezzecchi. Sementara itu, Martin mulai kehilangan kontak dengan dua pebalap terdepan dan tertinggal sekitar 0,7 detik di posisi ketiga.

Di belakang mereka, persaingan semakin menarik pada perebutan posisi keempat. Marc Marquez yang berada di urutan keempat mulai mendapat tekanan dari Pedro Acosta. Keduanya bahkan sudah tertinggal hampir satu detik dari Martin yang menempati posisi podium terakhir.

Acosta beberapa kali mencoba mencari celah untuk menyalip Marquez. Salah satu peluang datang di tikungan terakhir ketika pebalap KTM tersebut berhasil melewati rivalnya memanfaatkan perubahan arah yang kurang optimal dari motor Ducati milik Marquez di sektor Biondetti.

Namun keunggulan Acosta tidak bertahan lama. Marquez mampu memanfaatkan kecepatan Ducati di lintasan lurus utama Mugello untuk kembali merebut posisi keempat saat memasuki Tikungan 1 pada lap berikutnya.

Baca juga: Bocoran Harga Chery Q, di Bawah Rp 230 Juta?

Halaman:
Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau