JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah sempat mengalami antrean pemesanan hingga tiga bulan saat pertama kali meluncur di Indonesia pada pertengahan 2025, kini konsumen yang mengincar Denza D9 tak lagi harus menunggu lama.
Stok MPV premium listrik dari Denza tersebut saat ini diklaim masih tersedia di jaringan diler, sehingga proses pembelian dapat dilakukan tanpa inden panjang seperti pada masa awal peluncuran.
CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, mengatakan permintaan terhadap Denza D9 masih tergolong tinggi.
“Kami secara (penjualan Denza) di Haka sendiri saja kami jual lebih dari 100 unit per bulan,” ujar Hariyadi di Jakarta.
Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Italia 2026: Bezzecchi Pole Position
Dasbor Denza D9Berbeda dengan kondisi saat awal peluncuran, saat ini unit Denza D9 sudah tersedia sehingga konsumen tidak perlu menunggu proses pengiriman dalam waktu lama.
“Enggak ada tunggu (inden) lagi karena barangnya kan sudah ada, diimpor waktu itu kan. Jadi sudah diimpor lebih dulu, masih ada sisa lah,” kata Hariyadi.
Menurut dia, ketersediaan stok saat ini berasal dari unit yang telah didatangkan lebih awal ke Indonesia. Namun kondisi tersebut tidak akan berlangsung selamanya jika permintaan terus meningkat.
Baca juga: Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Italia
Denza D9 dibangun dengan enam pilar kecanggihan yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang menyeluruh, baik bagi pengemudi maupun penumpang.“Tapi kalau kita enggak cepat-cepat ini kan bisa habis. Harus tunggu pabrik jadi lagi baru bisa dapat produk yang baru,” ujarnya.
Karena itu, Hariyadi menyarankan konsumen yang berminat untuk segera melakukan pemesanan sebelum stok yang tersedia mulai menipis.
Meski secara umum unit masih tersedia, Hariyadi mengingatkan bahwa ketersediaan stok dapat berbeda tergantung pilihan warna yang diinginkan konsumen.
Baca juga: Hasil Sprint Race MotoGP Italia 2026: Fernandez Menang
Diler Denza“Saat ini posisi masih ready. Tapi ya itu hati-hati karena tergantung juga warna kombinasinya karena ada mungkin warna-warna tertentu yang sudah mulai sangat sedikit stoknya,” ujar Hariyadi.
“Sekarang masih paling banyak yang black brown ya. Kombinasi black di luar, dalam interiornya brown. Itu yang masih umum,” katanya.
Namun seiring meningkatnya jumlah pengguna Denza D9 di Indonesia, konsumen mulai mencari pilihan warna yang lebih unik dan berbeda dari kebanyakan unit yang beredar.
“Karena orang seleranya berbeda kan. Kan ada yang konsumen mau blue, mau grey gitu kan ada-ada saja. Jadi semua sih jalan juga,” ujar Hariyadi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang