Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Denza D9 Tak Lagi Inden, tapi Stok Warna Favorit Menipis

Kompas.com, 31 Mei 2026, 15:27 WIB
Dio Dananjaya,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah sempat mengalami antrean pemesanan hingga tiga bulan saat pertama kali meluncur di Indonesia pada pertengahan 2025, kini konsumen yang mengincar Denza D9 tak lagi harus menunggu lama.

Stok MPV premium listrik dari Denza tersebut saat ini diklaim masih tersedia di jaringan diler, sehingga proses pembelian dapat dilakukan tanpa inden panjang seperti pada masa awal peluncuran.

CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, mengatakan permintaan terhadap Denza D9 masih tergolong tinggi.

“Kami secara (penjualan Denza) di Haka sendiri saja kami jual lebih dari 100 unit per bulan,” ujar Hariyadi di Jakarta.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Italia 2026: Bezzecchi Pole Position

Dasbor Denza D9KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Dasbor Denza D9

Tak Perlu Antre Berbulan-bulan

Berbeda dengan kondisi saat awal peluncuran, saat ini unit Denza D9 sudah tersedia sehingga konsumen tidak perlu menunggu proses pengiriman dalam waktu lama.

“Enggak ada tunggu (inden) lagi karena barangnya kan sudah ada, diimpor waktu itu kan. Jadi sudah diimpor lebih dulu, masih ada sisa lah,” kata Hariyadi.

Menurut dia, ketersediaan stok saat ini berasal dari unit yang telah didatangkan lebih awal ke Indonesia. Namun kondisi tersebut tidak akan berlangsung selamanya jika permintaan terus meningkat.

Baca juga: Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Italia

Denza D9 dibangun dengan enam pilar kecanggihan yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang menyeluruh, baik bagi pengemudi maupun penumpang.KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Denza D9 dibangun dengan enam pilar kecanggihan yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang menyeluruh, baik bagi pengemudi maupun penumpang.

“Tapi kalau kita enggak cepat-cepat ini kan bisa habis. Harus tunggu pabrik jadi lagi baru bisa dapat produk yang baru,” ujarnya.

Karena itu, Hariyadi menyarankan konsumen yang berminat untuk segera melakukan pemesanan sebelum stok yang tersedia mulai menipis.

Warna Tertentu Mulai Terbatas

Meski secara umum unit masih tersedia, Hariyadi mengingatkan bahwa ketersediaan stok dapat berbeda tergantung pilihan warna yang diinginkan konsumen.

Baca juga: Hasil Sprint Race MotoGP Italia 2026: Fernandez Menang

Diler Denzadok.BYD Diler Denza

“Saat ini posisi masih ready. Tapi ya itu hati-hati karena tergantung juga warna kombinasinya karena ada mungkin warna-warna tertentu yang sudah mulai sangat sedikit stoknya,” ujar Hariyadi.

“Sekarang masih paling banyak yang black brown ya. Kombinasi black di luar, dalam interiornya brown. Itu yang masih umum,” katanya.

Namun seiring meningkatnya jumlah pengguna Denza D9 di Indonesia, konsumen mulai mencari pilihan warna yang lebih unik dan berbeda dari kebanyakan unit yang beredar.

“Karena orang seleranya berbeda kan. Kan ada yang konsumen mau blue, mau grey gitu kan ada-ada saja. Jadi semua sih jalan juga,” ujar Hariyadi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau