Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BWPT Masuk Indeks ESG-KEHATI, Dirut: Momentum Penting Transformasi Keberlanjutan

Kompas.com, 26 Mei 2026, 16:44 WIB
Suparjo Ramalan ,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) resmi masuk dalam jajaran konstituen indeks saham ESG Sector Leaders IDX KEHATI untuk periode Juni-November 2026.

Masuknya BWPT ke indeks tersebut menegaskan pengakuan pasar terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan perseroan.

Penetapan tersebut merujuk pada surat resmi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Pengumuman Evaluasi Indeks IDXVESTA28, ECONOMIC30, SRI-KEHATI, ESGSKEHATI, ESGQKEHATI, dan Investor33 Nomor Peng-00085/BEI.POP/05-2026 tertanggal 21 Mei 2026.

Indeks ESG Sector Leaders IDX KEHATI sendiri terdiri dari 49 saham terbaik yang dipilih berdasarkan penilaian kinerja ESG di atas rata-rata sektornya sesuai klasifikasi IDX Industrial Classification (IDX-IC).

Baca juga: Sikap Tegas FTSE Russell, Saham RI Free Float Minim Didepak dari Indeks Global

Dengan masuknya BWPT ke dalam indeks tersebut, perusahaan dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam penerapan bisnis berkelanjutan dan tata kelola perusahaan yang baik.

Indeks ESG-KEHATI yang dikelola melalui kerja sama Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) dan BEI juga menjadi salah satu acuan penting bagi investor institusional yang fokus pada investasi berkelanjutan atau green investment.

Direktur Utama Eagle High Plantations, Henderi Djunaidi, mengatakan, pencapaian tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan transformasi keberlanjutan perusahaan.

“Kepercayaan yang tercermin melalui hasil evaluasi ESG-KEHATI ini menjadi dorongan bagi EHP untuk terus bertumbuh secara sehat, transparan, dan bertanggung jawab di tengah dinamika industri kelapa sawit,” ujar Henderi dalam keterangannya Selasa (26/5/2026).

Menurut manajemen, keberhasilan EHP menembus seleksi indeks ESG-KEHATI didukung implementasi ESG yang konsisten di seluruh aspek operasional perusahaan.

Dari sisi lingkungan (environmental), perusahaan menjalankan kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE), pengelolaan limbah berkelanjutan melalui zero waste, hingga percepatan sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) di seluruh unit operasional.

Pada aspek sosial (social), EHP aktif menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional guna mendukung kebutuhan dasar dan pembangunan jangka panjang.

Sementara dari sisi tata kelola (governance), perusahaan memperkuat transparansi melalui Sustainability Report yang akuntabel, penguatan fungsi komite audit, serta kepatuhan terhadap regulasi pasar modal dan industri kelapa sawit.

EHP optimistis pencapaian tersebut dapat memperkuat upaya perseroan dalam menyelaraskan kinerja finansial dengan prinsip keberlanjutan guna menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk investor.

Ke depan, perusahaan berkomitmen terus meningkatkan kinerja ESG dan berkontribusi terhadap agenda keberlanjutan nasional serta pengembangan industri kelapa sawit yang berdaya saing global.

Baca juga: BUMN Jasa Survei Ini Perkuat ESG lewat Program Sosial

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Saat Dunia Terobsesi Startup, China Membangun Pabrik
Saat Dunia Terobsesi Startup, China Membangun Pabrik
Ekbis
IHSG Selasa (2/6) Rawan Koreksi Jelang Data Inflasi, Cermati Saham DEWA, UNTR, BBCA, ANTM
IHSG Selasa (2/6) Rawan Koreksi Jelang Data Inflasi, Cermati Saham DEWA, UNTR, BBCA, ANTM
Cuan
RUPST BEI Digelar 29 Juni 2026, Kapan Pengumuman Direksi Baru?
RUPST BEI Digelar 29 Juni 2026, Kapan Pengumuman Direksi Baru?
Cuan
Trump Cuek Hasil Negosiasi dengan Iran, Harga Minyak Langsung Naik 4 Persen
Trump Cuek Hasil Negosiasi dengan Iran, Harga Minyak Langsung Naik 4 Persen
Energi
Purbaya Bakal Evaluasi DSI Jika Ekspor Satu Pintu Tak Dongkrak Penerimaan Negara
Purbaya Bakal Evaluasi DSI Jika Ekspor Satu Pintu Tak Dongkrak Penerimaan Negara
Keuangan
Inflasi Mei Diprediksi Naik ke 2,94 Persen, Pelemahan Rupiah dan Harga Energi Jadi Pemicu
Inflasi Mei Diprediksi Naik ke 2,94 Persen, Pelemahan Rupiah dan Harga Energi Jadi Pemicu
Keuangan
Rupiah Menguat Efek Aturan DHE SDA Berlaku, Proyeksi Analis: Tak Bertahan Lama
Rupiah Menguat Efek Aturan DHE SDA Berlaku, Proyeksi Analis: Tak Bertahan Lama
Keuangan
Brantas Abipraya Sertifikasi 300 Pekerja Konstruksi Sekolah Rakyat di Lampung
Brantas Abipraya Sertifikasi 300 Pekerja Konstruksi Sekolah Rakyat di Lampung
Ekbis
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Avtur 10 Persen Mulai Hari Ini
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Avtur 10 Persen Mulai Hari Ini
Energi
Rupiah Hari Ini Menguat, Berkat DHE SDA di Tengah Gejolak Global
Rupiah Hari Ini Menguat, Berkat DHE SDA di Tengah Gejolak Global
Keuangan
China Buka Keran Ekspor Urea, Krisis Pupuk Global Berpotensi Mereda
China Buka Keran Ekspor Urea, Krisis Pupuk Global Berpotensi Mereda
Industri
IEA, Bank Dunia, IMF, dan WTO Kompak Wanti-wanti Risiko Krisis Energi Global
IEA, Bank Dunia, IMF, dan WTO Kompak Wanti-wanti Risiko Krisis Energi Global
Ekbis
Bulog dan PT GMM Temui Petani Tebu, Bahas Penyerapan Hasil Panen
Bulog dan PT GMM Temui Petani Tebu, Bahas Penyerapan Hasil Panen
Ekbis
Bulog Pastikan Penyaluran Tebu Petani Blora Tetap Lancar
Bulog Pastikan Penyaluran Tebu Petani Blora Tetap Lancar
Ekbis
ASDP Tegaskan Kendaraan Listrik Boleh Naik Kapal Feri, Ini Syaratnya
ASDP Tegaskan Kendaraan Listrik Boleh Naik Kapal Feri, Ini Syaratnya
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau