JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Ketenagakerjaan mencatat 4.163 peserta Program Magang Nasional tahap pertama mengundurkan diri.
Program berlangsung selama enam bulan. Periode dimulai 20 Oktober 2025 hingga 24 April 2026.
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Kemenaker Anwar Sanusi menyebut jumlah peserta berkurang selama program berjalan.
“Dalam perjalanannya, jumlah peserta aktif mengalami pengurangan,” kata Anwar dalam acara penutupan Program Magang Nasional Batch I yang disiarkan melalui YouTube Kemenaker, Kamis (24/4/2026).
Baca juga: Kemenaker Bakal Beri Hadiah Bagi Peserta Magang Nasional Tahap I
Peserta batch 1A tercatat 14.952 lulusan perguruan tinggi. Batch 1B sebanyak 1.160 orang. Total peserta mencapai 16.112 orang.
Jumlah tersebut kemudian menyusut menjadi 11.949 peserta aktif.
“Hal ini merupakan bagian dari dinamika program di mana terdapat peserta yang mengundurkan diri dengan berbagai alasan,” ujar Anwar.
Sebagian peserta keluar karena telah diterima bekerja. Proses lamaran sudah dilakukan sebelum mengikuti program magang.
“Salah satunya adalah mereka diterima dalam satu sebagai karyawan tetap di salah satu perusahaan,” tutur Anwar.
Baca juga: 30 Persen Peserta Magang Nasional Direkrut Perusahaan
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut sebagian peserta magang direkrut perusahaan.
Data monitoring Kemenaker menunjukkan angka rekrutmen berkisar 20 persen hingga 30 persen.
“Ada yang sudah merekrut, ya, 20 persen dari yang magang, ada yang sudah 30 persen, dan ini sekarang sedang kita data,” kata Yassierli.