Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar, Modal Garuda Petik Kemenangan Perdana

Kompas.com, 1 Juni 2026, 09:05 WIB
Suci Rahayu,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Indonesia akan memulai perjuangan di ajang ASEAN U19 Championship 2026 dengan menghadapi Myanmar.

Laga pembuka babak penyisihan Grup A ASEAN U19 Championship Timnas U19 Indonesia vs Myanmar akan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Senin (1/6/2026) pukul 20.00 WIB.

Pengamat sepak bola nasional, Rizal Pahlevi, menilai Timnas U19 Indonesia memiliki kualitas yang cukup untuk mengamankan kemenangan perdana.

Menurutnya, dua partai awal babak penyisihan grup ini menjadi kesempatan ideal bagi tim asuhan Nova Arianto untuk mengumpulkan poin maksimal sebelum menghadapi Vietnam di laga terakhir.

Baca juga: 7 Pemain Diaspora Warnai Timnas U19 Indonesia, Nova Arianto Bangun Fondasi Baru

“Saya rasa kita memiliki kualitas yang cukup untuk menghadapi Myanmar. Di atas kertas memang kalau kita melihat jadwal babak penyisihan grup ini," kata pengamat yang biasa disapa Rizal itu kepada Kompas.com.

"Tiga poin penuh dengan total enam poin dan berhadapan dengan Vietnam di laga penutup yang memang praktis mereka menjadi favorit juga di turnamen ini,” imbuhnya.

Grup A Disebut Penuh Tantangan

Meski Timnas U19 Indonesia difavoritkan, ia mengingatkan bahwa Myanmar bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.

Ia melihat perkembangan sepak bola usia muda lawan cukup menjanjikan, terutama setelah tampil baik di level U17 sebelumnya.

“Untuk laga pembuka saya rasa mungkin tidak menjadi laga yang mudah-mudah banget karena Myanmar situasinya mirip dengan Indonesia," ujar pengamat asal Jakarta itu.

Baca juga: Timnas U19 Indonesia Vs Myanmar, Nova Arianto Bahas Target Garuda Muda

"Banyak pemain yang cukup potensial di bawah asuhan pelatih Ryuji asal Jepang dan di level U17 lalu meraih tiga kemenangan serta satu hasil imbang di babak penyisihan grup.”

“Situasi ini mirip bagaimana pemain-pemain ini beranjak juga dari level U17 dan mirip timnas Indonesia jadi saya rasa ini tim yang potensial dan berkualitas,” sambungnya.

Selain itu, di Grup A ini, Vietnam masih dianggap sebagai rival utama Indonesia. Pertemuan kedua timnas pada laga terakhir babak diprediksi menjadi penentu siapa yang lolos sebagai juara grup menuju semifinal.

Namun, sebelum menghadapi Vietnam, Indonesia harus fokus mengamankan kemenangan atas Myanmar dan Timor Leste terlebih dahulu. Jika berhasil menyapu bersih dua pertandingan awal, peluang Garuda Muda menuju babak semifinal akan semakin terbuka.

Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pemain Timnas U20 Indonesia menjalani latihan yang menjadi bagian dari pemusatan latihan di Gelora 10 November Surabaya, Jawa Timur, Kamis (5/3/2026) malam.

Walaupun begitu, Rizal Pahlevi tetap percaya Indonesia memiliki keunggulan dari segi kualitas individu maupun kolektivitas permainan atas Myanmar.

“Jadi laga pembuka akan berlangsung sengit, namun Indonesia memiliki kualitas yang cukup untuk memenangkan laga tersebut. Sekaligus memuluskan langkah Indonesia bisa lolos dengan ideal dari babak penyisihan grup ini,” tutur Rizal Pahlevi.

Generasi Mantan Timnas U17 Jadi Kekuatan Utama

Kini kepercayaan diri Indonesia tidak lepas dari pengalaman para pemain yang sebelumnya tampil di level internasional bersama timnas U17. Nama-nama seperti Evandra Florasta, Putu Panji, hingga Nazriel Alfaro menjadi bagian penting dari fondasi tim saat ini.

Bekal pengalaman tampil di turnamen internasional, termasuk sudah mencicipi rasanya Piala U17 2025 lalu menjadi keuntungan besar bagi Garuda Muda.

Baca juga: Nova Arianto Mulai Poles Taktik Timnas U19 Indonesia Jelang Piala AFF

“Sehingga ini adalah turnamen ideal bagi pada pemain untuk bisa lebih memantapkan lagi kualitasnya dan mendapatkan pengalaman baru," kata Rizal Pahlevi.

"Serta chemistry diperkuat lagi bersama coach Nova Arianto yang memang sejauh ini sudah kuat. Tapi masih mampu untuk terbang ke level yang lebih tinggi lagi,” pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Internasional
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Internasional
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau