Penulis
KOMPAS.com - Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) memperkenalkan Ari Moya sebagai pelatih kepala tim nasional serta Denise Hoefer yang bakal menjabat posisi Technical Advisor.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui sebuah sesi konferensi pers PBPI di Yogyakarta, pada Minggu (24/5/2026)
Konferensi pers tersebut dihadiri oleh Ketua Umum PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita yang didampingi oleh sang Wakil Ketua Umum Mochtar Sarman.
Hadir pula Direktur Teknik/Pembinaan Women & Youth Rafiati serta Ketua PBPI DIY Marrel Suryokusumo.
Baca juga: Jawaban Marc Klok Investasi di Padel Bersama Beckham dan Thom Haye
PBPI berkomitmen meningkatkan prestasi padel Indonesia di tingkat internasional. Sebagai informasi, atlet-atlet padel Indonesia akan bersiap untuk menyongsong sejumlah ajang besar.
Beberapa turnamen internasional yang ada di depan mata salah satunya adalah Asian Games di Jepang.
Ada pula World Cup Qualifier, yang tempatnya belum ditentukan, serta FIP Junior Asia Cup Padel yang bakal diselenggarakan di Indonesia.
PBPI ingin memastikan atlet Indonesia melangkah menuju ajang-ajang penting tersebut dengan persiapan terbaik.
Selain itu, PBPI juga berupaya terus untuk meningkatkan kualitas pembinaan padel di Indonesia.
Baca juga: Catatan Positif Pasangan Indonesia di Turnamen Padel Internasional FIP
Atas tujuan itu PBPI pun secara resmi memperkenalkan Ari Moya sebagai pelatih kepala tim nasional dan Denise Hoefer sebagai Technical Advisor.
Pengalaman keduanya yang telah puluhan tahun berkecimpung di industri dan pembinaan padel internasional diharapkan mampu mengangkat kualitas padel Indonesia.
“Kami sangat senang berada di sini. Terima kasih kepada federasi, kepada Galih dan Mochtar, atas kepercayaannya, dan kepada Marrel atas turnamen yang luar biasa ini," ujar Denise Hoefer, dalam keterangan tertulis yang diterima KOMPAS.com.
"Kami di sini untuk membawa pengetahuan, semangat, dan hati kami ke dalam olahraga ini, untuk menjadikan negara Anda sebagai kekuatan padel di Asia."
"Kami di sini bukan hanya untuk tim nasional, tetapi juga untuk pemain lokal, pengembangan di tingkat akar rumput, dan generasi muda. Mari kita ciptakan sesuatu yang luar biasa di sini bersama-sama,” tutur Hoefer menambahkan.
Ketua Umum PBPI (Perkumpulan Besar Padel Indonesia), Galih Dimuntur Kartasasmita, berbicara dalam konferensi pers di Yogyakarta, Minggu 24 Mei 2026.Olahraga padel di Indonesia masih tergolong baru dan baru berkembang sekitar tahun 2021.