Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nikmati Sajian Masakan Asia Tenggara Selama Ramadhan di Kota Malang

Kompas.com, 9 Mei 2019, 15:16 WIB
Andi Hartik,
I Made Asdhiana

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Pengelola Hotel Tugu, Kota Malang menyediakan masakan khusus untuk menu buka puasa selama bulan Ramadhan.

Hotel bintang lima yang berlokasi di jantung Kota Malang, Jawa Timur itu menyediakan makanan dari negara-negara di Asia Tenggara untuk tamunya.

Marketing Communication Manager Hotel Tugu, Pratiwi Sasotya mengatakan, diantara makanan yang akan dihidangkan selama Ramadhan berasal dari masakan jalanan khas Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand.

Sejumlah menu masakan asal Vietnam dan Thailand yang disajikan di Hotel Tugu, Kota Malang, Jaawa Timur selama Ramadhan, Selasa (7/5/2019).KOMPAS.com/ANDI HARTIK Sejumlah menu masakan asal Vietnam dan Thailand yang disajikan di Hotel Tugu, Kota Malang, Jaawa Timur selama Ramadhan, Selasa (7/5/2019).
Seperti char kway teow Penang yang merupakan kwetiauw goreng dengan udang dan kerang dan laksa lemak Melayu yang dibuat dengan santan segar dan pasta laksa.

Baca juga: 6 Tradisi Khas Bulan Ramadhan di Pulau Jawa

Selain itu juga ada bahn bao dengan daging bebek hangat yang terkenal di Hanoi, Vietnam serta som tam yang merupakan masakan asal Bangkok, Thailand.

Ada juga onde-onde, roti kukus dan kue thok dan lumpia yang merupakan jajanan khas Indonesia.

Sejumlah menu minuman asal Indonesia dan Malaysia yang disajikan di Hotel Tugu, Kota Malang, Jawa Timur selama Ramadhan, Selasa (7/5/2019).KOMPAS.com/ANDI HARTIK Sejumlah menu minuman asal Indonesia dan Malaysia yang disajikan di Hotel Tugu, Kota Malang, Jawa Timur selama Ramadhan, Selasa (7/5/2019).
"Jadi di tahun 2019 ini Hotel Tugu Malang memilih tema 101 street food of Asia karena kan memang untuk melestarikan budaya lokal dan negara-negara yang terdekat," katanya, Selasa (7/5/2019).

Untuk masakan asal Indonesia dan Malaysia tersedia di restoran Melati. Sedangkan untuk masakan khas Thailand dan Vietnam tersedia di restoran SaigonSan.

Pratiwi mengatakan, menu khas masing-masing negara itu dipilih untuk memanjakan tamunya saat berbuka puasa. Alasannya, wisatawan cenderung ingin menikmati masakan semasa kecil ketika berbuka puasa.

Jajanan pasar khas Indonesia yang disajikan di Hotel Tugu, Kota Malang, Jawa Timur selama Ramadhan, Selasa (7/5/2019).KOMPAS.com/ANDI HARTIK Jajanan pasar khas Indonesia yang disajikan di Hotel Tugu, Kota Malang, Jawa Timur selama Ramadhan, Selasa (7/5/2019).
"Tema ini juga kita pilih karena kalau kita ber Ramadhan kita kan pasti ingin makan makanan di waktu kita muda, di waktu kita kecil, nostalgia dan biasanya street food, jajan," katanya.

Menu khusus Ramadhan itu akan tersedia sampai menjelang Lebaran atau pada tanggal 4 atau 5 Juni.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Libur Sekolah Tiba! Menpar Bocorkan Kesiapan Candi Prambanan dan Stasiun Tugu
Travel News
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Travel News
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau