Bikin Fancam Konser Ala Film Pakai Fitur Galaxy LOG di Samsung S26 Ultra

Kompas.com, 24 Mei 2026, 14:06 WIB
Galuh Putri Riyanto,
Wahyunanda Kusuma Pertiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Saat merekam fancam konser, kebanyakan pengguna HP biasanya hanya mengandalkan mode video biasa atau Pro Video.

Namun, bagi pemilik HP Samsung Galaxy S26 series, sebenarnya mereka bisa mereka dengan fitur kamera yang jauh lebih advanced buat bikin hasil video terasa lebih sinematik.

Fitur tersebut bernama Galaxy LOG. Saya pun mencoba fitur ini di Samsung S26 Ultra saat konser One Ok Rock Detox in Asia di Jakarta pekan lalu.

Beberapa momen konser saya rekam menggunakan mode LOG, lalu dipadukan dengan preset warna bawaan atau LUT (Look-Up Table) yang kini tersedia langsung di Galaxy S26 Ultra.

Baca juga: Rekam Konser One Ok Rock Jakarta Pakai Samsung S26 Ultra, Lighting Gelap Masih Ketolong

Hasilnya cukup menarik. Video fancam yang awalnya terlihat biasa saja bisa berubah terasa seperti potongan film konser dengan tone warna yang lebih dramatis.

Hasil video LOG Samsung S26 Ultra di konser One Ok Rock bisa dilihat selengkapnya lewat video di bawah ini.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Tekno Kompas.com (@teknokompas)

Sebenarnya, fitur perekaman video LOG sudah diperkenalkan Samsung sejak Galaxy S25 series tahun lalu.

Mode ini memakai profil warna flat atau datar yang mampu menangkap dynamic range lebih luas dibanding video biasa. Karena itulah format LOG sering dipakai videografer profesional untuk proses color grading.

Namun di generasi sebelumnya, video LOG Samsung terasa tidak cukup friendly buat pengguna umum.

Hasil rekamannya terlihat abu-abu dan datar sehingga pengguna awam tidak punya gambaran bagaimana hasil videonya, apakah cahayanya seimbang, apakah terlalu gelap, apakah overexposed, dan sebagainya.

Baca juga: Waving dan Jumping Saat Rekam Fancam Konser One Ok Rock di Jakarta, Hasilnya Bisa Tetap Stabil

Nah, di Galaxy S26 Ultra, Samsung membawa fitur LOG ke level berikutnya. Kini pengguna bisa langsung memilih lima preset warna bawaan dan melihat preview hasil warnanya secara real-time saat merekam video.

Jadi pengguna tidak perlu lagi membayangkan hasil akhirnya setelah proses editing. Saat konser One Ok Rock kemarin, saya mencoba beberapa LUT bawaan di Galaxy LOG. Dari lima preset yang tersedia, favorit saya pribadi adalah “Blockbuster” dan “Thriller”.

Preset Blockbuster membuat warna video terasa lebih kontras dengan warna oranye dan teal yang khas pada film-film blockbuster Hollywood.

Sementara Thriller memberi nuansa lebih gelap dengan kontras kuat sehingga lighting konser terasa lebih emosional dan cinematic.

Hasilnya bikin fancam terasa beda dibanding video konser biasa. Lampu panggung, laser, sampai siluet personel band terlihat lebih artistik tanpa harus repot color grading manual di laptop atau aplikasi editing yang lebih canggih macam Adope Premiere.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau