JAKARTA, KOMPAS.com – Pengalaman menggunakan Toyota Calya 2024 selama hampir satu tahun dirasakan cukup relevan oleh Yudi (30), pemilik Calya tipe G A/T yang dibeli dalam kondisi bekas pada 2025 di Tangerang, Banten.
Saat dibeli, odometer mobil tersebut masih menunjukkan sekitar 10.000 kilometer.
Baca juga: Pilihan Mobil Bekas Rp 150 Jutaan April 2026, Ada Avanza hingga Mazda 2
Yudi mengaku mendapatkan unit ini dari penjual yang membutuhkan dana cepat, sehingga harga yang ditawarkan tergolong menarik.
Kini, setelah digunakan hingga menyentuh 16.000 kilometer, mobil ini dimanfaatkan untuk kebutuhan harian, mulai dari antar-jemput keluarga, perjalanan rutin Tangerang-Depok, hingga ke luar kota.
Interior Toyota Calya.Dalam pemakaian tersebut, Yudi menilai Calya cukup fungsional sebagai mobil keluarga kecil, meski ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan.
Dari sisi kelebihan, aspek kepraktisan dan efisiensi menjadi hal utama yang dirasakan.
Dimensi mobil yang ringkas membuat Calya mudah dikendarai di jalan perkotaan yang padat, termasuk saat harus bermanuver di area sempit atau parkir di lahan terbatas.
Radius putar yang kecil, kurang lebih 5,4 meter, cukup mempermudah saat putar balik.
Kabin Toyota Calya.“Kalau dipakai harian enak sih, enggak ribet. Buat selap-selip di jalan kota juga gampang,” ujar Yudi kepada Kompas.com, Senin (6/4/2026).
Selain itu, konsumsi bahan bakar yang irit menjadi nilai tambah tersendiri.
Dalam penggunaan kombinasi dalam kota dan tol, konsumsi BBM berada di kisaran 12–14 km/liter untuk rute perkotaan dan dapat mencapai 16–18 km/liter di jalan tol, tergantung gaya berkendara.
Soal kabin, Calya dianggap cukup lega untuk ukuran mobil LCGC.
Yudi menyebut ruang interior masih nyaman untuk keluarga kecil dengan satu anak balita.
Kabin Toyota CalyaBaris kedua terasa cukup lapang, sementara baris ketiga masih bisa digunakan untuk kebutuhan sesekali, meski tidak terlalu ideal untuk perjalanan jauh.
“Kalau buat saya, istri, sama satu anak masih nyaman. Enggak berasa sempit banget,” kata dia.