Penulis
KOMPAS.com – Pencairan bantuan sosial (bansos) tahap 2 tahun 2026 telah dimulai sejak pekan kedua April.
Sebanyak 11.014 penerima dipastikan tidak lagi mendapatkan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada April 2026.
Banyak masyarakat bertanya-tanya, kenapa nama bisa tiba-tiba hilang dari daftar bansos? Padahal sebelumnya rutin menerima bantuan.
Pemerintah menegaskan, perubahan ini bukan tanpa alasan. Pencoretan dilakukan agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran.
Baca juga: Tabel KUR BRI April 2026 Pinjaman Rp 70 Juta, Cicilan Mulai Rp 1,3 Jutaan per Bulan, Cek Simulasinya
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar menjelaskan, penghapusan penerima bansos terjadi karena adanya temuan bahwa sebagian masyarakat sudah tidak lagi memenuhi kriteria.
"Kami sudah membersihkan masyarakat yang tadinya menerima bansos, kami cermati semestinya dia adalah orang-orang yang tidak perlu menerima bansos atau dibersihkan sekitar 11.014 orang," ujar Amalia, Rabu (1/4/2026).
Kondisi ini dikenal sebagai inclusion error, yakni kesalahan data ketika seseorang masih menerima bantuan padahal secara ekonomi sudah tidak layak.
Baca juga: Cara Cek Desil Bansos Online April 2026, Masukkan NIK KTP, Langsung Muncul Statusnya
Ada beberapa faktor utama yang membuat seseorang tidak lagi menerima bansos PKH maupun BPNT. Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Kondisi ekonomi meningkat
Jika kondisi ekonomi membaik dan masuk kategori menengah, maka status penerima otomatis bisa dicoret.
Penerima yang berada di desil 6–10 (kelas menengah ke atas) tidak lagi menjadi prioritas bansos.
Baca juga: Pencairan Bansos April 2026 Dimulai: Cek Daftar Penerima yang Dicoret di Wilayah Anda
2. Data bansos bersifat dinamis
Perubahan penerima bansos adalah hal yang wajar karena data terus diperbarui.
Ditegaskan bahwa ada masyarakat yang sebelumnya tidak menerima kini justru mendapatkan bansos, dan sebaliknya.
3. Hasil verifikasi dan validasi terbaru
Pemerintah rutin melakukan pengecekan ulang data penerima. Jika hasil verifikasi menunjukkan ketidaksesuaian, maka bansos bisa dihentikan.
Baca juga: Cara Daftar Antrean KJP 2026 Online Lewat HP, Ini Link Resmi dan Syaratnya