Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sulawesi Tetapkan 3 Pemenang untuk Kategori Creative Financing Tingkat Kota 

Kompas.com - 01/06/2026, 12:50 WIB
Anissa Dea,
DWN

Tim Redaksi

KENDARI, KOMPAS.comKementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) menetapkan Kota Makassar, Palu, dan Manado sebagai pemenang kategori Creative Financing tingkat kota dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026).

Pada kategori tersebut, Kota Makassar meraih Terbaik I dan mendapat dana bantuan Rp 3 miliar, disusul Palu sebagai Terbaik II mendapat Rp 2 miliar, dan Manado sebagai Terbaik III memperoleh Rp 1 miliar.

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait kepada wali kota masing-masing tersebut, diberikan kepada pemda yang dinilai mampu menunjukkan kinerja baik melalui inovasi pembiayaan pembangunan daerah.

Melalui kategori Creative Financing, Kemendagri menilai kapasitas kepala daerah dalam mengoptimalkan berbagai sumber daya untuk mendukung pembangunan.

Penilaian mencakup kemampuan mengelola badan usaha milik daerah (BUMD) guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), aspek digitalisasi, tata kelola keuangan, serta konsistensi opini atas pengelolaan keuangan daerah.

Baca juga: Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Selain itu, daerah juga dinilai dari kemampuannya menggali sumber pembiayaan secara kreatif, inovatif, dan berkelanjutan, tidak semata-mata bergantung pada kapasitas fiskal yang dimiliki.

Ajang apresiasi untuk mendorong kinerja daerah 

Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sulawesi diselenggarakan Kemendagri bersama Kompas.com sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi kepala daerah untuk terus meningkatkan kinerja.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan, ajang tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memotivasi kepala daerah dalam memperbaiki layanan publik dan mendorong pembangunan di wilayah masing-masing.

“Acara ini adalah salah satu upaya kami untuk memberikan award, untuk memotivasi rekan-rekan kepala daerah,” ujarnya dalam siaran langsung acara yang ditayangkan di kanal YouTube Kompas.com, Jumat.

Tito juga mengapresiasi daerah yang berhasil meraih penghargaan dan mendorong daerah lain untuk terus meningkatkan kinerjanya.

Baca juga: Sukses Tekan Pengangguran, 3 Kota di Sulawesi Raih Penghargaan Pemda Berprestasi 2026

“Selamat kepada yang mendapatkan penghargaan. Semoga terus pertahankan dan kemudian tingkatkan juga. Bagi yang belum beruntung, masih ada kesempatan nanti dua gelombang lagi,” katanya.

Skema regional dinilai lebih adil

Tito menjelaskan, Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 digelar secara regional agar kompetisi berlangsung lebih proporsional. 

Dengan skema tersebut, daerah dengan kapasitas fiskal yang berbeda dapat bersaing secara lebih adil.

“Kalau ditandingkan secara nasional, itu nanti juara-juaranya biasanya kota-kota besar atau kabupaten besar. Daerah-daerah yang kecil bisa kalah,” ujarnya.

Untuk Regional Sulawesi, penilaian dilakukan terhadap pemda di seluruh wilayah Sulawesi.

Baca juga: Sukses Tekan Pengangguran, Sejumlah Pemda di Sulawesi Diganjar Penghargaan oleh Kemendagri

Tito menambahkan, penentuan pemenang dilakukan berdasarkan data yang terukur dan bersumber dari berbagai instansi resmi, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS), Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, serta Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

“Saya pun tidak tahu siapa yang menang tadi, jujur saja. Jadi, kalau ada yang tidak dapat, saya minta maaf karena angka tidak bisa dibohongi,” tutur Tito.

Sebagai informasi, ajang Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 mempertandingkan empat kategori utama, yakni penurunan tingkat pengangguran, creative financing, pengendalian inflasi, serta penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting.

Sebelum Sulawesi, kegiatan serupa telah digelar di regional Sumatera, Kalimantan, serta Maluku dan Nusa Tenggara. Selanjutnya, penghargaan akan dilaksanakan di regional Jawa dan Bali serta Papua, dengan total 18 penyelenggaraan hingga akhir November 2026.

Terkini Lainnya
BNPP RI Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Persatuan Bangsa

BNPP RI Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Persatuan Bangsa

Kemendagri
Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada Enam Tokoh

Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada Enam Tokoh

Kemendagri
Mendagri Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila

Mendagri Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung Pancasila

Kemendagri
Sabet Penghargaan Creative Financing dari Kemendagri, 3 Kabupaten di Sulawesi Ini dapat Bantuan Miliaran Rupiah

Sabet Penghargaan Creative Financing dari Kemendagri, 3 Kabupaten di Sulawesi Ini dapat Bantuan Miliaran Rupiah

Kemendagri
Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sulawesi Tetapkan 3 Pemenang untuk Kategori Creative Financing Tingkat Kota 

Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sulawesi Tetapkan 3 Pemenang untuk Kategori Creative Financing Tingkat Kota 

Kemendagri
Sukses Tekan Pengangguran, Sejumlah Pemda di Sulawesi Diganjar Penghargaan oleh Kemendagri

Sukses Tekan Pengangguran, Sejumlah Pemda di Sulawesi Diganjar Penghargaan oleh Kemendagri

Kemendagri
Mendagri Tito Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ryamizard Ryacudu

Mendagri Tito Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ryamizard Ryacudu

Kemendagri
Satgas PRR Hadirkan Layanan Air Bersih Modern dan Berkelanjutan untuk Penyintas Pascabencana Sumatera

Satgas PRR Hadirkan Layanan Air Bersih Modern dan Berkelanjutan untuk Penyintas Pascabencana Sumatera

Kemendagri
Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Kemendagri
Dorong Kinerja Kepala Daerah, Mendagri Gelontorkan Insentif Fiskal lewat Ajang Regional

Dorong Kinerja Kepala Daerah, Mendagri Gelontorkan Insentif Fiskal lewat Ajang Regional

Kemendagri
Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

Kemendagri
Mendagri Jelaskan Alasan Apresiasi Pemda Dibuat Regional

Mendagri Jelaskan Alasan Apresiasi Pemda Dibuat Regional

Kemendagri
Tinjau Lokasi BSPS di Kota Kendari, Mendagri Tegaskan Kehadiran Nyata Pemerintah

Tinjau Lokasi BSPS di Kota Kendari, Mendagri Tegaskan Kehadiran Nyata Pemerintah

Kemendagri
Sulbar Jadi Provinsi Terbaik Tekan Pengangguran di Sulawesi, Mendagri: APBD Lemah, Gubernur Kuat

Sulbar Jadi Provinsi Terbaik Tekan Pengangguran di Sulawesi, Mendagri: APBD Lemah, Gubernur Kuat

Kemendagri
Sukses Tekan Pengangguran, 3 Kota di Sulawesi Raih Penghargaan Pemda Berprestasi 2026

Sukses Tekan Pengangguran, 3 Kota di Sulawesi Raih Penghargaan Pemda Berprestasi 2026

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com