Terdapat dua motor penggerak utama: pertama, proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Pertamina Balikpapan dan IKN Tahap II.
Sejumlah komoditas meningkat di ketiga wilayah dan perlu terus diwaspadai ke depan, meliputi hortikultura, beras, minyak goreng, dan gula pasir.
Hingga Mei 2026, realisasi fisik proyek yang digarap oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) ini mencatatkan angka 19,35 persen.
Bagi Anda yang ingin menjadi saksi sejarah spiritualitas di ibu kota baru, pastikan untuk bersiap lebih awal dan menyaksikan siarannya Rabu pagi ini.
Sepanjang triwulan I-2026, jumlah rumah baru yang berhasil terjual di Balikpapan hanya mencapai 72 unit.
Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw mengatakan, pembangunan Nusantara tetap memperhatikan aspek lingkungan, termasuk pengelolaan hutan.