Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arteta Bidik Sejarah di Liga Champions, Arsenal Ingin Rebut Takhta PSG

Kompas.com, 30 Mei 2026, 00:29 WIB
Firzie A. Idris

Penulis

KOMPAS.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyadari bahwa Paris Saint-Germain akan menjadi tantangan besar bagi Arsenal. Namun, pelatih asal Spanyol tersebut bertekad merebut takhta sang juara bertahan Liga Champions.

Pertandingan final Liga Champions 2026 PSG vs Arsenal akan bergulir di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.

Laga tersebut menjadi final Liga Champions kedua dalam sejarah Arsenal setelah terakhir kali mencapai partai puncak pada musim 2005-2006.

Kala itu, Arsenal harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 1-2 di Paris.

Kini, 20 tahun kemudian, The Gunners kembali memiliki kesempatan memburu trofi Liga Champions pertama mereka.

Baca juga: PSG vs Arsenal di Final Liga Champions, Kata Dembele Soal The Gunners

Pelatih Arsenal Mikel Arteta menyebut final kali ini sebagai kans besar untuk menulis sejarah baru klub.

“Saya pikir ini adalah kesempatan untuk memiliki momen ini karena seperti yang Anda katakan, ini baru kedua kalinya dalam sejarah kami berada di sini,” ujar Arteta seperti dikutip dari BBC.

“Kami memiliki kesempatan untuk menulis babak baru dalam sejarah klub sepak bola ini."

"Untuk melakukannya, kami harus bermain dengan kejelasan, keberanian, dan hasrat tanpa henti untuk menang,” kata eks asisten Pep Guardiola di Man City tersebut.

Para pemain Arsenal merayakan kemenangan usai pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions melawan Atletico Madrid di Stadion Emirates di London utara pada 5 Mei 2026. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)AFP/ADRIAN DENNIS Para pemain Arsenal merayakan kemenangan usai pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions melawan Atletico Madrid di Stadion Emirates di London utara pada 5 Mei 2026. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)

Arsenal Tantang Juara Bertahan PSG

PSG datang ke final sebagai juara bertahan Liga Champions usai mengangkat trofi musim lalu.

Arteta menyadari raksasa asal Perancis itu akan menjadi tantangan besar bagi Arsenal.

“Mereka adalah juara bertahan dan kami datang ke sini untuk merebut itu dari mereka,” ujar Arteta saat ditanya apakah Arsenal berstatus underdog.

Arsenal juga membawa modal impresif menuju final.

Klub London Utara itu menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Champions musim ini dengan catatan 11 kemenangan dan tiga hasil imbang.

Baca juga: PSG vs Arsenal di Final Liga Champions, Enrique Singung Dua Jalur ke Final

Torehan tersebut sekaligus menjadi rekor unbeaten terpanjang Arsenal sepanjang sejarah partisipasi mereka di Piala/Liga Champions.

Halaman:


Terkini Lainnya
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Internasional
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Internasional
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau