Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hal yang Bikin Ketum Viking Lega Meski Bojan Hodak Bukan Lagi Pelatih

Kompas.com, 28 Mei 2026, 15:13 WIB
Adil Nursalam,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Bojan Hodak meninggalkan kursi pelatih Persib Bandung dengan rasa bangga, meninggalkan legacy atau warisan bersejarah tiga gelar liga dalam tiga musim beruntun. 

Para bobotoh cukup kaget dengan kabar kepergian pelatih, dua hari pasca-angkat trofi Super League 2025-2026

Namun, hal yang bikin Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, lega adalah manajemen Persib langsung menunjuk pengganti suksesor Hodak yakni sang asisten Igor Tolic. 

Igor Tolic adalah tangan kanan Bojan Hodak, ia adalah otak di balik ide brilian Persib melakoni laga demi laga hingga memenangkan gelar dalam dua musim terakhir. 

Baca juga: Makna Hattrick Juara Persib Bandung Bagi Marc Klok

“Kita tahu Igor sudah mendampingi Bojan di musim ini, dan di beberapa match ketika Bojan tidak bisa mendampingi tim karena ada akumulasi, ternyata permainan Persib juga masih oke,” ujar Tobias. 

“Bahkan terakhir waktu lawan PSM Makassar Bojan tidak bisa hadir mendampingi, hanya Igor Tolic dan kita tetap bisa menang di Makassar,” paparnya. 

Igor dianggap sosok yang tepat menangani Persib, berlisensi UEFA Pro, mengetahui kultur sepak bola Bandung yang fanatik terhadap klub kebanggaan, dan paling tahu materi skuad peninggalan Hodak. 

“Artinya, Igor sudah paham isi dapur Persib. Apalagi pengalaman dia mendampingi Bojan pasti tahu juga, melihat cara Bojan menangani tim seperti apa. Itu mungkin yang membuat kita sedikit lega,” tuturnya. 

Baca juga: Pengamat Sebut Persebaya Harus Berkaca ke Persib jika Ingin Juara Liga

Harapan Bobotoh

Koreo gambar pelatih Bojan Hodak yang dibentangkan Bobotoh di tribune Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dalam laga terakhir Super League 2025-2026 melawan Persijap Jepara, Sabtu (23/2/2026).KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Koreo gambar pelatih Bojan Hodak yang dibentangkan Bobotoh di tribune Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dalam laga terakhir Super League 2025-2026 melawan Persijap Jepara, Sabtu (23/2/2026).

Musim anyar Super League baru akan berjalan mulai 4 September mendatang, namun sebelum itu Persib perlu melangsungkan laga play off AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027. 

Persib juga bakal berpartisipasi di Piala Indonesia, serta berpeluang tampil di kompetisi Asia Tenggara ASEAN Cup, harapan Bobotoh terhadap Igor Tolic jelas bisa menghadirkan satu dari empat kompetisi yang bakal diikuti. 

“Musim depan Persib main di empat level kompetisi, selain di liga, ada juga Piala Indonesia ada juga ACL 2, dan Liga Shopee (ASEAN Cup) katanya,” tutur Tobi. 

“Saya sih berharap kita tidak pernah berhenti untuk bosan juara. Jadi, mudah-mudahan musim depan sih tetap ada gelar di antara empat itu lah. Walaupun enggak juara liga, bisa di ACL 2 atau bisa di Liga Shopee Cup itu. Jadi, intinya kami jangan istirahat meraih gelar, melanjutkan tradisi juara,” ujarnya. 

Baca juga: Kisah Dua Anak Didik Lord Atep yang Tuliskan Sejarah bersama Persib

Makna Hattrick Juara Oleh Bojan Hodak

Bojan Hodak tak melewati semusim pun di Persib tanpa trofi juara, ia adalah legenda, maka saat keputusan menanggalkan kursinya, sebuah kehilangan besar. 

Hodak adalah legenda, pelatih tersukses sepanjang masa, beberapa rekor mampu ia pecahkan bersama Maung Bandung. 

Mulai dari pelatih asing pertama yang bisa membawa gelar juara, pelatih pertama yang bisa bawa Persib back to back dan hattrick juara. 

Baca juga: Respons Bobotoh Mendengar Bojan Hodak Selesai Jadi Pelatih Persib

Serta pelatih yang menorehkan poin terbanyak lebih dari 200 poin melewati capaian Indra Thohir. 

“Bojan salah satu legenda di Bandung karena di era profesional, dia adalah pelatih tersukses Persib. Bisa bawa tiga kali juara, pelatih asing pertama yang bisa membawa Persib juara, langsung tiga kali pula,” urainya. 

“Dia datang kan ketika tim sedang tidak baik-baik saja. Artinya, ya memang ini pelatih yang luar biasa dan Persib beruntung pernah memiliki Bojan Hodak,” sebutnya. 

 
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
John Herdman Sambut Mees Hilgers: Indonesia adalah Rumahnya
John Herdman Sambut Mees Hilgers: Indonesia adalah Rumahnya
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau