Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Umuh Muchtar Jelaskan Alasan Persib Tak Bisa Pertahankan Bojan Hodak di Kursi Pelatih

Kompas.com, 26 Mei 2026, 15:35 WIB
Adil Nursalam,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak resmi menanggalkan jabatan yang ia embang selama tiga musim terakhir. 

Kontrak Bojan Hodak usai di penghujung musim Super League 2025-2026, tiga musim dan tiga trofi sudah ia persembahkan.

Pelatih asal Kroasia ini memutuskan untuk tak melanjutkan perannya sebagai pelatih kepala, namun diangkat sebagai Technical Advisor atau penasihat tim Persib

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Umuh Muchtar jelaskan nasib Bojan Hodak setelah berdiskusi bersama Presiden klub Glenn Sugita, Senin (25/5/2026) kemarin. 

Baca juga: Alasan Persib Bandung Tunjuk Igor Tolic sebagai Ganti Bojan Hodak

“Saya akan jelaskan semua para Bobotoh dan publik soal nasib Bojan hodak dan siapa penggantinya.”

“Kemarin Pak Glenn sudah bicara panjang dengan saya, bahwa untuk pelatih Persib 2026-2027, ini resmi Bojan mengundurkan diri, pelatih terbaik selama Persib berdiri,” papar Umuh. 

“Luar biasa Bojan Hodak membawa persib hattrick tiga kali juara berturut turut, ini luar biasa. berkatnya Persib bintang lima sekarang,” apresiasi Umuh.

Baca juga: Profil Igor Tolic, Tangan Kanan dan Penerus Bojan Hodak di Persib

Manajemen Ingin Bojan Hodak Bertahan

Pelatih Persib Bojan Hodak angkat piala Super League 2025-2026 bersama el-capitano Marc Klok pada momen seremoni juara Sabtu (23/5/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Pelatih Persib Bojan Hodak angkat piala Super League 2025-2026 bersama el-capitano Marc Klok pada momen seremoni juara Sabtu (23/5/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Manajemen bukan tidak mau memberikan kontrak baru untuk Bojan Hodak namun ada alasan keluarga serta kesehatan yang bikinnya harus berhenti sejenak dari ingar bingar sepak bola. 

“Bojan Hodak punya alasan jelas dan cukup dapat diterima, dia berpisah secara baik-baik, kami bisa mengerti.”

“Dia kemarin selama ada di Persib, sering bolak balik kontrol periksa kesehatan, karena dia juga ada sakit, sebenarnya dia sakit, jadi dia akan fokus. Anaknya pun sudah masuk perguruan tinggi, jadi dia fokus untuk keluarga,” tutur Umuh. 

Baca juga: Kata-kata Kiper Persib Teja Paku Alam Usai Ukir Rekor 18 Clean Sheet

Estafet Kepada Igor Tolic

Pelatih Persib Bojan Hodak tampak tengah berdiskusi dengan asistennya Igor Tolic dalam sebuah sesi latihan tim di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Pelatih Persib Bojan Hodak tampak tengah berdiskusi dengan asistennya Igor Tolic dalam sebuah sesi latihan tim di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Tongkat estafet kepemimpinan pelatih Bojan Hodak akan diteruskan kepada asistennya Igor Tolic. 

Pelatih yang sama-sama berasal dari Kroasia ini adalah tangan kanan Bojan Hodak selama meraih kesuksesan dua musim berturut-turut. 

Dia adalah otak di balik strategi jitu Bojan Hodak menaklukkan Liga Indonesia, dengan ide dan keterampilan yang dipadukan. 

“Penggantinya, adalah Igor Tolic, sudah tahu ya semua, dia sebelumnya menjadi asisten, sosok paling dipercaya Bojan, semua sudah disepakati,” teran Umuh. 

“Bojan pun akan ditunjuk sebagai penasihat Persib (Technical Advisor), punya hubungan baik dengan kami. Tugas dia lebih ringan, memberikan nasihat teknis, arahan kepada Igor, jadi dia tidak akan memimpin klub lain,” papar Umuh. 

“Dia hanya ingin tenang dengan pekerjaannya tidak terlalu berat. Persib tetap didampingi dan diawasi oleh Bojan hodak,” bebernya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Daftar Skuad Irak di Piala Dunia 2026, Persib Bandung Sumbang Satu Nama
Internasional
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas U19 Menang, Nova Arianto Soroti Mental Pemain di Laga Perdana
Timnas Indonesia
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Tiket Polytron Indonesia Open 2026 Laris Terjual, Istora Bakal Bergemuruh
Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau