Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Soalkan Durasi Kontrak, Ruediger Pilih Bertahan di Real Madrid

Kompas.com, 19 Mei 2026, 17:19 WIB
Henrikus Ezra Rahardi,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemain belakang asal Jerman, Antonio Ruediger dikabarkan akan menambah masa bakti bersama Real Madrid.

Antonio Ruediger sebenarnya mengharapkan penambahan durasi dua tahun kontrak di Real Madrid, tetapi aturan klub soal kontrak pemain di atas 30 tahun tak bisa dibantah.

Dalam aturan kontrak tersebut, para pemain Real Madrid yang berusia di atas 30 tahun kabarnya hanya mendapatkan kontrak setiap satu tahun.

Antonio Ruediger Terima Tawaran Real Madrid

Seperti dilansir dari Goal, Ruediger disebut menerima tawaran tersebut dan dipastikan akan mengenakan kostum kebesaran Los Blancos, meskipun harus mengurangi gajinya.

Selain itu, Real Madrid perlu memperhatikan soal performa Ruediger di atas lapangan, juga problem fisik yang dialami sang pemain.

Baca juga: Tinggalkan Real Madrid, Dani Carvajal Dirumorkan Gabung Klub Qatar

Sebelumnya, Antonio Rudiger sempat mengalami serangkaian perawatan dan operasi untuk menyembuhkan cederanya.

Dalam catatan transfermarkt, Ruediger sempat mengalami cedera hamstring pada September 2025 dab memaksanya absen membela Real Madrid selama 78 hari hingga November 2025.

Selain itu, eks Chelsea ini juga sempat mengalami cedera lutut pada Januari 2026 dan absen selama 26 hari hingga Februari 2026.

Untuk melakukan penyembuhan cederanya, Ruediger bahkan harus beberapa kali mengunjungi dokter spesialis di London untuk menghilangkan rasa nyeri.

Namun, dalam beberapa pekan terakir, fisik Rudiger sudah lebih baik dan performanya bersama Real Madrid cenderung lebih konsisten.

Baca juga: Tanggapan Presiden Benfica soal Isu Mourinho Akan Jadi Pelatih Baru Real Madrid

Bek Real Madrid asal Jerman, Antonio Ruediger, menerima kartu kuning dari wasit Slovenia, Slavko Vincic, pada laga leg kedua perempat final Liga Champions antara FC Bayern Muenchen dan Real Madrid di Munich, Jerman selatan, pada 15 April 2026.AFP/KARL-JOSEF HILDENBRAND Bek Real Madrid asal Jerman, Antonio Ruediger, menerima kartu kuning dari wasit Slovenia, Slavko Vincic, pada laga leg kedua perempat final Liga Champions antara FC Bayern Muenchen dan Real Madrid di Munich, Jerman selatan, pada 15 April 2026.

Pasang Surut Karier Antonio Ruediger

Rudiger memang mengalami pasang surut karier sejak hengkang ke Real Madrid dari Chelsea dengan status bebas transfer pada musim panas 2022.

Pemain yang satu ini beberapa kali harus berusaha keras untuk masuk ke tim utama, tetapi kemudian mendapatkan tempat utama di bawah pelatih asal Italia, Carlo Ancelotti yang menangani Real Madrid di periode kedua pada tahun 2021 hingga 2025.

Sebelumnya, pelatih yang akrab disapa Don Carlo itu pernah melatih Real Madrid mulai tahun 2013 hingga 2015.

Namun, Rudiger kemudian mengalami masalah kronis di area pinggul dan lutut, sehingga sang pemain harus memforsir tubuhnya hingga melewati batas.

Selain itu, kesetiaan Ruediger juga sempat diuji karena Real Madrid beberapa kali menerima tawaran besar dari Arab Saudi.

Baca juga: Real Madrid Disebut Sudah Kantongi Jadwal untuk Umumkan Jose Mourinho

Kendati demikian, sifat lapar gelar membuat Ruediger memilih untuk bertahan lebih lama di Real Madrid.

Bahkan, media Spanyol AS mengungkap bahwa Rudiger merasa misinya di Real Madrid masih jauh dari kata tercapai dan akan diwujudkan dalam kontrak barunya, juga di bawah pelatih baru, yaitu Jose Mourinho.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Daftar Skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, Tarian Terakhir Luka Modric
Internasional
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Haaland Cuma Nonton, Norwegia Libas Swedia 3-1 Jelang Piala Dunia 2026
Internasional
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Mees Hilgers Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Punya Rencana Khusus
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Tak Main-Main, Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Jadwal Timnas Putri Indonesia di Bandung, Dua Laga Tanpa Penonton
Timnas Indonesia
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
John Herdman Titip Mathew Baker ke Kevin Diks, Dididik Ala Bundesliga
Timnas Indonesia
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
John Herdman Terkesan dengan Marselino Ferdinan: Bagus Banget!
Timnas Indonesia
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Daftar Pemain Timnas Putri Indonesia di FIFA Women's Matchday
Timnas Indonesia
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Indonesia Runner Up IFA7 World Championship 2026, Potensi Sepak Bola 7v7
Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
John Herdman: Jay Idzes Tidak Tergantikan di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Presiden FIFA Surati Persib via Erick Thohir, Beri Ucapan Selamat
Liga Indonesia
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Kata-kata Arkhan Kaka Usai Timnas U19 Indonesia Babat Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Alasan Herdman Coret Jordi Amat dan Eliano dari Skuad Timnas Indonesia
Timnas Indonesia
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Klasemen Sementara Grup A Usai Timnas U19 Indonesia Gilas Myanmar 3-0
Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau